AFEBIAFEBI

AFEBI Management and Business ReviewAFEBI Management and Business Review

Penelitian ini mengkaji pengaruh knowledge sharing dan kompetensi terhadap organizational citizenship behavior (OCB), dengan organizational commitment sebagai variabel mediasi potensial, pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah. Dengan menyadari tantangan OCB yang belum optimal dan komitmen organisasi yang rendah di antara pegawai, penelitian ini berupaya mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang dapat meningkatkan kinerja sukarela melampaui tugas formal. Sampel purposif sebanyak 88 pegawai yang memiliki minimal pendidikan Diploma‑III dan pengalaman kerja tiga tahun dipilih untuk analisis. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational commitment, namun tidak berpengaruh langsung terhadap OCB. Sebaliknya, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB, namun tidak memengaruhi organizational commitment. Selain itu, organizational commitment tidak memediasi hubungan antara knowledge sharing, kompetensi, dan OCB. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi organisasi sektor publik yang ingin meningkatkan OCB melalui fokus strategis pada pengembangan kompetensi pegawai dan praktik kolaboratif knowledge sharing. Penelitian selanjutnya dianjurkan untuk mengeksplorasi mediasi tambahan serta faktor kontekstual yang memengaruhi OCB di institusi publik.

Penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, namun tidak berpengaruh langsung terhadap organizational citizenship behavior (OCB).Kompetensi tidak memengaruhi komitmen organisasi, tetapi berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap OCB.Dengan demikian, hanya kompetensi yang menjadi faktor langsung yang meningkatkan OCB dalam konteks BKD Provinsi Jawa Tengah.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah faktor-faktor lain seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, atau motivasi kerja dapat menjadi mediasi atau moderasi dalam hubungan antara knowledge sharing, kompetensi, dan OCB, sehingga menjawab pertanyaan: faktor apa yang memperkuat atau melemahkan pengaruh tersebut? Selain itu, penting untuk memperluas sampel ke lembaga publik lain maupun wilayah geografis yang berbeda, guna menilai apakah temuan ini dapat digeneralisasikan di luar BKD Provinsi Jawa Tengah, sehingga pertanyaan penelitian menjadi: bagaimana variasi kontekstual memengaruhi dinamika OCB? Akhirnya, penggunaan desain longitudinal atau pendekatan metode campuran (kuantitatif‑kualitatif) dapat memberikan gambaran tentang perubahan temporal dan mekanisme kausal antar variabel, dengan pertanyaan: bagaimana evolusi knowledge sharing, kompetensi, dan komitmen organisasi memengaruhi OCB seiring waktu? Hasilnya diharapkan dapat memberikan panduan kebijakan yang lebih tepat untuk meningkatkan kinerja sukarela pegawai publik.

Read online
File size274.6 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test