MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA

English Journal AntartikaEnglish Journal Antartika

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa figuratif (figurative language) dalam lirik lagu-lagu Billie Ellish dalam bentuk ekspresi emosi dan narasi personal. Latar belakang penelitian ini berdasarkan pada fenomena global popularitas Billie Ellish sebagai icon generasi muda yang tidak hanya dikenal karena musiknya yang inofatif, tetapi juga karerna lirik-liriknya yang bermakna. Objek penelitian ini adalah mengidentifikasi, menganalis, dan mengeksplorasi lima bahasa figurative -metafora, simile, simbolisme, hiperbola, dan personifikasi- dalam lagu-lagu Billie Ellish seperti Lunch, TV, Birds of a Feather. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiaif dengan metode analisis wacana kritis dan berdesain untuk menjelaskan dan mengeksplorasi penggunaan Bahasa figuratif secara mendalam. Ada 16 bahasa kiasan dalam lagu-lagu Billie Eilish yang dibagi menjadi lima tipe. Rincian dari kelima tipe tersebut adalah: lima metafora, tiga perumpamaan, tiga simbolisme, tiga hiperbola, dan dua personifikasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahasa kiasan mempunyai peranan penting dalam lagu Billie Eilish.

Penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Billie Eilish secara efektif menyampaikan perasaan rumit dan isu sosial melalui bahasa figuratif.Analisis metafora, simile, simbolisme, hiperbola, dan personifikasi pada lagu Lunch, TV, dan Birds of a Feather mengungkap cara Eilish mengekspresikan tema kesehatan mental, perjuangan identitas, dan kerentanan emosional, sekaligus berfungsi sebagai ekspresi artistik.Temuan tersebut menegaskan peran penting bahasa figuratif dalam menghubungkan pengalaman pribadi dengan audiens muda yang menghadapi masalah serupa.

Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan apakah pola penggunaan bahasa figuratif yang ditemukan pada lagu Billie Eilish juga muncul pada karya musisi pop kontemporer lainnya, sehingga memungkinkan perbandingan lintas artis. Selanjutnya, sebuah studi kuantitatif dapat dirancang untuk mengukur dampak spesifik bahasa figuratif terhadap kesehatan mental pendengar, misalnya dengan menguji perubahan tingkat kecemasan atau depresi setelah mendengarkan lagu yang mengandung metafora atau hiperbola. Akhirnya, penelitian interkultural dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi terhadap figuratif language dalam lagu Billie Eilish bervariasi di kalangan audiens dari budaya dan generasi yang berbeda, guna memahami sejauh mana konteks sosial memoderasi interpretasi liris.

Read online
File size332.2 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test