ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS

KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatKHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan santri Pondok Pesantren Daril Ihsan, Yala, Thailand, melalui pelatihan pengolahan limbah kain perca menjadi kerajinan bernilai ekonomi untuk memajukan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) diterapkan melalui empat fase utama: discovery untuk menggali aset lokal berupa kemampuan santri dan stok limbah kain, dream untuk membentuk visi bersama, design untuk menyusun rencana pelatihan, serta destiny untuk eksekusi meliputi sosialisasi, demonstrasi proses, latihan mandiri, dan bimbingan berkelanjutan. Hasilnya mencakup peningkatan pengetahuan serta kemahiran santri mengubah limbah kain perca menjadi keset kaki dan aksesori manik-manik, disertai penguatan kesadaran ekologis, semangat berwirausaha, dan pemahaman strategi pemasaran daring guna ekspansi pasar. Program ini memperkuat aplikasi ABCD secara teoritis dalam ekonomi kreatif komunitas sekaligus menghasilkan prototipe pemberdayaan santri yang layak ditiru di pesantren lain, meskipun terkendala oleh jangka waktu yang singkat dan hambatan bahasa antarnegara.

Pelatihan kerajinan limbah kain perca di Pondok Pesantren Daril Ihsan Thailand meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam menghasilkan produk bernilai jual seperti keset dan aksesori, serta memanfaatkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) untuk mengoptimalkan potensi lokal.Program ini menunjukkan bahwa ekonomi kreatif berbasis komunitas dapat memperkuat kemandirian serta kewirausahaan santri dan menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui pemanfaatan limbah secara produktif.Namun, keterbatasan waktu pelaksanaan yang singkat dan kendala komunikasi akibat perbedaan bahasa menghambat pendampingan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat meneliti dampak jangka panjang program pemberdayaan terhadap kesejahteraan ekonomi, keterampilan, dan motivasi sosial santri dengan melakukan studi longitudinal selama dua tahun setelah pelatihan, sehingga dapat mengukur keberlanjutan pendapatan dan perubahan perilaku kewirausahaan. Selanjutnya, diperlukan kajian tentang efektivitas pelatihan pemasaran digital bagi santri, misalnya dengan membandingkan penggunaan platform media sosial, marketplace, dan situs web pribadi dalam meningkatkan penjualan produk kerajinan limbah kain perca. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan variasi produk baru yang memanfaatkan jenis limbah tekstil lain, seperti sisa kain dari pakaian bekas, dan menguji penerimaan pasar melalui survei konsumen serta analisis harga jual. Penelitian-penelitian tersebut akan memberikan wawasan praktis bagi penyusunan program yang lebih berkelanjutan, meningkatkan kapasitas santri, dan memperluas kontribusi ekonomi kreatif pesantren.

  1. Asset-Based Community Development: The Bantar Village Innovation Program | Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi... jurnal.kemendagri.go.id/index.php/mp/article/view/2149Asset Based Community Development The Bantar Village Innovation Program Matra Pembaruan Jurnal Inovasi jurnal kemendagri go index php mp article view 2149
  2. Creative Industry Development as a Local Economic Development Effort | Journal of Islamic Economics Lariba.... journal.uii.ac.id/JIELariba/article/view/20123Creative Industry Development as a Local Economic Development Effort Journal of Islamic Economics Lariba journal uii ac JIELariba article view 20123
  3. PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA MENJADI TASSEL SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU-IBU PIVERI PENGURUS DAERAH... doi.org/10.69957/abdimass.v5i06.2496PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA MENJADI TASSEL SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU IBU PIVERI PENGURUS DAERAH doi 10 69957 abdimass v5i06 2496
Read online
File size588.15 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test