STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan penelitian tindakan kelas dengan judul “Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Materi PPKn Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas 5 Semester 1 di SDN 2 Banjar Tengah, Jembrana, Bali. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment. Terdapat 3 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas, variabel terikat dan variabel kontrol. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK (Classroom Action Research). Penelitian ini dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti di kelasnya dengan jalan merancang, melaksanakan dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif yang bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu (kualitas) proses pembelajaran di kelasnya melalui suatu tindakan (treatment) tertentu dalam suatu siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus II dan III ini penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) telah mengalami peningkatan dari tindakan sebelumnya dan tindakan dinyatakan berhasil. Keaktifan siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dan siklus III. Pada siklus I keaktifan siswa belum mencapai target karena ketercapaiannya hanya 23,68%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 71,05% yang berarti bahwa nilai tersebut telah mencapai target yaitu 70% dari 38 orang siswa. Selanjutnya untuk mempertegas hasil observasi pada siklus II, maka peneliti melaksanakan penelitian selanjutnya yaitu siklus III yang ketercapaiannya sebesar 86,84% yang berarti bahwa nilai tersebut telah melebihi ketercapaian pada siklus II (71,05%). Berdasarkan perolehan data di atas, dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan keaktifan siswa.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berhasil meningkatkan keaktifan siswa pada semua siklus, dengan pencapaian 79,31 % pada siklus I, 93,10 % pada siklus II, dan 96,55 % pada siklus III.Keaktifan siswa meningkat signifikan dari 23,68 % pada siklus I menjadi 71,05 % pada siklus II dan 86,84 % pada siklus III, melampaui target 70 %.Dengan demikian, model TGT terbukti efektif meningkatkan partisipasi dan aktivitas belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti keberlanjutan penerapan model TGT selama satu tahun penuh dengan siklus tindakan yang terpisah secara berkala untuk menguji apakah peningkatan keaktifan siswa dapat dipertahankan secara jangka panjang. Selain itu, studi komparatif antar sekolah dasar yang berbeda karakteristik sosial‑ekonomi dan budaya dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi efektivitas model TGT serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi hasilnya. Selanjutnya, integrasi teknologi digital seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi interaktif ke dalam tiap tahap TGT dapat dieksplorasi untuk melihat apakah penggunaan alat digital dapat lebih meningkatkan motivasi, partisipasi, dan keaktifan siswa dibandingkan metode konvensional.
| File size | 598.24 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Penelitian ini juga melibatkan analisis wacana untuk mengeksplorasi bagaimana deiksis berkontribusi pada konstruksi makna dan hubungan antar karakter.Penelitian ini juga melibatkan analisis wacana untuk mengeksplorasi bagaimana deiksis berkontribusi pada konstruksi makna dan hubungan antar karakter.
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research), yang menganalisis secaraPendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research), yang menganalisis secara
UMPPUMPP Algoritma KNN dapat digunakan untuk mengklasifikasikan penyakit Artritis Gout dengan akurasi tinggi. Pada nilai K=5, model mencapai akurasi 87,76%, recallAlgoritma KNN dapat digunakan untuk mengklasifikasikan penyakit Artritis Gout dengan akurasi tinggi. Pada nilai K=5, model mencapai akurasi 87,76%, recall
UMPPUMPP Kemudian dengan menggunakan penanda sebagai input sensor, meminimalkan penggunaan perangkat sensor secara langsung dan pengguna telah terlepas dari perangkatKemudian dengan menggunakan penanda sebagai input sensor, meminimalkan penggunaan perangkat sensor secara langsung dan pengguna telah terlepas dari perangkat
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Ketiga, alih kode yang guru gunakan dalam kelas bahasa Inggris memberikan dampak yang baik dalam menyediakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memfasilitasiKetiga, alih kode yang guru gunakan dalam kelas bahasa Inggris memberikan dampak yang baik dalam menyediakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memfasilitasi
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya penerapan model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dengan pendekatan matematikaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya penerapan model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dengan pendekatan matematika
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerima pembelajaran CTL berbasis etnomatematika lebih tinggi dibandingkanHasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerima pembelajaran CTL berbasis etnomatematika lebih tinggi dibandingkan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan model dan media pembelajaran terlaksana dengan baik dari tahap perencanaan, pelaksanaan danHasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan model dan media pembelajaran terlaksana dengan baik dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan
Useful /
IDID Penelitian ini menawarkan panduan berguna bagi mahasiswa dan universitas dalam menentukan konsentrasi yang tepat. Sistem Inferensi Fuzzy (FIS) dengan metodePenelitian ini menawarkan panduan berguna bagi mahasiswa dan universitas dalam menentukan konsentrasi yang tepat. Sistem Inferensi Fuzzy (FIS) dengan metode
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Temuan penelitian menekankan keselarasan pendidikan inklusi dengan semangat konstitusi nasional dan hukum pendidikan, serta perlunya kesetaraan pendidikanTemuan penelitian menekankan keselarasan pendidikan inklusi dengan semangat konstitusi nasional dan hukum pendidikan, serta perlunya kesetaraan pendidikan
UINGUSDURUINGUSDUR Pendekatan yang digunakan adalah hermeneutis. Sumber primer yang digunakan adalah penafsiran Muhammad Abduh terhadap QS. al‑Baqarah: 30‑34 yang tertulisPendekatan yang digunakan adalah hermeneutis. Sumber primer yang digunakan adalah penafsiran Muhammad Abduh terhadap QS. al‑Baqarah: 30‑34 yang tertulis
UINGUSDURUINGUSDUR Adapun objek kajian adalah al-Jami Tafsir al‑Quran karya Abdullah bin Wahb al‑Mishri yang merupakan hasil penelitian (tahqiq dan taliq) dari MiklosAdapun objek kajian adalah al-Jami Tafsir al‑Quran karya Abdullah bin Wahb al‑Mishri yang merupakan hasil penelitian (tahqiq dan taliq) dari Miklos