FISIPUNIGAFISIPUNIGA
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan PublikJurnal Pembangunan dan Kebijakan PublikPenelitian ini mengkaji bagaimana netizen memandang fenomena #NoViralNoJustice di media sosial, yang berfungsi sebagai bentuk kritik terhadap sistem hukum Indonesia yang dianggap hanya merespons tekanan publik yang viral. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis 400 komentar dari berbagai platform media sosial untuk menggali sentimen masyarakat dan tema-tema utama yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa 85,5% komentar memiliki sentimen negatif, mencerminkan adanya krisis kepercayaan terhadap institusi penegak hukum. Berbagai tema, seperti ketidakadilan yang dialami masyarakat kecil, korupsi di kalangan aparat, dan seruan untuk reformasi institusional, mendominasi diskursus publik. Penelitian ini menegaskan bahwa media sosial telah menjadi aktor baru dalam penetapan agenda, sekaligus menunjukkan risiko ketidakadilan akses terhadap keadilan yang berdasarkan viralitas.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa mayoritas netizen memandang fenomena.NoViralNoJustice sebagai cerminan dari krisis kepercayaan terhadap institusi penegak hukum di Indonesia.Sentimen negatif yang mendominasi, yaitu sebesar 85,5%, menunjukkan bahwa publik merasa proses hukum tidak berjalan berdasarkan prinsip keadilan yang objektif, melainkan tergantung pada tekanan publik yang muncul melalui viralitas di media sosial.Persepsi ini memperkuat dugaan bahwa masyarakat kecil dan kelompok rentan tidak memiliki akses yang setara terhadap keadilan, kecuali jika kasus masyarakat mendapatkan eksposur luas secara digital.Lebih jauh, temuan ini mempertegas peran media sosial sebagai aktor baru dalam pembentukan agenda publik.Tagar dan tren digital kini memiliki kekuatan untuk menentukan isu mana yang akan mendapatkan perhatian dari aparat penegak hukum maupun media arus utama.Perubahan ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam fungsi kontrol sosial, dari lembaga formal ke komunitas digital.Namun demikian, bergantungnya sistem keadilan pada viralitas menghadirkan ketimpangan baru, yakni keadilan bersyarat yang hanya tersedia bagi kelompok masyarakat yang mampu memviralkan kasusnya, meninggalkan sebagian besar masyarakat tanpa perlindungan hukum yang memadai.
Untuk mengatasi permasalahan krisis kepercayaan masyarakat terhadap sistem penegakan hukum, diperlukan reformasi mendalam pada sistem hukum agar dapat merespons laporan masyarakat secara adil dan merata, tanpa harus menunggu perhatian publik yang viral. Negara harus memastikan bahwa akses terhadap keadilan tidak bergantung pada kekuatan digital, tetapi berdasarkan prinsip hukum yang substantif dan kesetaraan. Selain itu, penting untuk memperkuat literasi digital masyarakat agar publik dapat memanfaatkan media sosial secara bijak dan mencegah penyebaran informasi yang keliru. Kolaborasi antara institusi hukum dan platform digital juga diperlukan untuk mendeteksi kasus-kasus yang memerlukan perhatian serius, dengan tujuan memastikan bahwa kasus-kasus penting tidak terabaikan hanya karena tidak viral. Pembangunan sistem pemantauan independen juga penting untuk memantau kesetaraan dalam akses terhadap keadilan, terutama bagi kelompok rentan yang tidak memiliki kemampuan teknis atau sosial untuk memviralkan kasus mereka.
- Sentiment Analisis Terhadap Cryptocurrency Berdasarkan Comment Dan Reply Pada Platform Twitter | Journal... doi.org/10.33557/journalisi.v3i2.124Sentiment Analisis Terhadap Cryptocurrency Berdasarkan Comment Dan Reply Pada Platform Twitter Journal doi 10 33557 journalisi v3i2 124
- Analisis Sentimen Data Twitter terkait ChatGPT menggunakan Orange Data Mining | Jurnal Teknologi Informasi... doi.org/10.25126/Jtiik.20241127276Analisis Sentimen Data Twitter terkait ChatGPT menggunakan Orange Data Mining Jurnal Teknologi Informasi doi 10 25126 Jtiik 20241127276
| File size | 386.3 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
NURISNURIS Analisis terhadap sentimen publik dalam komentar pengguna menjadi penting untuk memahami persepsi masyarakat terhadap konflik tersebut. Penelitian iniAnalisis terhadap sentimen publik dalam komentar pengguna menjadi penting untuk memahami persepsi masyarakat terhadap konflik tersebut. Penelitian ini
UBUB Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan auditorPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan auditor
UNBINUNBIN Perbedaan atribut antara proses manual dengan perhitungan K-Means bertujuan untuk mendapatkan segmentasi debitur yang lebih mendalam. Atribut seperti hasilPerbedaan atribut antara proses manual dengan perhitungan K-Means bertujuan untuk mendapatkan segmentasi debitur yang lebih mendalam. Atribut seperti hasil
UBMUBM Berdasarkan hasil dan pembahasan, dengan menggunakan metode Decision Tree dan algoritma C4. 5 dapat diprediksi klasifikasi pelanggan ke dalam pelangganBerdasarkan hasil dan pembahasan, dengan menggunakan metode Decision Tree dan algoritma C4. 5 dapat diprediksi klasifikasi pelanggan ke dalam pelanggan
UNBINUNBIN Indonesia, sebagai salah satu produsen utama tanaman rempah di dunia, menghadapi tantangan dalam memanfaatkan potensi ini untuk mendukung perkembanganIndonesia, sebagai salah satu produsen utama tanaman rempah di dunia, menghadapi tantangan dalam memanfaatkan potensi ini untuk mendukung perkembangan
POLIBANPOLIBAN Diperlukannya deteksi dini terhadap penyakit diabetes, salah satu caranya yaitu dengan melakukan klasifikasi data mining. Klasifikasi data mining dalamDiperlukannya deteksi dini terhadap penyakit diabetes, salah satu caranya yaitu dengan melakukan klasifikasi data mining. Klasifikasi data mining dalam
UBMUBM Langkah‑langkah dalam pembuatan itemset menggunakan metode asosiasi meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data transaksi, identifikasi itemset,Langkah‑langkah dalam pembuatan itemset menggunakan metode asosiasi meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data transaksi, identifikasi itemset,
UMUSLIMUMUSLIM Berdasarkan sampel data yang digunakan, produk kosmetik YOU dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori berdasarkan tingkat kelarisan penjualannya. AlgoritmaBerdasarkan sampel data yang digunakan, produk kosmetik YOU dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori berdasarkan tingkat kelarisan penjualannya. Algoritma
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Perawatan kebidanan ini harus diberikan dengan keyakinan bahwa dukungan dan perhatian akan diberikan kepada ibu selama proses persalinan dengan aman danPerawatan kebidanan ini harus diberikan dengan keyakinan bahwa dukungan dan perhatian akan diberikan kepada ibu selama proses persalinan dengan aman dan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian dilakukan pada Februari–Maret 2024 dengan teknik purposive sampling, melibatkan 66 responden yang dibagi rata menjadi kelompok intervensiPenelitian dilakukan pada Februari–Maret 2024 dengan teknik purposive sampling, melibatkan 66 responden yang dibagi rata menjadi kelompok intervensi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Latar belakang: Sekitar 5 hingga 10% anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Data mengenai kejadian pasti keterlambatan perkembangan umumLatar belakang: Sekitar 5 hingga 10% anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Data mengenai kejadian pasti keterlambatan perkembangan umum
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Infant mortality worldwide is primarily caused by asphyxia, pneumonia, diarrhea, and malaria. In Indonesia, in 2020, there were 28,158 infant deaths, mainlyInfant mortality worldwide is primarily caused by asphyxia, pneumonia, diarrhea, and malaria. In Indonesia, in 2020, there were 28,158 infant deaths, mainly