UGMUGM

Indonesian Journal of Biomedicine and Clinical SciencesIndonesian Journal of Biomedicine and Clinical Sciences

Symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE) merupakan erupsi obat makulopapular yang jarang terjadi, dimediasi oleh reaksi hipersensitivitas tipe IV, dan ditandai dengan patch eritematosa pada area fleksural dan intertriginosa yang simetris tanpa disertai gejala sistemik. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan manifestasi SDRIFE yang jarang serta menekankan pentingnya deteksi dini dan penghentian segera obat penyebab. Seorang perempuan berusia 27 tahun datang dengan keluhan bercak kemerahan batas tegas yang melibatkan aksila, regio inframammae, fossa antekubiti, inguinal, poplitea, dan glutea setelah terpapar beberapa obat sistemik, yang meliputi sefadroksil, asam mefenamat, amoksisilin, deksametason oral, parasetamol, dan loratadin. Tidak ditemukan keterlibatan mukosa maupun manifestasi sistemik. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan gambaran tidak spesifik untuk erupsi obat pada kulit. Gambaran klinis memenuhi kriteria diagnostik SDRIFE, dan penilaian kausalitas obat menggunakan Skala Naranjo mengidentifikasi beberapa obat pemicu yang bersifat probable. Tata laksana meliputi penghentian obat-obatan yang dicurigai, edukasi pasien untuk menghindari pajanan ulang, serta pemberian kortikosteroid sistemik dan topikal, yang menghasilkan perbaikan klinis bermakna dalam waktu sekitar dua minggu. Diagnosis banding pada kasus meliputi drug reaction with eosinophilia and systemic symptoms (DRESS), acute generalized exanthematous pustulosis (AGEP), dan fixed drug eruption (FDE) dipertimbangkan dan disingkirkan berdasarkan gambaran klinis dan temuan laboratorium. Temuan histopatologis pada SDRIFE diketahui bervariasi dan nonspesifik. Meskipun uji tempel obat direkomendasikan untuk mengidentifikasi agen penyebab, pemeriksaan tersebut belum dilakukan pada kasus ini. Laporan ini menegaskan nilai diagnostik kriteria klinis dan Skala Naranjo dalam menegakkan diagnosis SDRIFE serta pentingnya diagnosis dini dan penghentian segera obat penyebab, terutama pada pasien yang terpapar banyak obat.

Kami melaporkan sebuah kasus langka SDRIFE yang didiagnosis berdasarkan riwayat klinis, pemeriksaan fisik, dan temuan histopatologi.Pengakuan cepat terhadap pola lesi intertriginosa simetris serta penggunaan skala Naranjo membantu mengidentifikasi obat penyebab, namun penilaian harus hati-hati untuk menghindari atribusi berlebih pada beberapa agen.Penarikan obat yang dicurigai secara dini dan, bila memungkinkan, pengujian patch tetap penting untuk mengoptimalkan hasil klinis dan mencegah kekambuhan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor risiko SDRIFE pada populasi dengan paparan polifarmasi melalui studi kohort prospektif yang mengumpulkan data detail tentang jenis, dosis, dan durasi obat serta respon imun pasien; selanjutnya, validasi skala Naranjo dibandingkan dengan alat penilaian kausalitas lain seperti Liverpool ADR Causality Assessment Tool dalam konteks SDRIFE diperlukan untuk menentukan keakuratan dan kegunaan klinisnya; serta, uji coba terkontrol yang mengevaluasi efektivitas dan sensitivitas patch test serta metode in vitro seperti tes aktivasi sel T dalam mengidentifikasi agen penyebab pada kasus SDRIFE dengan eksposur obat ganda dapat memberikan panduan diagnostik yang lebih andal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme patofisiologis SDRIFE, meningkatkan akurasi diagnosis, serta mengoptimalkan strategi manajemen klinis bagi pasien dengan reaksi obat yang kompleks.

  1. First report of tamoxifen‐induced baboon syndrome - Mofarrah - 2021 - Journal of Cosmetic Dermatology... doi.org/10.1111/jocd.13863First report of tamoxifenyAAAainduced baboon syndrome Mofarrah 2021 Journal of Cosmetic Dermatology doi 10 1111 jocd 13863
  2. DOI Name 10.3390 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin... doi.org/10.3390DOI Name 10 3390 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin doi 10 3390
  3. 2019.1-11.exanthema - Our Dermatology Online. exanthema dermatology get citation wadhwa mahajan vk systemic... doi.org/10.7241/ourd.20191.112019 1 11 exanthema Our Dermatology Online exanthema dermatology get citation wadhwa mahajan vk systemic doi 10 7241 ourd 20191 11
  4. Comparison of the Liverpool Causality Assessment Tool vs. the Naranjo Scale for predicting the likelihood... bpspubs.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/bcp.15704Comparison of the Liverpool Causality Assessment Tool vs the Naranjo Scale for predicting the likelihood bpspubs onlinelibrary wiley doi 10 1111 bcp 15704
Read online
File size715.74 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test