STTII AMBONSTTII AMBON

Hymnos: Jurnal Teologi dan Keagamaan KristenHymnos: Jurnal Teologi dan Keagamaan Kristen

Karakteristik kehidupan pemimpin kelompok sel (komsel) sangatlah penting bagi gereja Sebab jika karakteristik kehidupan pemimpin komsel tidak bagus, maka akan membawa dampak gereja pertumbuhan rohani anggota komunitas sel yang digembalakan. Tetapi yang menjadi masalah mengapa komsel sulit untuk berkembang bahkan ada yang mati suri atau yang benar-benar mati, itu sangatlah bergantung pada pemimpin komsel tersebut. Oleh sebab itu diharapkan pemimpin gereja dapat memberi karya baru guna menjawab permasalahan ini agar komsel dapat terus berkembang bahkan bermultiplikasi, sehingga gereja akan semakin kuat. Metode yang akan dipakai dalam penulisan karya tulis ini ialah metode penelitian kualitatif, dengan tahapan penelitian deskriptif melalui pendekatan pustaka atau studi literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah Pertama, menemukan karakteristik pemimpin komsel menurut 2 Timotius 2:22-25. Kedua, mengimplementasikan karakteristik pemimpin dalam komsel di Gereja Eben Haezer Community Church, Semarang.

Pemimpin memiliki peran krusial dalam pertumbuhan kelompok sel, dimana keberhasilan atau kegagalan kelompok sangat dipengaruhi oleh karakteristik pemimpinnya.22-25, pemimpin muda harus menghindari nafsu, mengejar keadilan, kesetiaan, kasih, damai, keramahan, kemampuan mengajar, serta kesabaran dan kelembutan.Penerapan karakteristik tersebut secara konsisten memungkinkan pemimpin komsel untuk mempertahankan, mengembangkan, dan memultiplikasi kelompok sel demi kemuliaan Tuhan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris pengaruh karakteristik pemimpin komsel yang diidentifikasi dalam studi ini terhadap pertumbuhan dan multiplikasi kelompok sel pada berbagai gereja di Indonesia, sehingga memberikan bukti kuantitatif atas efektivitasnya. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan penerapan nilai‑nilai 2 Timotius 2:22-25 dalam konteks budaya yang berbeda, misalnya antara gereja urban dan rural, guna menilai adaptasi dan tantangan lokal. Terakhir, diperlukan pengembangan program pelatihan berbasis karakteristik tersebut, diikuti dengan evaluasi longitudinal untuk menilai perubahan perilaku pemimpin komsel dan dampaknya terhadap dinamika komunitas sel.

  1. Kepemimpinan Guru Pendidikan Agama Kristen | Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan. kepemimpinan guru pendidikan... ejournal.uksw.edu/kelola/article/view/2442Kepemimpinan Guru Pendidikan Agama Kristen Kelola Jurnal Manajemen Pendidikan kepemimpinan guru pendidikan ejournal uksw edu kelola article view 2442
  2. Misi Gereja dalam Mewujudkan Keadilan Sosial: Sebuah Perspektif dari Sila Kelima Pancasila | KURIOS.... sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios/article/view/97Misi Gereja dalam Mewujudkan Keadilan Sosial Sebuah Perspektif dari Sila Kelima Pancasila KURIOS sttpb ac e journal index php kurios article view 97
  3. Konsep Komsel Three Party Sebagai Implementasi Gaya Hidup Kelompok Sel Menurut Kisah Para Rasul 2:46-47... ejurnal.sttkadesiyogyakarta.ac.id/index.php/juteolog/article/view/103Konsep Komsel Three Party Sebagai Implementasi Gaya Hidup Kelompok Sel Menurut Kisah Para Rasul 2 46 47 ejurnal sttkadesiyogyakarta ac index php juteolog article view 103
Read online
File size349.52 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test