YAZRIYAZRI
Jurnal Pendidikan Sosial IndonesiaJurnal Pendidikan Sosial IndonesiaTransisi dari Wetu Telu menuju Waktu Lima pada masyarakat Sasak di Lombok merupakan proses transformasi sosial dan keagamaan yang ditandai oleh perubahan praktik keagamaan, sistem pengetahuan, dan identitas budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembelajaran sosial berbasis komunitas dalam mendorong dan memfasilitasi proses transformasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang dilakukan di Lombok Utara melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan sejarah lisan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola pembelajaran, interaksi, dan adaptasi yang berkembang dalam komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wetu Telu berfungsi sebagai sistem pembelajaran sosial tradisional yang mentransmisikan nilai-nilai keagamaan dan budaya antargenerasi. Transisi menuju Waktu Lima didukung oleh tokoh agama, keluarga, lembaga pendidikan Islam, dan organisasi masyarakat melalui proses observasi, partisipasi, dialog, dan interaksi sosial. Mekanisme tersebut memungkinkan masyarakat mengadopsi orientasi keagamaan baru tanpa kehilangan unsur-unsur penting identitas budaya lokal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembelajaran sosial berbasis komunitas dalam menjelaskan transformasi keagamaan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa transisi keagamaan dari Wetu Telu ke Waktu Lima pada masyarakat Sasak di Lombok merupakan proses transformasi sosial yang kompleks dan terjadi melalui mekanisme pembelajaran sosial berbasis komunitas.Perubahan agama tidak hanya dipengaruhi oleh Islamisasi atau modernisasi, melainkan muncul dari proses pembelajaran kolektif yang memungkinkan anggota komunitas mentransmisikan, menyesuaikan, dan merekonstruksi pengetahuan religius serta budaya secara berkelanjutan.Agen pembelajaran seperti pemuka agama, keluarga, lembaga pendidikan Islam, dan organisasi masyarakat berperan penting dalam menciptakan peluang observasi, partisipasi, dialog, dan makna, sehingga komunitas dapat mengembangkan pemahaman baru sambil tetap menjaga keterikatan dengan identitas budaya lokal.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana teknologi digital, seperti media sosial, mempengaruhi proses pembelajaran sosial dalam transformasi keagamaan di komunitas Sasak, dengan menguji peran platform online dalam penyebaran nilai-nilai agama baru. Selain itu, studi komparatif antara wilayah Lombok Utara dan Selatan dapat memperluas pemahaman tentang variasi mekanisme pembelajaran sosial, terutama mengidentifikasi faktor-faktor geografis dan struktural yang memperkuat atau menghambat transisi Wetu Telu ke Waktu Lima. Penelitian juga dapat mengeksplorasi perspektif generasi muda terhadap identitas keagamaan mereka, mengkaji bagaimana interaksi antara pendidikan formal dan informal membentuk persepsi mereka terhadap tradisi lokal dan praktik Islam kontemporer.
- PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA DAN KETAHANAN MASYARAKAT MELALUI TRADISI MAGEBEG – GEBEGAN : KAJIAN... ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/GANCEJ/article/view/6207PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA DAN KETAHANAN MASYARAKAT MELALUI TRADISI MAGEBEG Ae GEBEGAN KAJIAN ejournal2 undiksha ac index php GANCEJ article view 6207
- Community-Based Social Learning in Religious Transformation: A Study of the Wetu Telu–Waktu Lima... doi.org/10.62238/jupsi.v4i1.416Community Based Social Learning in Religious Transformation A Study of the Wetu TeluAeWaktu Lima doi 10 62238 jupsi v4i1 416
| File size | 338.15 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINGAWIIAINGAWI Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengganggu hubungan sosial dengan keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar, bahkan menimbulkan perasaan kesepianDalam jangka panjang, hal ini dapat mengganggu hubungan sosial dengan keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar, bahkan menimbulkan perasaan kesepian
POLSUBPOLSUB Lansia dengan dukungan keluarga dan masyarakat yang kuat juga mengalami tingkat kesepian dan gangguan emosional yang lebih rendah. Dukungan sosial diidentifikasiLansia dengan dukungan keluarga dan masyarakat yang kuat juga mengalami tingkat kesepian dan gangguan emosional yang lebih rendah. Dukungan sosial diidentifikasi
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Kondisi ini menunjukkan bahwa persepsi siswa tidak hanya berkaitan dengan cara berpikir, tetapi juga mempengaruhi motivasi dan perilaku belajar merekaKondisi ini menunjukkan bahwa persepsi siswa tidak hanya berkaitan dengan cara berpikir, tetapi juga mempengaruhi motivasi dan perilaku belajar mereka
UIN BANTENUIN BANTEN Artikel berbasis Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini menegaskan bahwa optimalisasi pemahaman terhadap Qasidah Burdah karya Imam al‑Busiri memilikiArtikel berbasis Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini menegaskan bahwa optimalisasi pemahaman terhadap Qasidah Burdah karya Imam al‑Busiri memiliki
DOKICTIDOKICTI Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sepertiPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber seperti
IAINGAWIIAINGAWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembelajaran CTL 82% siswa kelas VI memiliki tingkat sensitivitas sosial tinggi, setelah pembelajaran CTL 87%Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembelajaran CTL 82% siswa kelas VI memiliki tingkat sensitivitas sosial tinggi, setelah pembelajaran CTL 87%
YBLIYBLI Pelaksanaan senam sosial sebagai strategi rekayasa sosial menunjukkan potensi positif dalam mendorong aktivitas fisik dan membangun solidaritas sosialPelaksanaan senam sosial sebagai strategi rekayasa sosial menunjukkan potensi positif dalam mendorong aktivitas fisik dan membangun solidaritas sosial
UNJUNJ Inilah esensi dari moderasi dalam kerangka toleransi, di mana setiap pihak diharapkan mengendalikan diri dan memberikan ruang toleransi agar dapat salingInilah esensi dari moderasi dalam kerangka toleransi, di mana setiap pihak diharapkan mengendalikan diri dan memberikan ruang toleransi agar dapat saling
Useful /
KAHURIPANKAHURIPAN Tetapi mereka juga mempunyai potensi untuk pertumbuhan Kecamatan Pandaan sendiri, yaitu terciptanya lapangan pekerjaan, sumbangan bagi pendapatan daerahTetapi mereka juga mempunyai potensi untuk pertumbuhan Kecamatan Pandaan sendiri, yaitu terciptanya lapangan pekerjaan, sumbangan bagi pendapatan daerah
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Wanita hamil adalah kelompok target strategis untuk konseling menyusui karena pengetahuan, sikap, dan dukungan sosial yang terbentuk selama kehamilan sangatWanita hamil adalah kelompok target strategis untuk konseling menyusui karena pengetahuan, sikap, dan dukungan sosial yang terbentuk selama kehamilan sangat
YAZRIYAZRI Penelitian ini menunjukkan bahwa child grooming bukan sekadar penyimpangan kriminal terisolasi, melainkan proses relasional yang tertanam dalam praktikPenelitian ini menunjukkan bahwa child grooming bukan sekadar penyimpangan kriminal terisolasi, melainkan proses relasional yang tertanam dalam praktik
UMPPUMPP Meski angka malnutrisi turun dalam 10 tahun terakhir, Indonesia masih memiliki angka malnutrisi ibu dan anak yang tertinggi di dunia. Di Kecamatan Buaran,Meski angka malnutrisi turun dalam 10 tahun terakhir, Indonesia masih memiliki angka malnutrisi ibu dan anak yang tertinggi di dunia. Di Kecamatan Buaran,