UINSIUINSI
MAZAHIBMAZAHIBArtikel ini membahas distribusi pusako randah oleh masyarakat Minangkabau. Pusako randah didistribusikan ketika orang tua, sebagai pemilik properti, masih hidup dan didistribusikan hanya kepada putri (distribusi berdasarkan putri). Sedangkan, menurut konsensus Tungku Tigo Sajarangan yang dihadiri oleh ulama, ninik mamak, dan intelektual-cendekiawan pada tahun 1952, distribusi pusako randah seharusnya dilakukan menggunakan mekanisme farāid. Beberapa data diperoleh dari wawancara mendalam dengan enam tokoh adat. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa distribusi pusako randah tidak hanya dilakukan setelah kematian orang tua, tetapi juga dibagi sebelum orang tua meninggal. Selain itu, pusako randah dimaksudkan hanya untuk putri, sedangkan putra tidak memiliki hak atas properti warisan. Kesepakatan distribusi aset saat orang tua masih hidup dalam Islam dikategorikan sebagai hibah (hibah) untuk mengantisipasi (sadd al-dzariah) sengketa properti potensial setelah orang tua meninggal. Dalam tradisi waris masyarakat Minangkabau lainnya, kesepakatan distribusi aset saat orang tua masih hidup saat transfer setelah orang tua meninggal dapat dikategorikan sebagai distribusi wasiat (waṣiah). Namun, distribusi masih melebihi sepertiga total aset. Alokasi warisan hanya untuk putri adalah tradisi yang menyimpang dari konsensus Tungku Tigo Sajarangan, meskipun tujuannya adalah untuk mewujudkan manfaat universal.
Dari temuan penelitian dan hasil diskusi, dapat disimpulkan bahwa distribusi pusako randah yang hanya ditujukan untuk putri adalah bagian dari manifestasi sistem matrilineal yang diadopsi oleh masyarakat Malampah.Akibatnya, pusako randah di Nagari Malampah dimiliki dan dikendalikan oleh wanita.Bagi masyarakat Malampah, sawah, kebun, dan properti tak bergerak lainnya harus dilindungi dan digunakan untuk kesejahteraan keturunan mereka.Karena itu, mereka harus dijaga dan tidak boleh diperdagangkan.Tujuan ini mungkin terwujud jika properti diberikan kepada putri yang tinggal di rumah gadang (rumah tradisional besar untuk orang Minangkabau).Putri dianggap lebih mampu mengelola properti daripada putra.Putra atau putra, dari perspektif tradisional, bermigrasi banyak.mereka dianggap kurang mampu menjaga aset mereka.Setelah menikah, seorang pria akan tinggal di rumah istrinya dan mengelola aset istrinya untuk membiayai dan menyediakan kebutuhan istrinya dan anak-anaknya.Ketentuan ini di Minangkabau termasuk dalam aturan tradisional Salingka Nagari karena hanya dipraktikkan di Nagari Malampah dan tidak diterapkan secara umum di komunitas Minangkabau lainnya.Kedua, distribusi pusako randah ketika orang tua masih hidup dipraktikkan oleh masyarakat Malampah selama generasi.Praktik distribusi properti ini bertujuan untuk menghindari konflik dan perjuangan atas warisan di masa depan.Meskipun pola ini tidak dapat dimasukkan dalam distribusi Hukum Waris Islam, tetapi dapat dikategorikan sebagai hibah (hibah) dan wasiat (waṣiah) dari orang tua kepada anak-anaknya.Kedua hibah dan wasiat yang dilakukan oleh masyarakat Malampah tidak bertentangan dengan hukum Islam.Menurut beberapa argumen, properti wasiat mungkin didistribusikan melebihi sepertiga selama ahli waris setuju dengan distribusi properti.Selain itu, tujuan distribusi sebelum orang tua meninggal adalah upaya antisipatif (sad-al-zariah) dan upaya inovatif (fath al-zariah) dari kemungkinan konflik warisan yang terjadi di masa depan.Ketiga, distribusi warisan yang hanya ditujukan untuk putri sebenarnya tidak selaras dengan konsensus Tigo Sajarangan pada tahun 1952 dan Seminar Adat pada tahun 1968.Konsensus berwenang ini mensyaratkan distribusi pusako randah menggunakan sistem farāid.Namun, praktik waris ini dapat dilihat sebagai upaya untuk mempertahankan pusako randah, dalam bentuk tanah dan aset lainnya selain uang dan emas, sebagai tindakan mempertahankan properti (hifz al-māl).Tujuan lain dari distribusi properti ini adalah bentuk solidaritas sosial untuk kepentingan komunitas asli dalam skala yang lebih luas.Temuan penelitian menunjukkan bahwa tidak semua distribusi warisan di Minangkabau selaras dengan konsensus Tigo Sajarangan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan orang tua dalam mendistribusikan pusako randah kepada putri mereka. Penelitian ini dapat mencakup wawancara mendalam dengan orang tua dan putri untuk memahami motivasi dan persepsi mereka tentang distribusi pusako randah. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak distribusi pusako randah terhadap kesejahteraan putri dan keluarga mereka. Penelitian ini dapat mencakup studi kasus di Nagari Malampah untuk mengeksplorasi bagaimana distribusi pusako randah mempengaruhi kehidupan ekonomi dan sosial putri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana tradisi distribusi pusako randah di Nagari Malampah telah berevolusi dan beradaptasi dengan perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini dapat mencakup analisis sejarah dan perbandingan dengan komunitas Minangkabau lainnya untuk memahami dinamika dan perubahan dalam tradisi distribusi pusako randah.
- THE PRACTICE OF HIBAH AS A SUBSTITUTE HEIR AMONG THE JAVANESE FAMILY | Sukiati | MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu... doi.org/10.30821/miqot.v42i1.552THE PRACTICE OF HIBAH AS A SUBSTITUTE HEIR AMONG THE JAVANESE FAMILY Sukiati MIQOT Jurnal Ilmu ilmu doi 10 30821 miqot v42i1 552
- THE CONCEPT AND APPLICATION OF HIBAH AS A FINANCIAL INSTRUMENT FROM THE MALAYSIAN LEGAL PERSPECTIVE:... doi.org/10.31436/iiumlj.v28i1.498THE CONCEPT AND APPLICATION OF HIBAH AS A FINANCIAL INSTRUMENT FROM THE MALAYSIAN LEGAL PERSPECTIVE doi 10 31436 iiumlj v28i1 498
| File size | 451.72 KB |
| Pages | 34 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti alur PRISMA, menelaah sepuluh artikel ilmiah terpilih yang terbitPenelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti alur PRISMA, menelaah sepuluh artikel ilmiah terpilih yang terbit
UMSJUMSJ Oleh karena itu, pengendalian deforestasi membutuhkan reformasi tata kelola kehutanan secara menyeluruh melalui harmonisasi regulasi, penguatan akuntabilitas,Oleh karena itu, pengendalian deforestasi membutuhkan reformasi tata kelola kehutanan secara menyeluruh melalui harmonisasi regulasi, penguatan akuntabilitas,
UPN VeteranUPN Veteran This potential has encouraged the central and regional governments to develop NRE projects, aiming to improve the economy and public welfare while reducingThis potential has encouraged the central and regional governments to develop NRE projects, aiming to improve the economy and public welfare while reducing
UINUIN Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan. (1) Hasil uji chi-square dari karakteristik responden dengan pengetahuan dan perilaku hanyaBerdasarkan hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan. (1) Hasil uji chi-square dari karakteristik responden dengan pengetahuan dan perilaku hanya
UEUUEU Munculnya Peraturan Pemerintah ini menimbulkan adanya pertanyaan mendasar tentang rasionalitas dibaliknya jika melihat adanya potensi isu lingkungan yangMunculnya Peraturan Pemerintah ini menimbulkan adanya pertanyaan mendasar tentang rasionalitas dibaliknya jika melihat adanya potensi isu lingkungan yang
UINSUNAUINSUNA Maka kajian budaya dapat dilakukan dengan menggunakan teori structural-fungsional. Hal ini karena teori structural-fungsional didasarkan pada asumsi bahwaMaka kajian budaya dapat dilakukan dengan menggunakan teori structural-fungsional. Hal ini karena teori structural-fungsional didasarkan pada asumsi bahwa
169169 Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitianMetode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
LASIGOLASIGO Sebagai sasaran perubahan (target of change), masyarakat Suku laut membuka diri dengan pendampingan yang dilakukan oleh pemuka agama ini. Intervensi yangSebagai sasaran perubahan (target of change), masyarakat Suku laut membuka diri dengan pendampingan yang dilakukan oleh pemuka agama ini. Intervensi yang
Useful /
169169 Tene Simah Kuet diaktualisasikan dengan menggunakan materi garap serta teknik atau istilah musik unison, call and respons, hocketing, dan dinamika. KaryaTene Simah Kuet diaktualisasikan dengan menggunakan materi garap serta teknik atau istilah musik unison, call and respons, hocketing, dan dinamika. Karya
UINSIUINSI Hukum Perlindungan Data Pribadi Tahun 2022 mengubah semua aspek pengelolaan sistem elektronik di Indonesia, menuntut semua operator, termasuk platformHukum Perlindungan Data Pribadi Tahun 2022 mengubah semua aspek pengelolaan sistem elektronik di Indonesia, menuntut semua operator, termasuk platform
UINSIUINSI Penelitian ini memfokuskan pada permasalahan waktu subuh di Indonesia yang dianggap terlalu awal. Metode penelitian menggabungkan pendekatan normatif,Penelitian ini memfokuskan pada permasalahan waktu subuh di Indonesia yang dianggap terlalu awal. Metode penelitian menggabungkan pendekatan normatif,
169169 Penelitian ini berjudul Eksistensi Kesenian Angklung Betot di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya. Angklung Betot ini adalah kesenianPenelitian ini berjudul Eksistensi Kesenian Angklung Betot di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya. Angklung Betot ini adalah kesenian