STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA
Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi IslamBunyan al-Ulum : Jurnal Studi IslamKonsep dan Metode penafsiran kisah-kisah Al-Quran yang selama ini ada, lebih banyak ditujukan dan hanya dapat dikonsumsi oleh orang dewasa baik dari pelajar, mahasiswa, dosen maupun para cendekiawan, dan belum pernah menyentuh pada objek anak usia dini. Padahal dunia orang dewasa jelas berbeda dengan dunia anak usia dini, anak dengan kegemarannya bermain jelas memiliki dunia yang lain. Bagaimana menyajikan sebuah metode penafsiran kisah-kisah Al-Quran yang dapat di konsumsi oleh anak usia dini adalah ide dan gebrakan baru dalam bidang dunia keilmuan tafsir. Karena itu, Ahmas Hasan Subhi hadir melalui karya tafsirnya dengan pendekatan penafsiran kisah-kisah di dalam Al-Quran untuk anak usia dini yang berjudul Qasasu Al-Qurân Al-Karim li An-nasyi. Karya Ahmas Subhi yang lahir sebagai respon terhadap kepedulian dunia pendidikan anak, khususnya dalam bidang pendidikan tafsir Al-Quran ini dinilai sebagai karya baru, hal ini terbukti dengan masih minimnya literatur- literatur yang membahas tentang penafsiran kisah-kisah di dalam Al-Quran untuk anak.
Berdasarkan penelitian terhadap konsep dan metode penafsiran kisah-kisah Al-Quran dalam kitab Qasasu Al-Quran al-Karim li an-Nasyi karya Ahmad Hasan Subhi, dapat disimpulkan bahwa karya ini mengadopsi pendekatan tematik (maudhui), dengan fokus pada kisah-kisah yang terdapat dalam setiap surat Al-Quran.Meski begitu, analisis lebih mendalam menunjukkan bahwa Subhi menggabungkan metode maudhui dan tahlili, karena ia menyertakan hubungan antar surat, hadis, serta pendapat pribadinya.Pendekatan ini memberikan dimensi yang lebih kaya dalam memahami kisah-kisah Al-Quran, terutama dalam konteks penyampaiannya kepada anak usia dini.Secara khusus, karakteristik metode penyampaian kisah dalam perspektif Ahmad Hasan Subhi meliputi penjelasan secara ijmali (global namun jelas), metode mendongeng, dan penggunaan bahasa dialogis.Ketiga metode ini relevan dan efektif untuk menarik perhatian anak usia dini.Namun, kelemahan dalam kitab aslinya adalah tidak adanya teknik visualisasi melalui gambar, yang penting sebagai daya tarik tambahan bagi anak-anak.Untungnya, kelemahan ini telah diatasi dalam versi terjemahan bahasa Indonesia, yang menyertakan teknik gambar visual untuk memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan daya tarik kisah-kisah Al-Quran bagi anak-anak.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara metode penafsiran kisah-kisah Al-Quran untuk anak usia dini yang digunakan oleh Ahmas Subhi dengan metode-metode penafsiran lainnya yang telah ada. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada aspek-aspek psikologis dan kognitif anak usia dini dalam memahami dan menerima metode penafsiran kisah-kisah Al-Quran. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang pengaruh metode penafsiran kisah-kisah Al-Quran terhadap perkembangan spiritual dan moral anak usia dini, serta bagaimana metode tersebut dapat membantu mereka dalam membentuk karakter dan nilai-nilai Islami.
| File size | 900.26 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
UAIUAI Penelitian ini menegaskan bahwa media digital dapat menjadi sarana pembelajaran interaktif yang signifikan bagi anak usia dini, asalkan penggunaannya didampingiPenelitian ini menegaskan bahwa media digital dapat menjadi sarana pembelajaran interaktif yang signifikan bagi anak usia dini, asalkan penggunaannya didampingi
UAIUAI Peran tutor sebaya, seperti membantu siswa belajar dan bermain, didukung oleh upaya guru dalam memfasilitasi interaksi dan komunikasi.meskipun efektif,Peran tutor sebaya, seperti membantu siswa belajar dan bermain, didukung oleh upaya guru dalam memfasilitasi interaksi dan komunikasi.meskipun efektif,
UNESAUNESA Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun AI memiliki potensi kuat untuk meningkatkan pendidikan dasar, implementasi yang berhasil bergantung pada kesiapanStudi ini menyimpulkan bahwa meskipun AI memiliki potensi kuat untuk meningkatkan pendidikan dasar, implementasi yang berhasil bergantung pada kesiapan
UMPOUMPO Pembelajaran Tahsin Al-Quran diterapkan dengan model klasikal, di mana siswa diajak meniru secara langsung bacaan guru yang sesuai kaidah tajwid. ProsesPembelajaran Tahsin Al-Quran diterapkan dengan model klasikal, di mana siswa diajak meniru secara langsung bacaan guru yang sesuai kaidah tajwid. Proses
STTSETIASTTSETIA Program pengabdian ini berhasil memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan sebagai asisten digital dalam penulisan artikel ilmiah kepada dosen di STAKProgram pengabdian ini berhasil memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan sebagai asisten digital dalam penulisan artikel ilmiah kepada dosen di STAK
STTSETIASTTSETIA Kegiatan ini memberikan bekal rohani, pengetahuan, dan keterampilan praktis yang krusial untuk menghadapi tantangan pelayanan lintas negara, menekankanKegiatan ini memberikan bekal rohani, pengetahuan, dan keterampilan praktis yang krusial untuk menghadapi tantangan pelayanan lintas negara, menekankan
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Teknik pengumpulan data nya menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis kondisi awal pra siklus menunjukkan ada 1 anak atauTeknik pengumpulan data nya menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis kondisi awal pra siklus menunjukkan ada 1 anak atau
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Stimulus yang diberikan berperan sebagai katalisator yang memungkinkan siswa mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran finger painting di POCENTER sangatStimulus yang diberikan berperan sebagai katalisator yang memungkinkan siswa mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran finger painting di POCENTER sangat
Useful /
UMPOUMPO Studi ini bermaksud untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Pengarsipan Dokumen Berbasis Web demi menambah keefektifan pengelolaan arsip, mempercepatStudi ini bermaksud untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Pengarsipan Dokumen Berbasis Web demi menambah keefektifan pengelolaan arsip, mempercepat
UKDCUKDC Kekurangan yang perlu diperbaiki adalah fitur janji temu antara dokter dan pasien. Penelitian ini berhasil menerapkan metode UCD dan memberikan solusiKekurangan yang perlu diperbaiki adalah fitur janji temu antara dokter dan pasien. Penelitian ini berhasil menerapkan metode UCD dan memberikan solusi
UMPOUMPO Teknik analisis data menggunakan model Moleong. Berdasarkan hasil analisis, indikator yang dapat digunakan untuk mengukur indeks kesalehan sosial adalahTeknik analisis data menggunakan model Moleong. Berdasarkan hasil analisis, indikator yang dapat digunakan untuk mengukur indeks kesalehan sosial adalah
UMPOUMPO Keberhasilan program tergantung pada adanya program khusus, kolaborasi institusi, evaluasi efektivitas program, dan partisipasi orang tua. ImplementasiKeberhasilan program tergantung pada adanya program khusus, kolaborasi institusi, evaluasi efektivitas program, dan partisipasi orang tua. Implementasi