STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihLatar belakang: Sindrom Koroner Akut (SKA) menyebabkan kematian yang tinggi dan meningkat setiap tahunnya, akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan oksigen pada jantung dan aliran darah karena penyempitan pembuluh darah jantung. Prosedur kateterisasi jantung dapat menimbulkan respon seperti kecemasan, nyeri, dan takut terhadap prosedur atau kematian, dan dilakukan pada pasien dalam keadaan sadar. Setelah tindakan, pasien dibawa ke ruang ICCU untuk perawatan lanjutan. Tujuan: Mengetahui pengalaman pasien SKA yang menjalani kateterisasi jantung di RS Panti Rapih Yogyakarta. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenology deskriptif, menggunakan non-probability sampling (purposive sampling) dengan kriteria informan yang menjalani kateterisasi jantung pertama kali dan dipasang stent/ring. Sampel adalah 5 informan sesuai saturasi data, terdiri dari satu perempuan dan empat laki-laki dengan rentang usia 55-75 tahun. Data dikumpulkan pada Desember 2021 melalui wawancara mendalam dengan pedoman wawancara dan alat perekam. Analisis data menggunakan metode Creswell. Hasil: Ditemukan enam tema, yaitu motivasi internal dan eksternal dalam melakukan kateterisasi jantung, berserah diri dalam menjalani kateterisasi jantung, gambaran tindakan kateterisasi jantung tidak menakutkan, rasa tidak nyaman setelah tindakan kateterisasi jantung, perasaan positif setelah menjalani kateterisasi jantung, dan pelayanan yang baik oleh tenaga kesehatan. Kesimpulan: Peran perawat sangat penting dalam mendampingi pasien sebelum, saat, dan sesudah tindakan kateterisasi jantung, karena berdampak pada psikologis pasien. Tenaga kesehatan perlu memberikan pelayanan secara holistik, terutama memperhatikan aspek psikologis seperti dukungan dan penjelasan tentang prosedur kateterisasi jantung untuk mengurangi kecemasan dan memberikan kepuasan pada pasien.
Dapat disimpulkan bahwa pengalaman pasien SKA yang menjalani kateterisasi jantung secara garis besar meliputi tiga hal, yaitu sebelum tindakan yaitu motivasi internal dan eksternal dalam melakukan kateterisasi jantung dan berserah diri dalam menjalani kateterisasi jantung, saat tindakan yaitu gambaran tindakan kateterisasi jantung tidak menakutkan dan rasa tidak nyaman dari tindakan kateterisasi jantung, dan setelah tindakan yaitu muncul perasaan positif sehabis menjalani kateterisasi jantung dan pelayanan yang baik dari tenaga kesehatan.
Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran perawat dalam mendampingi pasien sebelum, saat, dan setelah tindakan kateterisasi jantung, terutama dalam aspek psikologis pasien. Bagaimana perawat dapat memberikan dukungan dan penjelasan yang efektif untuk mengurangi kecemasan pasien? Kedua, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang pengalaman pasien pasca-kateterisasi jantung, termasuk perasaan positif dan kepuasan yang mereka rasakan. Apakah ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi perasaan positif tersebut? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak pelayanan holistik yang diberikan oleh tenaga kesehatan, terutama dalam aspek psikologis pasien. Apakah pelayanan holistik ini dapat meningkatkan kepuasan dan kualitas hidup pasien pasca-kateterisasi jantung?.
| File size | 196.78 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearmans rho untuk mengevaluasi hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan korelasi positif yangAnalisis statistik menggunakan uji korelasi Spearmans rho untuk mengevaluasi hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan korelasi positif yang
UWHSUWHS Kombinasi Task-Oriented Training dan Virtual Reality secara signifikan meningkatkan neuronal plasticity serta fungsi motorik pada pasien stroke denganKombinasi Task-Oriented Training dan Virtual Reality secara signifikan meningkatkan neuronal plasticity serta fungsi motorik pada pasien stroke dengan
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Sementara kesehatan fisik adalah kondisi tubuh manusia di mana setiap organ berfungsi dengan baik, pasien gagal ginjal kronik seringkali tidak memilikiSementara kesehatan fisik adalah kondisi tubuh manusia di mana setiap organ berfungsi dengan baik, pasien gagal ginjal kronik seringkali tidak memiliki
JURNALBIKESJURNALBIKES Peran keluarga sebagai pemberi asuhan dalam konsep sehat sakit secara signifikan berpengaruh pada kondisi kesehatan dan kualitas hidup orang dengan skizofrenia.Peran keluarga sebagai pemberi asuhan dalam konsep sehat sakit secara signifikan berpengaruh pada kondisi kesehatan dan kualitas hidup orang dengan skizofrenia.
MALAHAYATIMALAHAYATI Pasien memiliki riwayat mandi di sungai yang kotor dan kebersihan diri yang kurang. Pola makan pasien tidak terkontrol dari segi jumlah, frekuensi, danPasien memiliki riwayat mandi di sungai yang kotor dan kebersihan diri yang kurang. Pola makan pasien tidak terkontrol dari segi jumlah, frekuensi, dan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Pasien dengan halusinasi biasanya mendapatkan asuhan keperawatan berupa strategi pelaksanaan dengan tujuan memberi pengetahuan kepada pasien agar dapatPasien dengan halusinasi biasanya mendapatkan asuhan keperawatan berupa strategi pelaksanaan dengan tujuan memberi pengetahuan kepada pasien agar dapat
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Kepatuhan terhadap diet makanan dan minuman yang dikonsumsi pasien DM setiap hari untuk menjaga kesehatan dan mempercepat proses penyembuhan luka, berupaKepatuhan terhadap diet makanan dan minuman yang dikonsumsi pasien DM setiap hari untuk menjaga kesehatan dan mempercepat proses penyembuhan luka, berupa
URECOLURECOL Berdasarkan hasil analisis terhadap 15 jurnal tersebut dapat diketahui bahwa efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks terbanyak adalah mual danBerdasarkan hasil analisis terhadap 15 jurnal tersebut dapat diketahui bahwa efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks terbanyak adalah mual dan
Useful /
UMPARUMPAR Melalui pengembangan produk unggulan berbasis kearifan lokal, masyarakat dapat menciptakan nilai tambah dan memperluas akses pasar. Dengan demikian, inovasiMelalui pengembangan produk unggulan berbasis kearifan lokal, masyarakat dapat menciptakan nilai tambah dan memperluas akses pasar. Dengan demikian, inovasi
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Populasi dalam penelitian ini adalah 77 perawat rawat inap, dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0. 324,Populasi dalam penelitian ini adalah 77 perawat rawat inap, dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0. 324,
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Berhubungan dengan suplai makanan manusia. Dimana usaha-usaha pengawetan makanan telah dilakukan seperti penggaraman, pengasinan, dan lain-lain. DalamBerhubungan dengan suplai makanan manusia. Dimana usaha-usaha pengawetan makanan telah dilakukan seperti penggaraman, pengasinan, dan lain-lain. Dalam
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Pengumpulan data menggunakan kuesioner Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Kontrol Rutin. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita yang sedang menjalaniPengumpulan data menggunakan kuesioner Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Kontrol Rutin. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita yang sedang menjalani