UNWAHAUNWAHA

Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Perkembangan kopi saat ini banyak diminati oleh berbagai kalangan. Kopi begitu terkenal dan merambah beberapa tahun belakangan ini. Bubuk kopi yang selama ini tersaji di gelas oleh banyak orang ternyata memiliki tahap yang amat panjang. Pengolahan biji kopi cukup rumit, tetapi sudah setara dengan kenikmatan yang diperoleh dari secangkir kopi. Dalam mengembangkan sebuah usaha pastinya menggunakan berbagai cara guna meningkatkan nilai jual produk yang dijual maupun untuk mendapatkan keuntungan yang hendak dicapai. Salah satu seorang warga di Dusun Krajan Desa Candimulyo yang bernama Mbah Narti memiliki usaha kecil yaitu usaha kopi bubuk. Usaha kopi bubuk ini sudah cukup lama dijalankannya, dalam usaha kopi bubuk ini Mbah Narti menjual kopi bubuknya hanya dengan kemasan plastik biasa, tidak memiliki label nama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengembangan inovasi produk pada usaha kopi bubuk sebagai upaya meningkatkan nilai jual produk Dengan menggunkan metode pendekatan Asset Based Community – Driven Development (ABCD), sehingga dengan adanya pengembangan inovasi produk ini bisa meningkatkan nilai jual. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini pemilik usaha dan peneliti telah tercapai dalam melakukan inovasi produk pada kemasan dan label.

Dari pelaksanaan KPM-DDR ini dapat disimpulkan penulis dapat menganalisis dan mengembangkan potensi atau aset individu yang dimiliki oleh salah satu seorang masyarakat Dusun Krajan Desa Candimulyo yaitu pengembangan inovasi produk kopi bubuk meningkatkan nilai jual.Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini penulis berharap inovasi yang dilakukan pada usaha kopi bubuk ini dapat dilanjutkan sampai kedepan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan bahan kemasan yang ramah lingkungan, seperti bio‑plastik atau kertas daur ulang, memengaruhi persepsi konsumen dan kesediaan membayar pada produk kopi bubuk di komunitas pedesaan, sehingga dapat menentukan alternatif kemasan yang meningkatkan nilai jual sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran pemasaran digital dan platform e‑commerce dalam memperluas jangkauan pasar bagi produsen kopi skala kecil yang menerapkan pendekatan Asset‑Based Community‑Driven Development, guna mengidentifikasi strategi promosi online yang paling efektif dan meningkatkan penjualan. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai keberlanjutan ekonomi dan kemampuan skala inovasi produk berbasis aset komunitas secara komprehensif, dengan membandingkan usaha kopi bubuk dengan usaha mikro‑usaha agrikultur lain di desa‑desa serupa, sehingga dapat memberikan panduan kebijakan bagi replikasi model inovasi di wilayah lain. Dengan tiga fokus penelitian tersebut, diharapkan dapat memperkuat pemahaman tentang faktor‑faktor kunci yang mendukung keberhasilan inovasi produk dan peningkatan nilai jual dalam konteks pemberdayaan masyarakat.

Read online
File size367.26 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test