STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI

Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU)Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU)

Penelitian ini mengungkap sejumlah permasalahan mendasar, antara lain rendahnya tingkat kesadaran masyarakat, keterbatasan anggaran, serta belum optimalnya pemanfaatan sarana dan prasarana yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kader posyandu terhadap efektivitas pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Seluruh item dalam kuesioner dinyatakan valid karena memiliki nilai korelasi di atas r tabel. Instrumen penelitian juga terbukti reliabel, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai Cronbachs Alpha sebesar 0,97. Data terdistribusi normal berdasarkan uji Kolmogorov‑Smirnov dengan nilai signifikansi > 0,05. Selanjutnya, uji linearitas menunjukkan adanya hubungan linear yang signifikan antara variabel independen dan dependen. Hasil uji heteroskedastisitas melalui scatter plot memperlihatkan adanya pola penyebaran data yang mengindikasikan gejala heteroskedastisitas. Uji hipotesis, diperoleh nilai t hitung sebesar 26,718 yang lebih besar daripada nilai t tabel sebesar 2,402 (dengan derajat kebebasan 48), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Temuan ini diperkuat oleh Uji linearitas menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), menandakan hubungan linear yang kuat antara variabel yang diteliti. Kualitas pelayanan terbukti berkontribusi sebesar 94% terhadap efektivitas program, sebagaimana dalam persamaan regresi linear sederhana berikut: Y = 5,486 1,168X.

Pengaruh kualitas pelayanan kader posyandu terhadap efektivitas program pengendalian faktor risiko PTM signifikan dengan kontribusi 94% terhadap variabel dependen.Semua butir angket valid dan reliabel, data berdistribusi normal, serta terdapat gejala heteroskedastisitas.Hubungan linear yang kuat antara kualitas pelayanan dan efektivitas program terbukti melalui uji linearitas dan nilai t yang signifikan.

Mengingat masih ada gejala heteroskedastisitas, penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi model regresi non-linear atau transformasi data untuk meningkatkan akurasi prediksi program posyandu. Selanjutnya, studi longitudinal dapat diadakan guna menilai perubahan efektivitas program dari waktu ke waktu, mencakup faktor-faktor seperti partisipasi masyarakat dan alokasi anggaran. Akhirnya, kuantifikasi kepuasan peserta posyandu melalui survei tambahan dapat membantu memetakan dimensi kualitas pelayanan yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan program pengendalian PTM.

Read online
File size434.28 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test