LPPM UNASMANLPPM UNASMAN
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan model health coaching berbasis lima pilar manajemen diabetes melitus (DM) edukasi DM, monitoring gizi, monitoring aktivitas fisik, monitoring terapi farmakologi, dan monitoring gula darah yang diintegrasikan dengan nilai budaya Mandar melalui kunjungan rumah individual. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam mendampingi penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Andreapi, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu (29 April–12 Mei 2026) melibatkan 20 keluarga dengan lima sesi kunjungan rumah, masing-masing berfokus pada satu pilar. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna pada pengetahuan (68,6%), sikap positif (72,9%), dan keterampilan pendampingan (65,5%) dengan p < 0,001. Capaian per pilar: kepatuhan diet meningkat dari 50,0% menjadi 82,0%; aktivitas fisik dari 37,5% menjadi 75,0%; kepatuhan farmakologi dari 45,0% menjadi 84,0%; dan monitoring gula darah dari 32,5% menjadi 77,5%. Integrasi nilai budaya Mandar—massisempe, siri na pacce, maraqdia, dan tuo mapia—terbukti memperkuat motivasi keluarga. Pendekatan lima pilar health coaching berbasis kunjungan rumah direkomendasikan sebagai strategi komprehensif pendampingan keluarga DM.
Pendampingan keluarga DM berbasis health coaching lima pilar yang terintegrasi budaya Mandar berhasil dilaksanakan di Puskesmas Anreapi dan terbukti efektif.Program ini secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pendampingan keluarga, dengan capaian positif pada kepatuhan diet, aktivitas fisik, farmakologi, serta monitoring gula darah mandiri.Integrasi nilai budaya Mandar sibaliparriq turut memperkuat motivasi intrinsik keluarga dalam setiap pilar pengelolaan DM.
Meskipun studi ini telah menunjukkan efektivitas signifikan dalam jangka pendek, penelitian lanjutan dapat fokus pada keberlanjutan dampak dari model health coaching lima pilar berbasis budaya Mandar ini. Penting untuk melakukan studi longitudinal yang memantau perubahan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan kepatuhan keluarga dalam mengelola Diabetes Melitus selama periode yang lebih panjang, misalnya 6 hingga 12 bulan setelah intervensi awal. Hal ini akan memberikan wawasan mendalam mengenai faktor-faktor yang mendukung atau menghambat adopsi perilaku sehat secara permanen dan memastikan manfaat program tidak hanya bersifat sementara. Selain itu, mengingat model ini mengintegrasikan nilai budaya lokal, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang meneliti efektivitas adaptasi model serupa di komunitas dengan latar belakang budaya yang berbeda. Bagaimana nilai-nilai budaya lain dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kerangka health coaching untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi keluarga dalam pengelolaan DM? Penelitian ini bisa menggali lebih dalam mekanisme spesifik di mana faktor budaya memengaruhi penerimaan dan implementasi rekomendasi kesehatan. Terakhir, untuk meningkatkan skala dan jangkauan program, studi masa depan perlu mengevaluasi efisiensi biaya dan model penyampaian yang lebih luas. Misalnya, membandingkan efektivitas biaya antara kunjungan rumah individual, sesi kelompok, atau penggunaan teknologi digital (tele-health coaching) sebagai pelengkap. Ini akan membantu dalam merancang strategi implementasi yang optimal agar model pendampingan ini dapat diterapkan secara lebih luas oleh fasilitas kesehatan primer seperti Puskesmas, dengan melibatkan kader kesehatan yang terlatih, demi mendukung manajemen DM yang lebih baik di tingkat komunitas.
| File size | 315.4 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
E GREENATIONE GREENATION Penurunan kualitas layanan yang tercermin dalam Survey Kepuasan Pengguna (SKPJ), khususnya pada kecepatan layanan dan penguasaan materi layanan oleh petugas,Penurunan kualitas layanan yang tercermin dalam Survey Kepuasan Pengguna (SKPJ), khususnya pada kecepatan layanan dan penguasaan materi layanan oleh petugas,
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Revitalisasi apotek hidup sekolah berhasil meningkatkan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran kesehatan berbasis kearifan lokal. RevitalisasiRevitalisasi apotek hidup sekolah berhasil meningkatkan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran kesehatan berbasis kearifan lokal. Revitalisasi
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Kegiatan ini menjadi sarana penting dalam mendukung pencapaian profilSalah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Kegiatan ini menjadi sarana penting dalam mendukung pencapaian profil
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Kegiatan ini juga berpotensi memberikan dampak jangka panjang dalam menurunkan risiko komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnyaKegiatan ini juga berpotensi memberikan dampak jangka panjang dalam menurunkan risiko komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya
PELNIPELNI Senam kaki merupakan cara non-farmakologis yang sederhana dan efektif, dapat membantu mengontrol gula darah serta mecegah komplikasi DM.metode ini jugaSenam kaki merupakan cara non-farmakologis yang sederhana dan efektif, dapat membantu mengontrol gula darah serta mecegah komplikasi DM.metode ini juga
STAIMUNSTAIMUN Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti kurangnya pemahaman siswa, keterbatasan fasilitas, dan perlunya penguatan dukunganMeskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti kurangnya pemahaman siswa, keterbatasan fasilitas, dan perlunya penguatan dukungan
MALAHAYATIMALAHAYATI Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua usia produktif risiko tinggi (15-59 tahun) yang terdata sebagai sasaran posbinduJenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua usia produktif risiko tinggi (15-59 tahun) yang terdata sebagai sasaran posbindu
URINDOURINDO Sedangkan untuk variabel umur (p value 1,000 > α 0,05) dan jenis kelamin (p value 0,718 > α 0,05) tidak ada hubungan yang signifikan dengan kualitasSedangkan untuk variabel umur (p value 1,000 > α 0,05) dan jenis kelamin (p value 0,718 > α 0,05) tidak ada hubungan yang signifikan dengan kualitas
Useful /
PTTIPTTI Salah satu penyebab utama kerusakan gigi adalah kurangnya kebiasaan menyikat gigi yang tepat. Observasi menunjukkan bahwa 80% anak usia 2-4 tahun mengalamiSalah satu penyebab utama kerusakan gigi adalah kurangnya kebiasaan menyikat gigi yang tepat. Observasi menunjukkan bahwa 80% anak usia 2-4 tahun mengalami
PTTIPTTI Kegiatan ini berperan sebagai pengalaman belajar langsung bagi anak, meningkatkan literasi baca, dan menumbuhkan kecintaan baca sejak dini. Hambatan utamaKegiatan ini berperan sebagai pengalaman belajar langsung bagi anak, meningkatkan literasi baca, dan menumbuhkan kecintaan baca sejak dini. Hambatan utama
POLNAMPOLNAM Siswa setuju secara positif terhadap rangsangan kegiatan belajar bahasa Inggris (seperti berbicara) dan menonton video secara mandiri. Namun, mereka tidakSiswa setuju secara positif terhadap rangsangan kegiatan belajar bahasa Inggris (seperti berbicara) dan menonton video secara mandiri. Namun, mereka tidak
PTTIPTTI Al-Quran merupakan pedoman manusia dalam mengatur kehidupannya untuk mencapai kebahagiaan secara fisik dan mental, di dunia dan di akhirat. Untuk dapatAl-Quran merupakan pedoman manusia dalam mengatur kehidupannya untuk mencapai kebahagiaan secara fisik dan mental, di dunia dan di akhirat. Untuk dapat