UICMUICM

JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat MandiriJAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri

Sabun memiliki peran yang penting dalam kehidupan. Sabun mandi telah menjadi andalan masyarakat untuk menjaga kesehatan kulit dan memiliki beragam variasi baik dari segi bentuk, aroma hingga harga. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada peserta cara membuat sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme dan aloevera sebagai zat antibakteri. Tahapan kegiatan pengabdian diawali dengan pemilihan lokasi, yaitu di Desa Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang, dilanjutkan penyiapan alat dan bahan serta eksperimen di laboratorium untuk memperoleh kondisi dan resep yang optimal, dan terakhir adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode ceramah dalam penyampaian materi serta praktek pembuatan sabun padat transparan antibakteri yang melibatkan peserta kegiatan dan dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan berlangsung lancar dan peserta mengikuti dan terlibat pada praktik pembuatan sabun dengan antusias. Dampak positif dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan sabun padat antibakteri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang bisa diperoleh di lingkungan sekitar, sehingga harapannya masyarakat bisa mengaplikasikan pelatihan ini dalam karya nyata sebagai penghasilan tambahan.

Kegiatan pengabdian ini menambah ilmu dan keterampilan peserta kegiatan, sehingga keterampilan yang telah diperoleh bisa diterapkan menjadi produk nyata yang memiliki added value.

Saran penelitian lanjutan meliputi tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi komparatif untuk mengukur efektivitas antibakteri antara eco‑enzyme dan ekstrak aloe vera dalam sabun padat transparan, menggunakan uji mikrobiologis standar terhadap bakteri patogen umum. Kedua, penelitian skala menengah dapat mengevaluasi kelayakan produksi massal sabun dengan penambahan eco‑enzyme atau aloe vera di beberapa desa, sekaligus menganalisis biaya produksi, potensi pendapatan tambahan bagi masyarakat, dan faktor logistis yang mempengaruhi adopsi teknologi. Ketiga, diperlukan penelitian longitudinal yang memantau penerimaan konsumen serta dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan bahan baku lokal seperti limbah sayur dan kulit buah sebagai sumber eco‑enzyme, dengan membandingkan kualitas air dan tingkat sampah plastik sebelum dan sesudah implementasi program. Penelitian tersebut juga dapat mengidentifikasi faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi keberhasilan adopsi produk sabun ramah lingkungan di komunitas pedesaan. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan daerah dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi berbasis sumber daya alam lokal.

  1. Studi Kelayakan Produk Sabun Batang Berbahan Dasar Minyak Jelantah dengan Media Bantu Ecoenzyme | Megawati... doi.org/10.21107/agrointek.v15i3.10010Studi Kelayakan Produk Sabun Batang Berbahan Dasar Minyak Jelantah dengan Media Bantu Ecoenzyme Megawati doi 10 21107 agrointek v15i3 10010
Read online
File size476.23 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test