STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU

Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi SyariahMaslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah

Peran pemimpin dalam lembaga dakwah sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menjadi motor penggerak aktivitas dakwah. Pemimpin berfungsi tidak hanya sebagai pengarah visi dan misi organisasi, tetapi juga sebagai fasilitator pengembangan kompetensi, motivator, dan teladan dalam pelaksanaan nilai-nilai dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gaya kepemimpinan, strategi pengembangan SDM, dan pendekatan pembinaan berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas anggota dalam lembaga dakwah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang adaptif, komunikatif, dan berbasis nilai mampu mendorong peningkatan kapasitas individu dan kolektif secara signifikan. Strategi yang efektif meliputi pelatihan rutin, mentoring, pemberdayaan potensi individu, serta penciptaan budaya organisasi yang suportif. Dengan demikian, keberhasilan lembaga dakwah dalam mencapai tujuannya sangat bergantung pada efektivitas peran pemimpin dalam membina dan meningkatkan kualitas SDM.

Pemimpin berperan vital dalam meningkatkan kualitas SDM lembaga dakwah melalui kepemimpinan visioner, komunikatif, dan inspiratif yang membentuk budaya organisasi yang mendukung pertumbuhan anggota.Strategi seperti pemberdayaan, pelatihan berkelanjutan, motivasi, dan lingkungan kerja kondusif terbukti efektif, sementara keteladanan dalam akhlak, integritas, dan profesionalisme memperkuat kualitas SDM.Oleh karena itu, keberlanjutan dakwah memerlukan penguatan kapasitas kepemimpinan serta program pengembangan SDM yang sistematis dan berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti secara kuantitatif bagaimana variasi gaya kepemimpinan memengaruhi kinerja sumber daya manusia di berbagai lembaga dakwah di Indonesia, sehingga memberikan data yang lebih umum tentang hubungan sebab‑akibat. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program pelatihan kepemimpinan terhadap peningkatan kompetensi dan motivasi anggota, serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang mendukung keberlanjutan perubahan. Selanjutnya, perbandingan penggunaan teknologi digital dalam proses pembinaan dan pengembangan SDM antar lembaga dakwah dapat memberikan wawasan tentang efektivitas alat‑alat modern dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan keagamaan.

  1. Peran Pemimpin dalam Meningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia pada Lembaga Dakwah | Maslahah : Jurnal... doi.org/10.59059/maslahah.v3i2.2304Peran Pemimpin dalam Meningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia pada Lembaga Dakwah Maslahah Jurnal doi 10 59059 maslahah v3i2 2304
Read online
File size345.12 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test