UM PalembangUM Palembang

BISASTRABISASTRA

Penelitian ini mengkaji makna mendalam dalam lagu Sang Surya karya Djarnawi Hadikusuma melalui perspektif hermeneutika Wilhelm Dilthey, khususnya konsep Erlebnis, Ausdruck, dan Verstehen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang pada dasarnya menerapkan pola berpikir induktif, yaitu menarik kesimpulan dari berbagai aspek spesifik menuju pemahaman yang lebih umum Erlebnis dalam lagu ini mencerminkan pengalaman hidup Djarnawi sebagai tokoh Muhammadiyah yang memiliki komitmen tinggi terhadap dakwah dan pembaruan Islam. Hal ini tercermin dalam lirik-lirik yang menggambarkan dedikasi spiritual dan perjuangannya dalam Muhammadiyah. Dari aspek Ausdruck, lagu Sang Surya mengandung berbagai bahasa kiasan yang memperkuat makna perjuangan, optimisme, dan semangat kebangkitan. Metafora seperti “Sang Surya tetap bersinar melambangkan keteguhan iman dan keberlanjutan perjuangan Islam, sementara “mengusir kabut hitam merepresentasikan usaha untuk menghilangkan kebodohan dan keterpurukan umat. Dalam kerangka Verstehen, lagu ini tidak hanya sekadar himne Muhammadiyah, tetapi juga refleksi dari pengalaman hidup, keyakinan, serta perjuangan Djarnawi dalam membangkitkan semangat keislaman. Lagu ini menjadi simbol identitas kolektif Muhammadiyah, mengajak umat Islam untuk terus berjuang dalam dakwah dan meneguhkan komitmen terhadap ajaran Islam.

Analisis hermeneutika Wilhelm Dilthey terhadap lagu Sang Surya menunjukkan bahwa lagu tersebut mencerminkan pengalaman hidup pribadi Djarnawi Hadikusuma sebagai Muslim yang taat serta aktivis Muhammadiyah, sekaligus mengekspresikan semangat dan visi organisasi.Konsep Erlebnis menegaskan bahwa lirik lagu lahir dari dedikasi keagamaan penulis dan dituangkan dalam metafora serta simbolisme yang kaya.Selanjutnya, melalui konsep Ausdruck, ungkapan‑ungkapan dalam lagu memperkuat pesan perjuangan, optimisme, dan komitmen spiritual yang menjadi inti pesan Muhammadiyah.

Penelitian lanjutan dapat meneliti secara komparatif bagaimana hermeneutika Wilhelm Dilthey diterapkan pada lirik lagu-lagu lain yang menjadi himne atau lagu resmi Muhammadiyah, sehingga dapat mengidentifikasi pola makna yang konsisten atau berbeda di antara karya-karya tersebut. Selain itu, studi kuantitatif yang mengukur persepsi dan dampak emosional pendengar terhadap lagu Sang Surya dapat memberikan data empiris mengenai efektivitas simbolisme dan metafora dalam memperkuat identitas kolektif serta motivasi dakwah. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana konsep Erlebnis, Ausdruck, dan Verstehen dapat diadaptasi untuk menganalisis musik Islam kontemporer yang diproduksi oleh generasi milenial, guna menilai relevansi kerangka hermeneutik Dilthey dalam konteks budaya digital. Pendekatan interdisipliner yang menggabungkan analisis hermeneutik dengan kajian sosiolinguistik serta teori komunikasi massa dapat mengungkap interaksi antara teks lirik, melodi, dan media penyebaran dalam memperluas jangkauan pesan religius. Akhirnya, penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan pencipta lagu, aktivis Muhammadiyah, dan pendengar dapat memperkaya pemahaman tentang motivasi kreatif serta harapan sosial yang melatarbelakangi pembuatan lagu‑lagu semacam Sang Surya.

Read online
File size305 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test