UMPARUMPAR

Economos : Jurnal Ekonomi dan BisnisEconomos : Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Pertumbuhan ekonomi daerah merupakan indikator penting dalam mengevaluasi keberhasilan pembangunan suatu wilayah. Di Indonesia, pendanaan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Bagi Hasil (DBH) memainkan peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten dan kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PAD, DAU, dan DBH terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2017-2021. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan model Common Effects Model (CEM), Fixed Effects Model (FEM), dan Random Effects Model (REM), serta pengujian menggunakan uji Chow dan Hausman untuk memilih model yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, PAD, DAU, dan DBH memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan model FEM sebagai model yang paling tepat. Koefisien regresi menunjukkan bahwa DAU dan DBH berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara PAD berpengaruh negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan yang baik terhadap sumber pendanaan daerah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sementara pengelolaan PAD yang kurang optimal dapat berdampak negatif. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah daerah memperkuat manajemen PAD, DAU, dan DBH untuk meningkatkan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan wilayah dan menggunakan variabel yang lebih komprehensif.

Mengelola perekonomian suatu daerah secara lebih efektif memerlukan penyaluran dana yang bersumber dari keuntungan asli daerah, bagi hasil, dan alokasi umum dalam rangka mendorong perkembangan ekonomi.Otonomi daerah salah satu yang dapat memberikan peluang dalam mewujudkan pembangunan nasional.Agar otonomi daerah berhasil, sektor publik harus ditingkatkan.Dengan begitu, investor akan lebih tertarik untuk menaruh dananya di wilayah tersebut.Hasil pajak dan retribusi daerah, temuan perusahaan daerah, temuan pengelolaan kekayaan daerah lain yang dibagi, serta PAD lain yang sah adalah pendapat akhir daerah.Karena pendapatan asli daerah adalah tumpuan pembiayaan daerah, maka besar kecilnya kontribusi terhadap APBD menjadi ukuran kemampuan pengelolaan perekonomian.Variasi dalam jumlah penduduk, distribusi tenaga kerja yang tersedia, dan kepemilikan sumber daya alam semuanya berkontribusi pada fakta bahwa perekonomian regional berkembang pada tingkat yang bervariasi.Bersumber dari dana alokasi umum dan dikaitkan pada meratanya keuangan daerah.Alat penting untuk mendorong pembangunan ekonomi yang adil dan kedaulatan regional adalah dana bagi hasil.Untuk memakai regresi data panel Fixed Effect Model (FEM), studi tersebut bertujuan untuk mengetahui dampak opini lokal, dana alokasi umum, serta dana bagi hasil kepada perkembangan perekonomian kabupaten serta kota di provinsi Jawa Tengah pada tahun 2017 hingga 2021.Hasil regresi secara simultan menu njukkan bahwa Dana Alokasi Umum, Dana Bagi hasil, dan Keuntungan Asli Daerah berpengaruh secara singfikan kepada presentase Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah tahun 2017-2021.

Untuk meningkatkan efektivitas DAU dan DBH, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan pengelolaannya melalui perencanaan yang lebih terstruktur dan pemantauan yang ketat. Koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah juga penting, sehingga alokasi dan distribusi dana dapat tepat sasaran dan mendukung program pembangunan yang lebih merata. Penelitian berikutnya dapat memperluas cakupan wilayah penelitian untuk mencakup daerah-daerah lain di luar Provinsi Jawa Tengah, agar dapat menghasilkan temuan yang lebih representatif dan dapat diterapkan secara lebih luas dalam kebijakan pembangunan daerah. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan variabel independen tambahan yang lebih beragam, seperti indikator sosial-ekonomi atau kualitas infrastruktur, untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah.

  1. PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI KHUSUS DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN... doi.org/10.24176/agj.v1i1.3321PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DANA ALOKASI KHUSUS DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN doi 10 24176 agj v1i1 3321
  2. The Effect of Regional Original Income, General Allocation Funds,Specific Allocation Funds, And Fund... talenta.usu.ac.id/jomas/article/view/6289The Effect of Regional Original Income General Allocation Funds Specific Allocation Funds And Fund talenta usu ac jomas article view 6289
  3. Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Boyolali... doi.org/10.53088/jikab.v1i2.9Pendapatan Asli Daerah Dana Alokasi Umum Dana Bagi Hasil Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Boyolali doi 10 53088 jikab v1i2 9
Read online
File size379.42 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test