UNISKAUNISKA
Mizan: Jurnal Ilmu HukumMizan: Jurnal Ilmu HukumPemberian sanksi pidana terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum dalam putusan perkara nomor 2/Pid.Sus.Anak/2018/ PN. Spg memunculkan berbagai pertanyaan mengapa Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara, sedangkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak menyatakan pidana penjara merupakan sanksi terakhir yang harus diambil. Berdasarkan latar belakang tersebut maka peneliti melakukan penelitian dengan judul “Landasan Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Terhadap Anak (Studi Putusan Pengadilan Negeri Sampang Perkara Nomor 2/Pid.Sus.Anak/ 2018/PN.Spg). Rumusan masalah penelitian ini yaitu (1) Apa yang menjadi landasan pertimbangan Majelis Hakim dalam menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun terhadap Anak (pelaku) dalam putusan Pengadilan Negeri Sampang Perkara Nomor 2/Pid.Sus.Anak/2018/ PN.Spg? (2) Bagaimana perspektif Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap penjatuhan pidana penjara pada anak dalam kasus Perkara Nomor 2/Pid.Sus.Anak/2018/ PN.Spg? Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini yaitu (1)Yang menjadi landasan pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun terhadap Anak (pelaku) tindak pidana dalam putusan tersebut yaitu perbuatan yang dilakukan oleh Anak tersebut merupakan perbuatan tindak pidana yang dikategorikan sebagai tindak pidana berat dan telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.(2)Perspektif Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap Anak pelaku dalam putusan tersebut yakni penjatuhan pidana penjara terhadap Anak (pelaku) telah sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 81 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak karena penjatuhan pidana tersebut tidak melebihi 7,5 tahun.
Yang menjadi landasan pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun terhadap Anak (pelaku) tindak pidana dalam Putusan Pengadilan Negeri Sampang Perkara Nomor 2/Pid.Spg yaitu perbuatan yang dilakukan oleh Anak tersebut merupakan perbuatan tindak pidana yang dikategorikan sebagai tindak pidana berat dan telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana yaitu adanya perbuatan manusia dalam hal ini yakni pemukulan yang dilakukan oleh Anak (pelaku) terhadap korban, unsur pemenuhan terhadap syarat formal, dalam hal ini yaitu tindakan yang dilakukan oleh Anak (pelaku) telah diatur dalam pasal 338 KUHP dan adanya perbuatan melawan hukum yang mana tindakan yang dilakukan oleh Anak (pelaku) merupakan tindakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.Perspektif Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap Anak pelaku dalam Putusan Pengadilan Negeri Sampang Perkara Nomor 2/Pid.Spg yakni Anak pelaku dapat dijatuhi pidana penjara paling lama setengah dari maksimal ancaman pidana penjara bagi orang dewasa.Dan Penjatuhan pidana selama 6 (enam) tahun telah sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 81 Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak karena penjatuhan pidana tersebut tidak melebihi 7,5 tahun.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih dalam tentang implementasi asas perlindungan, keadilan, nondiskriminasi, dan kepentingan terbaik bagi anak dalam sistem peradilan pidana anak. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pembinaan dan pembimbingan anak dalam upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial anak yang berhadapan dengan hukum.
| File size | 255.37 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Kesimpulan: Edukasi gizi yang terintegrasi dengan budaya lokal meningkatkan pengetahuan, sikap, tindakan, dan perilaku terkait pencegahan stunting padaKesimpulan: Edukasi gizi yang terintegrasi dengan budaya lokal meningkatkan pengetahuan, sikap, tindakan, dan perilaku terkait pencegahan stunting pada
STP IPISTP IPI Perkembangan pesat teknologi handphone telah memengaruhi pola interaksi sosial dalam konteks pengasuhan anak disabilitas. Dalam konteks psikologi pendidikanPerkembangan pesat teknologi handphone telah memengaruhi pola interaksi sosial dalam konteks pengasuhan anak disabilitas. Dalam konteks psikologi pendidikan
UNISKAUNISKA Harta bersama adalah harta benda yang diperoleh suami istri selama perkawinan berlangsung. Proses percampuran harta bersama dalam perkawinan adalah sejakHarta bersama adalah harta benda yang diperoleh suami istri selama perkawinan berlangsung. Proses percampuran harta bersama dalam perkawinan adalah sejak
UNISKAUNISKA Persepsi masyarakat Mojoroto terhadap ketentuan hukum mengenai pernikahan wanita hamil karena zina dipengaruhi oleh pranata sosial dan tokoh masyarakat.Persepsi masyarakat Mojoroto terhadap ketentuan hukum mengenai pernikahan wanita hamil karena zina dipengaruhi oleh pranata sosial dan tokoh masyarakat.
UNISKAUNISKA Namun, dalam prakteknya, penulis menemukan pemberlakuan denda yang diperuntukkan kepada nasabah secara umum sehingga menyebabkan ketidakadilan, apabilaNamun, dalam prakteknya, penulis menemukan pemberlakuan denda yang diperuntukkan kepada nasabah secara umum sehingga menyebabkan ketidakadilan, apabila
UNISKAUNISKA 8 tentang Perlindungan Konsumen, yang terlebih dahulu konsumen diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat secara damai, dalam musyawara tidak menghasilkan8 tentang Perlindungan Konsumen, yang terlebih dahulu konsumen diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat secara damai, dalam musyawara tidak menghasilkan
UNISKAUNISKA Metode yang penulis gunakan dalam peulisan tesis ini yaitu penelitian Sosio Legal Research yaitu kegiatan penelitian yang dilaksanakan dengan mengumpulkanMetode yang penulis gunakan dalam peulisan tesis ini yaitu penelitian Sosio Legal Research yaitu kegiatan penelitian yang dilaksanakan dengan mengumpulkan
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Sumber data diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat dan ayah yang mengasuh anak pasca perceraian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakanSumber data diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat dan ayah yang mengasuh anak pasca perceraian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan
Useful /
PAPANDAPAPANDA Siswa berkemampuan sedang menunjukkan disposisi produktif yang bersifat situasional dan bergantung pada validasi eksternal, sedangkan siswa berkemampuanSiswa berkemampuan sedang menunjukkan disposisi produktif yang bersifat situasional dan bergantung pada validasi eksternal, sedangkan siswa berkemampuan
PAPANDAPAPANDA Hasil kajian menunjukkan bahwa metakognisi berperan sebagai mediator utama efektivitas penggunaan AI dalam pembelajaran matematika. Siswa dengan kemampuanHasil kajian menunjukkan bahwa metakognisi berperan sebagai mediator utama efektivitas penggunaan AI dalam pembelajaran matematika. Siswa dengan kemampuan
UNISSULAUNISSULA Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk memproses data informasi yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk memproses data informasi yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UNIFLORUNIFLOR Penelitian menunjukkan adanya tiga jenis karakter dan dua faktor penyebab, yaitu mekanisme biologis dan status sosial ekonomi. Hasilnya menegaskan hubunganPenelitian menunjukkan adanya tiga jenis karakter dan dua faktor penyebab, yaitu mekanisme biologis dan status sosial ekonomi. Hasilnya menegaskan hubungan