STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA

Jurnal Manajemen Informasi KesehatanJurnal Manajemen Informasi Kesehatan

Perkembangan teknologi informasi telah membawa transformasi signifikan dalam pelayanan kesehatan, salah satunya melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME). Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022, seluruh fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas, wajib menyelenggarakan RME. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan Puskesmas dalam penerapan RME melalui metode literature review terhadap artikel ilmiah terbitan 5 tahun terakhir. Hasil menunjukkan empat faktor utama: sumber daya manusia (keterampilan, adaptasi, pelatihan), infrastruktur teknologi (perangkat, koneksi internet, keamanan sistem), dukungan manajerial dan kebijakan (kepemimpinan, SOP, komitmen organisasi), serta biaya/pendanaan (anggaran pengadaan dan pemeliharaan). Temuan ini menyoroti bahwa keberhasilan RME tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga pada kesiapan SDM, kebijakan yang jelas, dan dukungan finansial berkelanjutan.

Keempat faktor utama, yaitu sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, dukungan manajerial dan kebijakan, serta biaya/pendanaan, memengaruhi kesiapan penerapan Rekam Medis Elektronik di Puskesmas.Petugas yang kurang terampil dan infrastruktur yang terbatas sering menghambat proses, sementara SOP yang belum lengkap dan anggaran yang tidak memadai menambah tantangan.Untuk mencapai implementasi yang optimal, diperlukan pelatihan berkelanjutan, penyempurnaan infrastruktur, penetapan SOP yang jelas, serta alokasi anggaran yang stabil.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan evaluasi kualitatif dari perspektif petugas Puskesmas tentang hambatan adaptasi teknologi, sehingga dapat dirancang intervensi pelatihan yang lebih adaptif. Sebuah studi longitudinal yang memantau dampak kebijakan SOP dan komitmen pimpinan terhadap peningkatan efisiensi pelayanan kesehatan dapat memberi pandangan tentang efektivitas kebijakan tersebut. Selain itu, penelitian komparatif antara Puskesmas dengan fasilitas kesehatan skala kecil dan menengah dapat mengidentifikasi perbedaan konteks yang relevan untuk merancang strategi implementasi RME yang disesuaikan secara spesifik.

  1. Analisis Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik Menggunakan DOQ-IT di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung... journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/6536Analisis Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik Menggunakan DOQ IT di RSUD Dr H Abdul Moeloek Lampung journal ugm ac jisph article view 6536
Read online
File size302.96 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test