IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE

Nahrasiyah: Journal of Aceh and Malay Archipelago HeritageNahrasiyah: Journal of Aceh and Malay Archipelago Heritage

Makalah ini bertujuan untuk membahas orientasi ilmiah ulama Mandailing pada awal abad ke‑20. Penelitian dilakukan melalui kajian pustaka dengan pendekatan sejarah, menggunakan model penelitian sejarah Kuntowijoyo. Data diperoleh dari dokumen terkait karya besar ulama Islam Mandailing, yang mencakup bidang tafsir Quran, hadis, teologi, moral, tasawuf, fiqh, budaya sosial, politik, bahasa Arab, dan sejarah, serta ditulis dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Melayu (aksara Jawi). Temuan menunjukkan bahwa orientasi teoretis ulama Mandailing berada pada ilmu‑ilmu Islam, namun sebagian besar karya mereka belum terbit kembali dan tetap menjadi bagian warisan intelektual Islam di dunia Melayu modern.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setidaknya terdapat 174 karya ilmiah yang dihasilkan oleh ulama Mandailing, yang mencakup berbagai disiplin ilmu Islam mulai dari tafsir Quran hingga sejarah Islam, dengan mayoritas ditulis dalam bahasa Indonesia.Sebagian karya ditulis dalam bahasa Arab atau Melayu (aksara Jawi), dan dua ulama Mandailing aktif di luar negeri, menunjukkan adanya jaringan intelektual transnasional.Kelompok ulama Al‑Washliyah dan Al‑Ittihadiyah di Sumatera Timur menunjukkan produktivitas tinggi, namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi pemikiran mereka dalam karya‑karya tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) sejauh mana manuskrip yang belum terpublikasi dari ulama Mandailing dapat diidentifikasi, didigitalkan, dan dianalisis menggunakan metode humaniora digital untuk memperluas akses dan pelestarian warisan mereka; (2) melakukan perbandingan komparatif antara karya ulama Mandailing dengan karya ulama dari wilayah Melayu lain pada periode yang sama, guna mengungkap perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan ilmu Islam serta jaringan intelektual regional; (3) meneliti dampak pemikiran dan karya ulama Mandengan terhadap praktik pendidikan Islam kontemporer di Indonesia, khususnya dalam kurikulum pesantren dan institusi keagamaan, sehingga dapat menilai kontribusi historis mereka terhadap perkembangan pendidikan Islam modern.

  1. East Sumatra and South Tapanuli Ulama on Religious Sciences at the Turn of the 20th Century | Nahrasiyah:... journal.uinsuna.ac.id/index.php/nahrasiyah/article/view/1859East Sumatra and South Tapanuli Ulama on Religious Sciences at the Turn of the 20th Century Nahrasiyah journal uinsuna ac index php nahrasiyah article view 1859
Read online
File size1.42 MB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test