UNWAHAUNWAHA

Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kuliah Pengabdian Masyarakat Daring dari Rumah (KPM-DDR) merupakan kegiatan perkuliahan pengabdian dalam bentuk belajar dan bekerja bersama masyarakat di masa pandemi Covid-19. Setiap daerah memiliki aset atau potensi yang dapat dikembangkan, termasuk Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Salah satu aset yang dimiliki oleh masyarakat Desa Menang adalah home industry kunyit bubuk, namun kegiatan produksi dan pemasarannya belum maksimal sehingga nilai jual sangat rendah dan pemasarannya belum meluas. Program kerja yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah inovasi kemasan dari home industry kunyit bubuk. KPM ini dilaksanakan di Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, dimulai pada tanggal 5 Juli hingga 13 Agustus 2021. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan ABCD (Asset Based Community-Driven Development) dengan menggunakan aset yang dimiliki masyarakat Desa Menang. Kegiatan dimulai dengan mengidentifikasi aset yang ada di Desa Menang untuk dapat dimanfaatkan sebagai pemberdayaan masyarakat. Kemudian dilanjutkan kegiatan produksi yang dilakukan secara berkelanjutan sampai pada pengemasan produk home industry kunyit bubuk. Kegiatan pengabdian dalam hal inovasi kemasan ini dilakukan dengan harapan agar dapat meningkatkan nilai jual dan memperluas pemasaran untuk mendapatkan laba yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat dengan program pengembangan Home Industry kunyit bubuk dalam inovasi kemasan, kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan berhasil meningkatkan pengetahuan sasaran akan pentingnya melakukan inovasi kemasan dan label, hal ini sesuai dengan rencana awal program pendampingan terhadap home industry berdasarkan data-data yang ada diperoleh pada saat observasi sebelum pelaksanaan pengabdian.Pemilik home industry juga sangat antusias dan merespon positif kegiatan pengabdian yang dilakukan hingga selesai.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, disarankan untuk terus mengembangkan inovasi dalam kemasan dan label produk kunyit bubuk. Inovasi kemasan dan label dapat meningkatkan nilai jual dan memperluas pasar, sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Selain itu, penting untuk terus belajar dan berinovasi dalam pengembangan usaha home industry kunyit bubuk agar dapat bersaing dengan usaha lainnya. Manajemen yang baik juga diperlukan untuk menjaga konsistensi dan perbaikan dalam menjalankan usaha ini.

  1. Besek Tegaren: ABCD, CBT, dan Glokalisasi dalam Satu Kemasan | Suksmawati | Sawala : Jurnal pengabdian... jurnal.unpad.ac.id/sawala/article/view/29848Besek Tegaren ABCD CBT dan Glokalisasi dalam Satu Kemasan Suksmawati Sawala Jurnal pengabdian jurnal unpad ac sawala article view 29848
Read online
File size305.07 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test