FMIPAUKITFMIPAUKIT

Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)

Salmonella thypi merupakan bakteri penyebab utama penyakit tifoid yang masih menjadi masalah kesehatan serius di negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Uji Aktivitas Daya Hambat Anggur Laut Caulerpa racemosa Terhadap Bakteri Salmonella thypi. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diuji menggunakan metode difusi agar dengan kertas cakram pada berbagai konsentrasi (100, 200, 300, dan 400 µg/disc). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak C. racemosa mampu menghambat pertumbuhan S. typhi dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 25 mm (100 µg), 27,3 mm (200 µg), 28,8 mm (300 µg), dan 29,5 mm (400 µg). Kontrol negatif (aquades) tidak menunjukkan aktivitas antibakteri. Berdasarkan klasifikasi, seluruh konsentrasi ekstrak menunjukkan aktivitas antibakteri yang sangat kuat. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar daya hambat yang dihasilkan. Temuan ini menunjukkan bahwa C. racemosa berpotensi sebagai sumber antibakteri alami terhadap S. typhi dan dapat dikembangkan lebih lanjut dalam pengobatan alternatif tifoid.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari rumput laut Caulerpa racemosa memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap bakteri Salmonella thypi.Konsentrasi ekstrak yang lebih tinggi menghasilkan zona hambat yang lebih besar, mengindikasikan adanya korelasi positif antara konsentrasi ekstrak dan efektivitas penghambatan bakteri.Temuan ini mengisyaratkan potensi Caulerpa racemosa sebagai sumber antibakteri alami yang menjanjikan untuk pengembangan pengobatan alternatif tifoid.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan identifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam ekstrak Caulerpa racemosa yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya, sehingga dapat dilakukan pengembangan senyawa tunggal yang lebih efektif. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengujian efektivitas ekstrak Caulerpa racemosa dalam kombinasi dengan antibiotik konvensional untuk melihat potensi sinergis dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella thypi. Ketiga, perlu dilakukan studi in vivo untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan ekstrak Caulerpa racemosa sebagai agen antibakteri pada model hewan, sehingga dapat memberikan dasar yang lebih kuat untuk pengembangan formulasi obat yang aman dan efektif.

Read online
File size344.36 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test