UNIBAUNIBA
Jurnal Pendekar NusantaraJurnal Pendekar NusantaraArtikel ini mengeksplorasi peran hukum dalam mendukung pengembangan desa wisata yang berbasis budaya lokal, dengan fokus pada kasus Kampung Tua Teluk Mata Ikan di Kecamatan Nongsa. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menganalisis kerangka hukum nasional dan regional yang mengatur pengembangan pariwisata serta pelestarian budaya. Temuan menunjukkan bahwa regulasi seperti Undang-Undang Kepariwisataan, Undang-Undang Desa, dan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan berfungsi sebagai landasan utama dalam membangun sinergi antara komunitas, pemerintah, dan pemangku kepentingan pariwisata. Instrumen hukum seperti peraturan desa (Perdes), usaha milik desa (BUMDes), dan perlindungan hak kekayaan intelektual terbukti memainkan peran penting dalam memfasilitasi pembangunan partisipatif dan melindungi warisan budaya. Studi ini menyimpulkan bahwa kepastian hukum secara signifikan berkontribusi pada pariwisata berkelanjutan, partisipasi masyarakat, dan pelestarian identitas budaya sebagai aset pariwisata.
Penelitian ini menegaskan bahwa hukum memainkan peran strategis, kompleks, dan multidimensi dalam pengembangan desa wisata yang berorientasi pada pelestarian budaya lokal, seperti yang terlihat di Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.Hukum tidak hanya berfungsi sebagai perangkat administratif, melainkan sebagai alat transformasi sosial, pelindung identitas budaya, dan penjaga keadilan pembangunan, dengan karakteristik adil, partisipatif, dan berbasis kearifan lokal.Dengan demikian, hukum menjadi jembatan antara modernisasi dan pelestarian, serta antara pembangunan dan penghormatan terhadap tradisi masyarakat.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana program pendidikan hukum berbasis komunitas dapat meningkatkan literasi hukum warga Kampung Tua Teluk Mata Ikan dan dampaknya terhadap partisipasi dalam tata kelola desa wisata; penelitian lain dapat menganalisis tantangan prosedural dan substantif dalam penyusunan serta pelaksanaan Peraturan Desa (Perdes) yang melindungi warisan budaya, serta merumuskan kerangka kerja model untuk menyelaraskan pertimbangan budaya dalam regulasi lokal; serta studi lanjutan dapat mengevaluasi sejauh mana pengakuan formal kampung tua sebagai entitas budaya dalam perencanaan tata ruang daerah memengaruhi pola investasi, keamanan hak atas tanah, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta mengidentifikasi mekanisme kebijakan yang dapat memperkuat integrasi tersebut.
| File size | 246.5 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UPN VeteranUPN Veteran Namun, efektivitas implementasi masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur transportasi antar-pulau, kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, alokasiNamun, efektivitas implementasi masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur transportasi antar-pulau, kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, alokasi
UNUJAUNUJA oleh karena itu penelitian selanjutnya sebaiknya membandingkan beberapa institusi dengan pendekatan kuantitatif dan mengeksplorasi pengaruh tekanan eksternaloleh karena itu penelitian selanjutnya sebaiknya membandingkan beberapa institusi dengan pendekatan kuantitatif dan mengeksplorasi pengaruh tekanan eksternal
KOMPETIFKOMPETIF Data primer diperoleh dari kuesioner dengan 100 responden menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda.Data primer diperoleh dari kuesioner dengan 100 responden menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda.
KOMPETIFKOMPETIF Strategi pengembangan kuliner lokal olahan ikan patin di Kampung Patin Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar harus dikelola dengan tepat, baik, dan bijaksanaStrategi pengembangan kuliner lokal olahan ikan patin di Kampung Patin Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar harus dikelola dengan tepat, baik, dan bijaksana
KOMPETIFKOMPETIF Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen distro tersebut didominasi oleh usia 16-25 tahun, pelajar/mahasiswa, mementingkan gaya hidup,Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen distro tersebut didominasi oleh usia 16-25 tahun, pelajar/mahasiswa, mementingkan gaya hidup,
KOMPETIFKOMPETIF Variabel-variabel independen dalam penelitian ini menjelaskan sebesar 84,01% variasi OCB, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian.Variabel-variabel independen dalam penelitian ini menjelaskan sebesar 84,01% variasi OCB, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian.
KOMPETIFKOMPETIF Penelitian ini menggunakan metode campuran (kualitatif dan kuantitatif) melalui wawancara, FGD, dan analisis dengan skala Likert serta AHP. PenelitianPenelitian ini menggunakan metode campuran (kualitatif dan kuantitatif) melalui wawancara, FGD, dan analisis dengan skala Likert serta AHP. Penelitian
KOMPETIFKOMPETIF Subjek penelitian adalah konsumen yang membeli produk Baso Aci Ena Yogyakarta. Data primer diperoleh dari kuesioner dengan 50 responden menggunakan purposiveSubjek penelitian adalah konsumen yang membeli produk Baso Aci Ena Yogyakarta. Data primer diperoleh dari kuesioner dengan 50 responden menggunakan purposive
Useful /
UNIBAUNIBA 007, target peserta masyarakat pesisir pantai dengan jumlah peserta sebanyak 40 partisipan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi,007, target peserta masyarakat pesisir pantai dengan jumlah peserta sebanyak 40 partisipan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi,
UNIBAUNIBA Selain itu, peserta telah dapat melakukan praktik pembayaran melalui akun e‑billing DJP Online. Kegiatan sosialisasi pajak penghasilan kepada pelakuSelain itu, peserta telah dapat melakukan praktik pembayaran melalui akun e‑billing DJP Online. Kegiatan sosialisasi pajak penghasilan kepada pelaku
UPN VeteranUPN Veteran Analisis menggunakan SWOT menurut Pearce & Robinson. Kesimpulan penelitian menyoroti dua point. Pertama, strategi kemitraan strategis antara PAM Jaya denganAnalisis menggunakan SWOT menurut Pearce & Robinson. Kesimpulan penelitian menyoroti dua point. Pertama, strategi kemitraan strategis antara PAM Jaya dengan
UPN VeteranUPN Veteran Temuan ini menekankan kebutuhan mekanisme tata kelola inklusif, partisipatif yang memungkinkan representasi etis, kontekstual, dan adil destinasi pariwisataTemuan ini menekankan kebutuhan mekanisme tata kelola inklusif, partisipatif yang memungkinkan representasi etis, kontekstual, dan adil destinasi pariwisata