UM PalembangUM Palembang

BISASTRABISASTRA

Novel merupakan salah satu jenis karya sastra yang sering kali digunakan sebagai media penyampai pesan. Baru-baru ini, suara mengenai ketidakadilan gender merupakan satu dari banyak topik yang ramai dimuat dalam novel, salah satunya adalah novel “Rahasia Salinem. Meskipun novel tersebut berfokus mengisahkan tokoh perempuan tangguh, tetapi bentuk ketidakadilan gender tetap ditemukan di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang diterima oleh tokoh perempuan dalam novel. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Rahasia Salinem. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan teknik close reading .(membaca secara cermat, detail, dan repetitif). Seluruh data dianalisis menggunakan teori bentuk ketidakadilan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima bentuk ketidakadilan gender dapat ditemukan dalam novel Rahasia Salinem, yaitu: beban kerja ganda: harus bekerja di rumah dan mencari nafkah, kekerasan, marginalisasi, subordinasi, dan stereotipe terhadap perempuan.

Berdasarkan teori bentuk ketidakadilan gender (Fakih 2008), ditemukan lima bentuk ketidakadilan gender dalam novel Rahasia Salinem, yaitu beban kerja ganda, kekerasan, marginalisasi, subordinasi, dan stereotipe.Beban kerja ganda terlihat pada konflik antara pekerjaan dan tanggung jawab domestik.kekerasan muncul secara implisit lewat paparan jugun ianfu pada masa pendudukan Jepang.marginalisasi dan subordinasi tercermin dalam pembatasan hak serta dominasi laki-laki dalam keputusan keluarga.serta stereotipe terwujud dalam penggambaran perempuan ideal keraton.Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun novel menonjolkan perempuan tangguh, tetap terdapat berbagai bentuk ketidakadilan gender yang mempengaruhi tokoh perempuan.

Penelitian selanjutnya dapat (1) membandingkan representasi ketidakadilan gender dalam novel Indonesia kontemporer lintas genre, misalnya antara roman dan sejarah, dengan menggunakan teknik close reading yang komparatif; (2) mengkaji pengaruh penerimaan pembaca terhadap kesadaran akan ketidakadilan gender melalui survei atau diskusi kelompok terfokus terhadap pembaca Rahasia Salinem serta karya serupa; (3) meneliti peran adaptasi media digital (seperti serial web) dari novel‑novel seperti Rahasia Salinem dalam memperkuat atau menantang stereotip gender, menggunakan pendekatan metode campuran antara analisis konten visual dan wawancara dengan produser serta penonton. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang dinamika gender dalam sastra dan media, serta memberikan dasar empiris bagi kebijakan pendidikan literasi gender yang lebih inklusif.

Read online
File size310.49 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test