MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA

English Journal AntartikaEnglish Journal Antartika

Abstrak – Penelitian ini mengkaji makna semiotik penggunaan emoji dalam kolom komentar posting Instagram Nas Daily, seorang influencer media sosial Israel-Palestina. Penelitian ini menggunakan teori semiotik Saussure (1959) yaitu hubungan antara penanda dan petanda, serta teori linguistik emoji Evans (2017), membahas peran afektif dan kontekstual emoji dalam komunikasi online. Desain deskriptif kualitatif diikuti, dan data dikumpulkan dari tangkapan layar emoji dalam komentar pada postingan Instagram Nas Daily pada 26 November 2024 tentang Beasiswa Nas. Analisis data menerapkan model empat tahap Spradley (1980): Analisis Domain, Analisis Taksonomi, Analisis Komponen, dan Analisis Tema Budaya. Hasil menunjukkan bahwa emoji memiliki fungsi komunikatif tertentu, di mana fungsi yang paling sering digunakan adalah Substitusi dan Penguatan. Set emoji yang paling sering digunakan adalah People, Symbols, dan Smileys. Ini memungkinkan individu untuk mengekspresikan emosi, menonjolkan pesan mereka, atau bahkan menggantikan kata-kata itu sendiri. Studi ini menemukan bahwa pengguna Instagram umumnya menggunakan emoji untuk merangkum dan memperkuat pesan mereka, terutama dalam konteks yang mendukung dan positif seperti di kolom komentar Nas Daily. Secara semiotik, emoji terungkap memiliki makna yang kaya dan merupakan sarana komunikasi visual yang kuat, dan penggunaannya berkontribusi pada pembentukan hubungan sosial di lingkungan virtual.

Studi ini menunjukkan bahwa emoji berperan penting sebagai bahasa visual dalam komunikasi daring, khususnya pada komentar Instagram Nas Daily, dengan fungsi menggantikan atau memperkuat teks serta menyampaikan makna sosial, emosional, dan budaya.Penggunaan emoji yang dominan dari kategori People, Symbols, dan Smileys mencerminkan dukungan dan emosi positif pengguna, sementara konteks budaya mempengaruhi interpretasinya.Penelitian lanjutan disarankan untuk membandingkan penggunaan emoji pada akun selebritas lain, mengintegrasikan analisis multimodal, serta meneliti persepsi pengguna melalui metode kuantitatif‑kualitatif.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana perbedaan budaya memengaruhi interpretasi emoji dengan melakukan survei lintas negara pada pengguna Instagram, sehingga dapat mengidentifikasi variasi makna simbolik yang muncul. Selain itu, studi dapat menyelidiki dampak penggunaan emoji terhadap persepsi kredibilitas pesan dengan menguji apakah komentar yang mengandung emoji dianggap lebih meyakinkan atau persuasif dibandingkan tanpa emoji, menggunakan metode eksperimental terkontrol. Terakhir, pengembangan model analitik otomatis yang dapat mengklasifikasikan peran emoji (substitusi, penguatan, kontras, dll.) dalam konteks teks dapat membantu peneliti dalam menganalisis data skala besar secara efisien, yang selanjutnya dapat divalidasi melalui pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif.

  1. 0. g7 doi.org/10.1609/icwsm.v8i1.145780 g7 doi 10 1609 icwsm v8i1 14578
Read online
File size4 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test