JURNALPERIKANANKAMASANJURNALPERIKANANKAMASAN
Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional ServicesJurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional ServicesINFO ARTIKEL langsung dari wilayah pesisir, Caulerpa racemosa merupakan salah satu komoditas baru yang memiliki potensi tinggi dalam bidang perikanan. Selama ini, pemanfaatannya masih bersifat ekstraktif, yakni dengan cara pengumpulan sehingga budidayanya sangat prospektif untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan panjang stolon, panjang ramuli, dan berat total C. racemosa pada empat kedalaman tanam berbeda, yaitu 1 meter, 2 meter, 3 meter, dan dasar perairan (kontrol). Penelitian dilaksanakan di Keramba Jaring Apung Politeknik Perikanan Negeri Tual selama 30 hari, dari 23 Desember 2024 hingga 23 Januari 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan untuk setiap perlakuan. Pengukuran panjang stolon, ramuli, dan parameter kualitas air tiga hari, sementara pengukuran berat dilakukan pada awal dan akhir penelitian. Data dianalisis menggunakan analisis keragaman (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pada kedalaman 3 meter (perlakuan C) menghasilkan panjang stolon tertinggi sebesar 35,6 cm dan panjang ramuli tertinggi sebesar 14,7 cm. Sementara itu, berat total tertinggi diperoleh pada perlakuan kontrol (dasar perairan) sebesar 1,9 kg.
Kedalaman tanam berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan Caulerpa racemosa, dimana kedalaman 3 meter menghasilkan panjang stolon rata‑rata tertinggi (35,66 cm) dan laju pertumbuhan harian tertinggi (3,09 %) dibandingkan kedalaman lain.Lingkungan pada kedalaman tersebut lebih stabil dalam suhu dan intensitas cahaya, sehingga mendukung fotosintesis dan metabolisme alga secara optimal, sedangkan pada kedalaman 1 meter pertumbuhan menurun akibat stres cahaya berlebih dan fluktuasi suhu serta salinitas.Penelitian lanjutan disarankan untuk mengontrol variabel lingkungan seperti arus, intensitas cahaya, dan nutrien, serta melakukan uji coba dengan durasi lebih panjang dan pada musim berbeda untuk memperoleh data yang lebih komprehensif dan aplikatif secara komersial.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara mendetail pengaruh variasi intensitas cahaya pada kedalaman tanam terhadap pertumbuhan Caulerpa racemosa, dengan merancang percobaan yang mengkombinasikan beberapa tingkat cahaya (misalnya 25 %, 50 %, 75 % dan 100 % dari intensitas alami) menggunakan peneduh atau lampu buatan, sehingga dapat diidentifikasi kondisi cahaya optimal pada tiap kedalaman serta dampaknya terhadap panjang stolon, ramuli, dan biomassa total. Selain itu, studi komparatif tentang penambahan nutrisi makro (nitrogen, fosfor) dan mikro (vitamin, trace element) dalam media budidaya dapat dilakukan untuk menilai apakah suplementasi tersebut meningkatkan laju pertumbuhan harian, efisiensi fotosintesis, serta kualitas nutrisi alga pada kedalaman 1, 2, dan 3 meter, dengan memperhatikan interaksi antara konsentrasi nutrisi dan intensitas cahaya. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan metode long line dengan metode budidaya alternatif seperti keramba jaring apung, rakit bambu, atau sistem tangki tertutup, dalam hal produktivitas biomassa, biaya operasional, dan dampak lingkungan, termasuk analisis siklus hidup dan potensi penurunan stres fisik pada alga.
- BUDIDAYA RUMPUT LAUT DALAM UPAYA PENINGKATAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN | Priono | Media Akuakultur. budidaya... doi.org/10.15578/ma.8.1.2013.1-8BUDIDAYA RUMPUT LAUT DALAM UPAYA PENINGKATAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN Priono Media Akuakultur budidaya doi 10 15578 ma 8 1 2013 1 8
- Studi Tentang Perbedaan Metode Budidaya Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Caulerpa | Sunaryo | Jurnal... doi.org/10.14710/jkt.v18i1.507Studi Tentang Perbedaan Metode Budidaya Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Caulerpa Sunaryo Jurnal doi 10 14710 jkt v18i1 507
- Pertumbuhan Caulerpa racemosa Pada Metode Long Line Dengan Kedalaman Berbeda | Jurnal Perikanan Kamasan:... doi.org/10.58950/jpk.v5i2.73Pertumbuhan Caulerpa racemosa Pada Metode Long Line Dengan Kedalaman Berbeda Jurnal Perikanan Kamasan doi 10 58950 jpk v5i2 73
| File size | 391.44 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Pada tahap awal USR dirancang menggunakan perangkat lunak SolidWorks dengan fokus pada kinerja struktural, kemudian dibuat dan diproduksi, serta diujiPada tahap awal USR dirancang menggunakan perangkat lunak SolidWorks dengan fokus pada kinerja struktural, kemudian dibuat dan diproduksi, serta diuji
UM SURABAYAUM SURABAYA Perbandingan dari kadar salinitas untuk sisi Barat dan sisi Timur dari muara sungai Blega dapat dikatakan ada sedikit selisih dimana salinitas bagian sisiPerbandingan dari kadar salinitas untuk sisi Barat dan sisi Timur dari muara sungai Blega dapat dikatakan ada sedikit selisih dimana salinitas bagian sisi
UNRAMUNRAM Wadah karantina yang dibuat berukuran tinggi 1,5 meter dan diameter 1 meter dengan ukuran mata jaring 1 inch, terbukti mampu mendukung kegiatan budidayaWadah karantina yang dibuat berukuran tinggi 1,5 meter dan diameter 1 meter dengan ukuran mata jaring 1 inch, terbukti mampu mendukung kegiatan budidaya
UNIMALUNIMAL Pakan yang diberikan belum memenuhi semua kandungan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan larva. Salah satu cara meningkatkan kualitas pakan yaituPakan yang diberikan belum memenuhi semua kandungan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan larva. Salah satu cara meningkatkan kualitas pakan yaitu
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Risiko kesehatan nyata, karena tingginya kadar COD dan BOD mendorong pertumbuhan patogen, meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air, sementaraRisiko kesehatan nyata, karena tingginya kadar COD dan BOD mendorong pertumbuhan patogen, meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air, sementara
ITYITY Namun demikian, pemantauan dan evaluasi berkala perlu terus dilakukan agar hotel tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari. Penelitian ini menyimpulkanNamun demikian, pemantauan dan evaluasi berkala perlu terus dilakukan agar hotel tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari. Penelitian ini menyimpulkan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Seringnya terjadi kelalaian karyawan dalam memantau kolam endapan yang sudah penuh menyebabkan air limbah tersebut mengalir ke area permukaan tanah danSeringnya terjadi kelalaian karyawan dalam memantau kolam endapan yang sudah penuh menyebabkan air limbah tersebut mengalir ke area permukaan tanah dan
UNSIQUNSIQ Aktivitas penambangan bahan galian C di kawasan mata air Kertek mempengaruhi debit air dengan penurunan debit pada lokasi dekat tambang dan tidak terjadiAktivitas penambangan bahan galian C di kawasan mata air Kertek mempengaruhi debit air dengan penurunan debit pada lokasi dekat tambang dan tidak terjadi
Useful /
UICMUICM Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat yang umumnya memiliki pekarangan luas namun kurang mampu memanfaatkannya secara optimal.Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat yang umumnya memiliki pekarangan luas namun kurang mampu memanfaatkannya secara optimal.
UNISMAUNISMA Model ini menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring, memungkinkan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan adaptif. Namun, implementasinyaModel ini menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring, memungkinkan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan adaptif. Namun, implementasinya
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Pada tahun 2019, World Health Organization (WHO) melakukan penelitian di beberapa negara dan mendapatkan data bahwa remaja dengan rentang usia 10-14 tahunPada tahun 2019, World Health Organization (WHO) melakukan penelitian di beberapa negara dan mendapatkan data bahwa remaja dengan rentang usia 10-14 tahun
UNSIQUNSIQ Perubahan politik Indonesia pasca-1998 memunculkan kebebasan berhijab, sehingga fashion muslim berkembang pesat menjadi budaya populer. Hijab bergeserPerubahan politik Indonesia pasca-1998 memunculkan kebebasan berhijab, sehingga fashion muslim berkembang pesat menjadi budaya populer. Hijab bergeser