STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihLatar belakang: Kanker payudara adalah dimana sel kehilangan pengendalian dan mekanisme normal serta tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara. Dengan mendeteksi kanker payudara sedini mungkin dapat menekankan angka kematian sebesar 25‑30%. Salah satu cara mendeteksinya yaitu dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri, perilaku seseorang dalam melakukan pemeriksaan ini dipengaruhi oleh faktor pengetahuan.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri pada ibu perkumpulan minggu pahing di Dusun Katik RT 11 RW 05, Sapen, Manisrenggo, Klaten.. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross‑sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 89 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik survey dengan alat pengumpul data kuisioner.. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden yaitu 51 orang (57,3%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan lebih dari setengah responden yaitu 55 orang (61,8%) tidak patuh dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Hasil uji analisis data dengan menggunakan pearson chi‑square menunjukkan p value 0.124 (p>0,05) atau = 0,508.. Kesimpulan: Tidak ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu perlu melakukan penelitian lebih lanjut terkait tingkat motivasi dengan perilaku.
Tidak ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh motivasi internal dan external terhadap perilaku pemeriksaan payudara dengan menggunakan pendekatan longitudinal untuk melihat perubahan perilaku seiring waktu. Selain itu, studi intervensi yang membandingkan efektivitas pelatihan kelompok versus daring dapat diimplementasikan untuk menilai strategi edukasi mana yang lebih memotivasi ibu di daerah pedesaan. Terakhir, analisis faktor sosial budaya seperti norma gender dan pengaruh keluarga dapat ditambahkan untuk memahami hambatan dan enablers perilaku pemeriksaan payudara pada masyarakat setempat.
| File size | 207.22 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PARIPARI Metode: Desain studi kasus kualitatif digunakan dari Mei hingga Juni 2025, melibatkan profesional kesehatan yang terlibat langsung dalam pengobatan. DataMetode: Desain studi kasus kualitatif digunakan dari Mei hingga Juni 2025, melibatkan profesional kesehatan yang terlibat langsung dalam pengobatan. Data
JOMPARNDJOMPARND Kegiatan ini melibatkan 66 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa dan dosenKegiatan ini melibatkan 66 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa dan dosen
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Kegiatan ini diikuti 80 peserta dengan pemeriksaan tajam penglihatan, serta deteksi katarak. Hasil menunjukkan 15 % peserta mengalami katarak, 73% rabunKegiatan ini diikuti 80 peserta dengan pemeriksaan tajam penglihatan, serta deteksi katarak. Hasil menunjukkan 15 % peserta mengalami katarak, 73% rabun
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia emas 2045. Namun, di Kecapi village, Jepara, masih ditemukanPendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia emas 2045. Namun, di Kecapi village, Jepara, masih ditemukan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Data dikumpulkan pada Desember 2021 melalui wawancara mendalam dengan pedoman wawancara dan alat perekam. Analisis data menggunakan metode Creswell. Hasil:Data dikumpulkan pada Desember 2021 melalui wawancara mendalam dengan pedoman wawancara dan alat perekam. Analisis data menggunakan metode Creswell. Hasil:
UBTUBT Kegiatan Kelas Ayah dapat direkomendasikan sebagai salah satu cara untuk mencegah terjadinya stunting. Program Kelas Ayah dapat meningkatkan pengetahuanKegiatan Kelas Ayah dapat direkomendasikan sebagai salah satu cara untuk mencegah terjadinya stunting. Program Kelas Ayah dapat meningkatkan pengetahuan
UBTUBT Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas UKS sekolah dan tertibnya administrasi pada sebuah lembaga pendidikan, Sehingga memudahkan pembinaKegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas UKS sekolah dan tertibnya administrasi pada sebuah lembaga pendidikan, Sehingga memudahkan pembina
UmriUmri Sistem LSI terdiri dari komponen utama yaitu laser sebagai sumber cahaya, sampel dan kamera CMOS sebagai detector cahaya serta ruang kedap cahaya yangSistem LSI terdiri dari komponen utama yaitu laser sebagai sumber cahaya, sampel dan kamera CMOS sebagai detector cahaya serta ruang kedap cahaya yang
Useful /
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Kegiatan PKM dilaksanakan pada 17 Desember 2024 di SMP N 13 Kota Semarang berjumlah 50 siswi PKM ini dilaksanakan melalui edukasi tentang pentingnya menjagaKegiatan PKM dilaksanakan pada 17 Desember 2024 di SMP N 13 Kota Semarang berjumlah 50 siswi PKM ini dilaksanakan melalui edukasi tentang pentingnya menjaga
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Penyuluhan ini dilakukan untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai SADARI yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang pada siswi SMA Muhamadiyah 2Penyuluhan ini dilakukan untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai SADARI yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang pada siswi SMA Muhamadiyah 2
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Meskipun demikian, faktor klinis lainnya yang mungkin relevan dengan hasil APCD masih kurang diteliti. Hemoragi intrakranial, onset terlambat APCD, danMeskipun demikian, faktor klinis lainnya yang mungkin relevan dengan hasil APCD masih kurang diteliti. Hemoragi intrakranial, onset terlambat APCD, dan
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Manifesta neurologis, terutama penurunan kesadaran, sering terjadi pada pasien MIS‑C kritis. Kejadian ini berhubungan dengan peningkatan kebutuhan ventilasiManifesta neurologis, terutama penurunan kesadaran, sering terjadi pada pasien MIS‑C kritis. Kejadian ini berhubungan dengan peningkatan kebutuhan ventilasi