PENCERAHPENCERAH

Journal of Social and Policy IssuesJournal of Social and Policy Issues

Adopsi inovasi layanan publik merupakan elemen penting dalam menentukan keberhasilan implementasi inovasi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi M-Paspor oleh masyarakat. Peneliti menggunakan model UTAUT guna mengidentifikasi aspek-aspek adopsi M-Paspor melalui variabel ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, dan kondisi memfasilitasi untuk melihat keinginan masyarakat mengadopsi M-Paspor dalam proses layanan paspor di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun. Penelitian ini bersifat asosiasi dengan pendekatan kuantitatif. Analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan aplikasi SmartPLS 4.1.0.2 digunakan untuk menganalisis data penelitian. Hasil menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, pengaruh sosial, dan kondisi memfasilitasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku untuk mengadopsi M-Paspor. Sementara itu, ekspektasi usaha tidak memengaruhi niat perilaku mengadopsi M-Paspor. Kesimpulannya, niat, kesediaan, dan keinginan masyarakat Kabupaten Karimun untuk mengadopsi M-Paspor dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu manfaat yang dirasakan dan nilai tambah menggunakan M-Paspor, dorongan dan saran dari lingkungan sosial terkait penggunaan M-Paspor, serta ketersediaan fasilitas yang mendukung penggunaan M-Paspor.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, pengaruh sosial, dan kondisi memfasilitasi secara positif memengaruhi niat perilaku masyarakat Kabupaten Karimun mengadopsi M‑Paspor, sementara ekspektasi usaha tidak memiliki efek signifikan.Hasil ini menegaskan pentingnya persepsi manfaat, dukungan sosial, dan fasilitasi infrastruktur dalam memacu adopsi layanan e‑pemerintahan di komunitas kepulauan.Dengan demikian, kebijakan pengembangan M‑Paspor harus menitikberatkan peningkatan manfaat yang dirasakan, meningkatkan komunikasi sosial dan dukungan komunitas, serta memperkuat infrastruktur digital.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti peran faktor tambahan seperti keamanan privasi, kepercayaan pengguna, dan kepuasan warga terhadap layanan M‑Paspor, serta memfokuskan analisis moderasi terhadap variabel demografis seperti umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan agar dapat memahami perbedaan karakteristik adopsi di masyarakat kepulauan. Selain itu, menerapkan pendekatan campuran yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dapat memperkaya pemahaman tentang motivasi, tantangan, dan harapan masyarakat dalam menggunakan M‑Paspor, sehingga dapat membantu merancang intervensi yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan komunitas.

  1. EVALUASI IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DI KANTOR IMIGRASI KELAS II NON TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI PONOROGO... ojs.unigal.ac.id/index.php/modrat/article/view/2855EVALUASI IMPLEMENTASI E GOVERNMENT DI KANTOR IMIGRASI KELAS II NON TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI PONOROGO ojs unigal ac index php modrat article view 2855
Read online
File size493.19 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test