UNIBAUNIBA

Zona Komputer: Program Studi Sistem Informasi Universitas BatamZona Komputer: Program Studi Sistem Informasi Universitas Batam

Organisasi nirlaba, terutama lembaga kesejahteraan anak, sangat diuntungkan oleh sistem informasi manajemen (SIM) dalam menjalankan operasi mereka. Studi ini berfokus pada pengembangan dan perawatan SIM untuk Forda LKSA PSAA di Batam. Tujuannya adalah untuk membuat analisis data dan data sosial lebih jelas, efisien, dan bertanggung jawab. Ada kemungkinan bahwa data dan laporan dimasukkan dengan tidak benar karena sebagian besar dilakukan secara manual. Diharapkan bahwa sistem yang diterapkan akan meningkatkan manajemen data asuh, memudahkan pemrosesan donasi, dan memberikan basis data yang akurat. Sistem ini dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan organisasi sosial melalui penggunaan teknologi informasi. Jurnal ini menjelaskan proses perancangan aplikasi untuk pengelolaan lembaga kesejahteraan sosial anak di Kota Batam. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi SIM dapat meningkatkan efisiensi operasional organisasi layanan sosial, meningkatkan stabilitas keuangan, dan meningkatkan kepercayaan dengan membuat data lebih mudah dipahami. Metodologi penelitian Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC) mencakup implementasi sistem, analisis, dan perancangan. Ini adalah aplikasi yang dimaksudkan untuk mempermudah komunikasi antara pengelola lembaga dan orang tua serta pengelola data dan kegiatan anak.

Studi ini menemukan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Batam dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan data, yang sebelumnya dikelola secara manual dan menyebabkan kesalahan serta keterlambatan.Aplikasi yang dikembangkan menyediakan fitur penting seperti pengelolaan data anak, kegiatan, laporan keuangan, dan keamanan akses, sehingga memungkinkan laporan yang lebih jelas kepada donatur.Secara keseluruhan, adopsi SIM diharapkan membantu manajemen lembaga mencapai tujuan kesejahteraan anak.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana penerapan SIM mempengaruhi kinerja operasional LKSA secara kuantitatif selama periode enam bulan hingga satu tahun, dengan mengukur indikator efisiensi, akurasi data, dan kepuasan donatur. Penelitian dapat mengembangkan dan menguji prototipe aplikasi mobile yang terintegrasi dengan SIM untuk memungkinkan petugas lapangan melakukan entri data secara real‑time, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kecepatan pencatatan dan pengurangan kesalahan. Penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pengguna terhadap SIM, termasuk persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, dan kepercayaan keamanan, menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan efektivitas modul pelatihan berbasis video dengan pelatihan tatap muka dalam meningkatkan kompetensi staf LKSA dalam menggunakan SIM. Penelitian dapat melakukan analisis biaya‑manfaat jangka panjang dari implementasi SIM, untuk menilai kontribusinya terhadap keberlanjutan keuangan lembaga. Penelitian dapat mengkaji potensi integrasi SIM dengan sistem informasi pemerintah terkait perlindungan anak, guna memperkuat koordinasi antar lembaga. Penelitian dapat mengevaluasi dampak transparansi data yang dihasilkan SIM terhadap tingkat partisipasi masyarakat dan donatur. Penelitian dapat merancang dashboard visualisasi data yang interaktif untuk manajer LKSA, dan menguji keefektifannya dalam pengambilan keputusan strategis.

Read online
File size705.59 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test