UINSIUINSI

MAZAHIBMAZAHIB

Program keluarga berencana belum optimal bagi perempuan Muslim; hal ini tidak terlepas dari pandangan bahwa kontrasepsi kontroversial dalam ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jumlah anak ideal, peran suami, anak terakhir yang diinginkan, dan jenis kontrasepsi terhadap penggunaan keluarga berencana pada perempuan usia subur dari perspektif Islam dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan data dari IDHS 2017 di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur pada 5.797 perempuan Muslim dari Januari hingga Desember 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jumlah anak laki-laki ideal (p<0.001; PR = 1.332), jumlah anak perempuan (p<0.001; PR = 1.289), suami yang memutuskan (p=0.004), dan jenis kontrasepsi (p<0.001; PR = 1.205) dengan penggunaan keluarga berencana. Penggunaan keluarga berencana dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti preferensi gender, pengambilan keputusan bersama, dan jenis kontrasepsi yang digunakan. Kontrasepsi modern lebih efektif dan andal, menunjukkan kecenderungan menuju metode modern dalam perencanaan keluarga.

Penelitian ini menyoroti beberapa faktor kunci yang secara signifikan mempengaruhi penggunaan keluarga berencana di antara keluarga.Terutama, keinginan untuk memiliki anak laki-laki atau perempuan berbanding terbalik dengan adopsi keluarga berencana, dengan keluarga yang tidak memprioritaskan memiliki anak dengan jenis kelamin tertentu menunjukkan kemungkinan lebih tinggi untuk menggunakan keluarga berencana.Keluarga yang tidak memerlukan anak laki-laki memiliki risiko 1,332 kali lebih tinggi untuk menggunakan keluarga berencana, sedangkan keluarga yang tidak memprioritaskan anak perempuan memiliki kemungkinan 1,289 kali lebih tinggi untuk mengadopsi metode keluarga berencana.Pengambilan keputusan bersama antara suami dan istri mengenai jumlah anak juga berdampak positif terhadap penggunaan keluarga berencana, dengan keluarga yang terlibat dalam pengambilan keputusan bersama menunjukkan tingkat adopsi keluarga berencana yang jauh lebih tinggi.Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa istri dengan niat yang teguh untuk membatasi ukuran keluarga lebih cenderung menggunakan keluarga berencana, yang menekankan peran preferensi wanita dalam adopsi kontrasepsi.Selain itu, jenis kontrasepsi yang digunakan secara signifikan mempengaruhi kelanjutan keluarga berencana, dengan kontrasepsi modern terkait dengan kemungkinan yang lebih tinggi untuk penggunaan keluarga berencana yang berkelanjutan dibandingkan dengan metode tradisional.Temuan ini menunjukkan kecenderungan menuju metode kontrasepsi modern karena efektivitas dan keandalannya.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang mempengaruhi keputusan keluarga berencana di kalangan keluarga Muslim. Penelitian ini dapat berfokus pada peran gender dalam pengambilan keputusan keluarga berencana dan bagaimana dinamika gender tersebut dipengaruhi oleh ekspektasi sosial, ekonomi, dan agama. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas dan keandalan berbagai jenis kontrasepsi modern yang digunakan dalam keluarga berencana. Dengan demikian, dapat disarankan metode kontrasepsi mana yang paling efektif dan andal untuk digunakan dalam keluarga berencana. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan sikap suami terhadap keluarga berencana. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana persepsi dan sikap suami mempengaruhi keputusan keluarga berencana dan bagaimana mereka dapat dilibatkan secara efektif dalam proses pengambilan keputusan tersebut.

  1. Religious Education, Smoking Laws and Islamic Organisations with Mosque Worshipers Smoking Behaviour... doi.org/10.30829/contagion.v4i2.14859Religious Education Smoking Laws and Islamic Organisations with Mosque Worshipers Smoking Behaviour doi 10 30829 contagion v4i2 14859
  2. Argumen Program Keluarga Berencana (KB) Dalam Islam | Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum.... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/al-ahkam/article/view/501Argumen Program Keluarga Berencana KB Dalam Islam Al Ahkam Jurnal Ilmu SyariAoah dan Hukum ejournal uinsaid ac index php al ahkam article view 501
Read online
File size478.41 KB
Pages32
DMCAReport

Related /

ads-block-test