UNIBAUNIBA

Jurnal Pendekar NusantaraJurnal Pendekar Nusantara

Kondisi sistem Instalasi kelistrikan yang ada di rumah-rumah penduduk dan terutama tempat ibadah (Mushola) di Tembesi Kalurahan Kibing Kecamatan Batu Aji Kota Batam kebanyakan masyarakat masih belum mengerti tentang instalasi listrik dan masih banyak terdapat yang tidak sesuai dengan peraturan umum tentang instalasi listrik, selain itu masih banyak terdapat penyambungan-penyambungan instalasi listrik yang dilakukan oleh masyarakat sendiri yang tidak sesuai ketentuan. Pengabdian masyarakat dengan cara memberi penyuluhan dan turun langsung melihat ke lokasi yang menjadi target pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu mushola Al Muttaqiin. Dengan diadakan pengabdian kepada masyarakat (PKM), warga Kelurahan Kibing jadi mengerti bagaimana instalasi listrik yang baik, benar, dan aman. Peralatan yang dipilih untuk dipasang dalam instalasi listrik harus memenuhi standar yang berlaku dan harus sesuai dengan lingkungannya. Pemasangan peralatan harus mentaati ketentuan dalam PUIL, dan cocok sesuai instruksi pabrik peralatan. Instalasi listrik harus diadakan pemeriksaan dan pengujian secara teratur atau berkala terhadap penyalahgunaan, kerusakan atau pelaksanaan pemasangan yang termasuk sambungan-sambungan yang lepas. Untuk pengamanan terhadap arus bocor dapat dipasang grounding dan ELCB. Agar tercapainya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya bahaya listrik maka perlu kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Penggunaan energi listrik yang tinggi meningkatkan kebutuhan akan keamanan instalasi, sehingga pemasangan grounding dan perbaikan instalasi sesuai standar PUIL sangat penting.Untuk menjamin keamanan, peralatan harus memenuhi standar dan dipasang sesuai instruksi pabrik, serta instalasi harus diperiksa dan diuji secara berkala meliputi pengecekan sambungan yang lepas.Selain itu, pemasangan grounding rod dan proteksi ELCB diperlukan untuk melindungi pengguna dari arus bocor.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program pengabdian masyarakat terhadap keselamatan listrik di beberapa mushola dan rumah tinggal, dengan mengukur frekuensi insiden kebakaran atau kejadian arus bocor selama tiga tahun setelah intervensi. Kedua, diperlukan penelitian komparatif mengenai efektivitas berbagai metode pembumian—seperti grounding rod, plate, atau chemical grounding—di tanah tropis wilayah Batam, guna menentukan teknik yang paling efisien dan ekonomis dalam menurunkan resistansi tanah. Ketiga, dikembangkan sistem monitoring cerdas berbasis sensor arus bocor yang terjangkau dan dapat dipasang oleh masyarakat, kemudian dievaluasi keakuratannya serta penerimaannya oleh pengguna non‑teknis. Selain itu, penelitian ini dapat melibatkan analisis biaya‑manfaat untuk menilai kelayakan ekonomi dari masing‑masing metode, sehingga kebijakan publik dapat didasarkan pada data yang komprehensif.

Read online
File size574.53 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test