UM PalembangUM Palembang

Balance : Jurnal Akuntansi dan BisnisBalance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan pajak, tunneling incentive, dan aset tidak berwujud terhadap transfer pricing, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan sampel yang memenuhi kriteria berjumlah 7 perusahaan manufaktur subsektor otomotif yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, dan analisis dilakukan menggunakan software Eviews 12. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel. Secara parsial, hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pajak memiliki pengaruh terhadap transfer pricing, sedangkan tunneling incentive dan aset tidak berwujud tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Transfer Pricing. Ukuran perusahaan berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara perencanaan pajak dan transfer pricing, namun tidak memoderasi hubungan antara tunneling incentive atau aset tidak berwujud dengan transfer pricing.

Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel perencanaan pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap transfer pricing.Ini berarti bahwa strategi perencanaan pajak yang baik dapat memengaruhi keputusan perusahaan dalam menentukan harga transfer.Sebaliknya, variabel tunneling incentive dan aset tidak berwujud tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap transfer pricing.Ini mengindikasikan bahwa praktik tunneling incentive dan penggunaan aset tidak berwujud tidak dijadikan alat untuk melakukan transfer pricing dalam konteks yang diteliti.Selain itu, ukuran perusahaan berfungsi sebagai moderator yang memperkuat pengaruh perencanaan pajak terhadap transfer pricing, artinya semakin besar ukuran perusahaan, semakin kuat hubungan antara perencanaan pajak dan keputusan transfer pricing.Namun, ukuran perusahaan tidak dapat memoderasi pengaruh tunneling incentive dan aset tidak berwujud terhadap transfer pricing.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan memperluas cakupan penelitian, melibatkan perusahaan dari berbagai sektor industri dan ukuran yang lebih beragam untuk memperoleh hasil yang lebih generalis. Kedua, menambahkan variabel lain seperti kebijakan perpajakan internasional atau kualitas audit dapat memberikan perspektif yang lebih mendalam terkait praktik transfer pricing. Ketiga, mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti regulasi pemerintah dan kondisi ekonomi global yang memengaruhi kebijakan transfer pricing perusahaan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika praktik transfer pricing di berbagai perusahaan.

Read online
File size1.02 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test