SCITECHGRUPSCITECHGRUP
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan IndonesiaJurnal Riset Sains dan Kesehatan IndonesiaPengendalian vektor Aedes aegypti masih didominasi oleh insektisida sintetik yang berisiko memicu resistensi serta pencemaran lingkungan sehingga diperlukan alternatif larvasida alami yang ramah lingkungan, salah satunya berasal dari tanaman pepaya (Carica papaya L.) yang diketahui mengandung alkaloid dan enzim proteolitik. Literatur ini bertujuan mengevaluasi pengaruh bagian tumbuhan dan penggunaan formulasi terhadap efektivitas mortalitas larva menggunakan metode literatur review. Data diperoleh dari Google Scholar dengan kriteria inklusi artikel teks lengkap terbitan tahun 2021-2026 yang membahas aktivitas larvasida pepaya terhadap Aedes aegypti. Hasil menunjukkan bahwa bagian biji memberikan tingkat mortalitas tertinggi, sementara formulasi dalam bentuk nanopartikel dan mikropartikel terbukti meningkatkan daya bunuh ekstrak pada konsentrasi rendah. Mekanisme kematian larva meliputi lisis sel epitel midgut, kerusakan abdomen, serta penyumbatan saluran sifon yang menghambat pernapasan. Secara keseluruhan, efektivitas larvasida pepaya dipengaruhi oleh pemilihan bagian tumbuhan dengan kandungan metabolit tinggi dan metode formulasi yang tepat, sehingga berpotensi sebagai agen larvasida yang efektif dan ramah lingkungan.
Berdasarkan hasil kajian, tanaman pepaya (Carica papaya L.) memiliki potensi sebagai larvasida nabati terhadap larva Aedes aegypti.Tingkat efektivitasnya dipengaruhi oleh bagian tanaman yang digunakan, formulasi sediaan, serta kandungan metabolit aktif yang terkandung di dalamnya.Biji pepaya dilaporkan memiliki aktivitas larvasida yang lebih tinggi dibandingkan bagian tanaman lainnya, sementara formulasi dalam bentuk mikropartikel maupun nanopartikel mampu meningkatkan efektivitas ekstrak.Mekanisme kerjanya umumnya melalui gangguan terhadap proses fisiologis larva yang berujung pada kematian.Temuan tersebut menunjukkan bahwa pepaya berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pengendalian vektor yang lebih ramah lingkungan.Meskipun demikian, sebagian besar penelitian masih terbatas pada skala laboratorium dan belum banyak mengkaji aspek keamanan terhadap organisme non-target maupun efektivitasnya dalam kondisi lapangan.Oleh sebab itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti ilmiah dan mendukung aplikasinya secara praktis.
Untuk memperkuat bukti ilmiah dan mendukung aplikasinya secara praktis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek keamanan terhadap organisme non-target dan efektivitas dalam kondisi lapangan. Selain itu, pengembangan formulasi sediaan yang tepat, seperti mikropartikel dan nanopartikel, dapat menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan efektivitas ekstrak pepaya sebagai larvasida. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi metabolit aktif yang berperan dalam aktivitas larvasida pepaya dan mengeksplorasi potensi sinergi antara bagian tanaman pepaya yang berbeda.
| File size | 404.85 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IJHPIJHP Instrumen penelitian meliputi kuesioner pre-post test dan observasi, dianalisis melalui reduksi data tematik dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkanInstrumen penelitian meliputi kuesioner pre-post test dan observasi, dianalisis melalui reduksi data tematik dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Pada waktu filtrasi 10 menit (P4 M10), kadar Fe turun menjadi 0,005 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 90. Efektivitas Media Filtrasi,Pada waktu filtrasi 10 menit (P4 M10), kadar Fe turun menjadi 0,005 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 90. Efektivitas Media Filtrasi,
MALAHAYATIMALAHAYATI Kesimpulan dari penelitian ini adalah Untuk penelitian ini terdapat 7 variabel yang semua yang signifikan nilai P-value 0, < nilai α 0,05. PenelitianKesimpulan dari penelitian ini adalah Untuk penelitian ini terdapat 7 variabel yang semua yang signifikan nilai P-value 0, < nilai α 0,05. Penelitian
MALAHAYATIMALAHAYATI Pengetahuan dan sikap berhubungan signifikan terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis paru. Mayoritas responden (64,1%) adalah perempuan dewasa (86,1%)Pengetahuan dan sikap berhubungan signifikan terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis paru. Mayoritas responden (64,1%) adalah perempuan dewasa (86,1%)
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka peneliti menyimpulkan tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, sistem pembuangan sampah, dan lingkunganBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka peneliti menyimpulkan tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, sistem pembuangan sampah, dan lingkungan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Penggunaan bahan alam semakin meningkat seiring dengan tren Back to nature. Hal ini berdampak pada peningkatan permintaan bahan baku obat tradisional dalamPenggunaan bahan alam semakin meningkat seiring dengan tren Back to nature. Hal ini berdampak pada peningkatan permintaan bahan baku obat tradisional dalam
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Rimpang temulawak digunakan sebagai terapi komplementer. Pengukuran berat badan dilakukan sebelum dan setelah pemberian intervensi. Analisis data menggunakanRimpang temulawak digunakan sebagai terapi komplementer. Pengukuran berat badan dilakukan sebelum dan setelah pemberian intervensi. Analisis data menggunakan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Solusinya adalah pengumpulan data, penyuluhan, pelatihan, dan kemitraan dengan pedagang dan pengawas puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatanSolusinya adalah pengumpulan data, penyuluhan, pelatihan, dan kemitraan dengan pedagang dan pengawas puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan
Useful /
UINSIUINSI Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,200 > 0,05, sehingga data berdistribusi normal. Hasil uji t satu sampel menunjukkan nilai t hitungHasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,200 > 0,05, sehingga data berdistribusi normal. Hasil uji t satu sampel menunjukkan nilai t hitung
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan studi terjemahan audiovisual, khususnya dalam sinema Indonesia, dengan menekankan pentingnya integrasiKontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan studi terjemahan audiovisual, khususnya dalam sinema Indonesia, dengan menekankan pentingnya integrasi
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Kelompok balita sangat rentan terhadap ISPA karena sistem imun dan saluran pernapasannya belum berkembang sempurna. Salah satu faktor lingkungan yang signifikanKelompok balita sangat rentan terhadap ISPA karena sistem imun dan saluran pernapasannya belum berkembang sempurna. Salah satu faktor lingkungan yang signifikan
UMRAHUMRAH Sementara setelah perubahan kedaulatan tetap berada di tangan rakyat namun kini dilaksanakan menurut undang-undang dasar. Alhasil, seluruh ketentuan dalamSementara setelah perubahan kedaulatan tetap berada di tangan rakyat namun kini dilaksanakan menurut undang-undang dasar. Alhasil, seluruh ketentuan dalam