DINASTIRESDINASTIRES
Jurnal Komunikasi dan Ilmu SosialJurnal Komunikasi dan Ilmu SosialPenelitian ini mengkaji dinamika komunikasi antarpribadi antara Jurusita Pajak Negara (JSPN) dan Wajib Pajak (WP) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Medan. Proses penagihan pajak aktif merupakan situasi interaksional yang sarat kecemasan, ketidakpastian, dan potensi konflik karena melibatkan asimetri kewenangan yang inheren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap Jurusita Pajak Negara dan Wajib Pajak, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014). Teori utama yang digunakan adalah Anxiety/Uncertainty Management Theory (AUM) dari Gudykunst (1995) dan Social Exchange Theory (SET) dari Thibaut dan Kelley (1959). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Baik Jurusita Pajak Negara maupun Wajib Pajak mengalami kecemasan dan ketidakpastian simultan di awal interaksi; (2) Jurusita Pajak Negara menerapkan strategi pembukaan informatif, empati fungsional, dan konfirmasi pemahaman untuk mereduksi kecemasan Wajib Pajak; (3) Dalam perspektif pertukaran sosial, kepatuhan Wajib Pajak meningkat ketika Jurusita Pajak Negara mampu memaksimalkan reward relasional, kognitif, dan institusional sekaligus meminimalkan cost psikologis dan prosedural; (4) Konsep captive exchange context diidentifikasi, di mana kualitas komunikasi adalah satu‑satunya variabel yang dapat dimodifikasi untuk mengoptimalkan respons Wajib Pajak. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi antarpribadi bukan sekadar sarana penyampaian informasi dalam penagihan pajak, melainkan mekanisme pembentukan kepatuhan yang berkelanjutan.
Interaksi antara Jurusita Pajak Negara dan Wajib Pajak di KPP Madya Medan menciptakan kecemasan dan ketidakpastian simultan pada kedua pihak, sebagaimana dijelaskan oleh Anxiety/Uncertainty Management Theory.Keberhasilan penagihan pajak aktif bergantung pada penerapan strategi komunikasi—pembukaan informatif, empati fungsional, dan konfirmasi pemahaman—yang tidak hanya menyelesaikan tunggakan individu tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang terhadap institusi perpajakan.Dari perspektif Social Exchange Theory, kepatuhan Wajib Pajak meningkat ketika Jurusita Pajak Negara meminimalkan cost (instrumental, relasional, prosedural) dan memaksimalkan reward (relasional, kognitif, institusional), serta konsep captive exchange context menegaskan bahwa kualitas komunikasi menjadi determinan utama mode respons dan kepatuhan.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan platform digital seperti WhatsApp atau aplikasi pajak memengaruhi tingkat kecemasan dan kepatuhan wajib pajak dalam proses penagihan, dengan membandingkan efektivitasnya terhadap komunikasi tatap muka tradisional; kemudian, studi komparatif antara KPP Madya Medan dan kantor pajak di wilayah lain dapat mengevaluasi apakah strategi komunikasi yang sama menghasilkan hasil kepatuhan yang berbeda, sehingga mengidentifikasi faktor kontekstual regional yang memengaruhi interaksi; akhirnya, penelitian longitudinal yang melacak perubahan perilaku komunikasi jurusita pajak dan respons wajib pajak selama beberapa tahun dapat mengungkap dampak jangka panjang strategi empati fungsional dan konfirmasi pemahaman terhadap persepsi keadilan prosedural dan tingkat kepatuhan sukarela.
| File size | 355.96 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IKHAFIIKHAFI Kesimpulannya, pendampingan berbasis komunitas melalui penguatan promosi digital dan literasi teknologi sangat mendesak untuk menjamin keberlanjutan wisataKesimpulannya, pendampingan berbasis komunitas melalui penguatan promosi digital dan literasi teknologi sangat mendesak untuk menjamin keberlanjutan wisata
BIMABERILMUBIMABERILMU Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan pembelajaran sejarah berbasis kota dan wisata edukasi berkelanjutan, sertaImplikasi penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan pembelajaran sejarah berbasis kota dan wisata edukasi berkelanjutan, serta
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Masyarakat, khususnya pelaku UMKM, juga terlibat aktif dalam aktivitas ekonomi. Namun, masih terdapat kekurangan pada fasilitas umum, akses ibadah, danMasyarakat, khususnya pelaku UMKM, juga terlibat aktif dalam aktivitas ekonomi. Namun, masih terdapat kekurangan pada fasilitas umum, akses ibadah, dan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui BUMDES dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan perekonomian masyarakat, khususnya di Kelurahan KarangrejekPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui BUMDES dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan perekonomian masyarakat, khususnya di Kelurahan Karangrejek
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Studi ini menyoroti pentingnya pengambilan keputusan berbasis data, inovasi, dan prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan dalam mengembangkan produk danStudi ini menyoroti pentingnya pengambilan keputusan berbasis data, inovasi, dan prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan dalam mengembangkan produk dan
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Aplikasi sistem rekomendasi tempat wisata di Jakarta telah berhasil dibangun menggunakan framework GUI WxPython, dengan fitur-fitur seperti input data,Aplikasi sistem rekomendasi tempat wisata di Jakarta telah berhasil dibangun menggunakan framework GUI WxPython, dengan fitur-fitur seperti input data,
UNPADUNPAD Artikel ini mengkaji dengan melibatkan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam industri pariwisata. Konsep Pentahelix digunakan sebagai landasanArtikel ini mengkaji dengan melibatkan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam industri pariwisata. Konsep Pentahelix digunakan sebagai landasan
UNJUNJ dua model yang diprioritaskan, yaitu kampung berikon dan kampung terintegrasi, diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan komunitas, promosi pariwisata,dua model yang diprioritaskan, yaitu kampung berikon dan kampung terintegrasi, diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan komunitas, promosi pariwisata,
Useful /
UNZAHUNZAH Data diperoleh melalui dua tahap, yaitu Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan enam mahasiswa perwakilan dari masing‑masing program studi (TadrisData diperoleh melalui dua tahap, yaitu Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan enam mahasiswa perwakilan dari masing‑masing program studi (Tadris
IKHAFIIKHAFI Penerapan SPK berbasis metode SAW pada proses kenaikan pangkat ASN di Kecamatan Kota Kudus secara signifikan meningkatkan efisiensi, transparansi, danPenerapan SPK berbasis metode SAW pada proses kenaikan pangkat ASN di Kecamatan Kota Kudus secara signifikan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan
UMPARUMPAR Untuk memakai regresi data panel Fixed Effect Model (FEM), studi tersebut bertujuan untuk mengetahui dampak opini lokal, dana alokasi umum, serta danaUntuk memakai regresi data panel Fixed Effect Model (FEM), studi tersebut bertujuan untuk mengetahui dampak opini lokal, dana alokasi umum, serta dana
UMPARUMPAR Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh faktor pelayanan dan efektivitas operasional terhadap kinerja manajemen perusahaan PT. Wira Eka Persadatama CabangPenelitian ini bertujuan menguji pengaruh faktor pelayanan dan efektivitas operasional terhadap kinerja manajemen perusahaan PT. Wira Eka Persadatama Cabang