POLTEKBANGMAKASSARPOLTEKBANGMAKASSAR

Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan TransportasiAirman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi

Jumlah pergerakan pesawat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mengalami peningkatan setiap tahunnya, yang memengaruhi kualitas layanan bagi maskapai dan penumpang. Bandara ini memiliki runway 03‑21 dengan exit taxiway Delta, Echo, Foxtrot, Golf, dan Hotel. Model exit taxiway Echo, Foxtrot, dan Hotel tegak lurus dengan runway sehingga memerlukan waktu lebih lama dibandingkan model rapid exit taxiway Echo dan Golf. Penelitian ini bertujuan menghitung rata‑rata waktu holding taxi di taxiway Hotel. Metode penelitian mengambil sampel jumlah pesawat yang mengalami holding time di taxiway Hotel. Hasilnya menunjukkan rata‑rata holding time sebesar 3 menit 35 detik. Disarankan mempercepat pembangunan atau rekonstruksi exit taxiway Echo ke model rapid exit taxiway.

Rata‑rata taxi holding time di taxiway Hotel adalah 3 menit 35 detik.Pemakaian runway 03‑21 lebih dominan dibandingkan runway 13‑31 dan 08‑26 karena panjang landasan 3.Waktu separasi dapat ditekan dengan mengubah konfigurasi exit taxiway menjadi rapid exit taxiway dengan sudut 25°.

Pertanyaan penelitian baru: bagaimana dampak penerapan exit taxiway rapid dengan sudut 25° terhadap tingkat kepadatan lalu lintas di runway 03‑21 pada jam puncak? Bagaimana perbandingan efisiensi waktu holding antara exit taxiway Hotel dan exit taxiway Echo setelah modifikasi ke model rapid exit? Apa pengaruh kombinasi optimalisasi exit taxiway dan peningkatan kapasitas runway 13‑31 terhadap total throughput bandara selama periode liburan?.

Read online
File size355.79 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test