UNITOMOUNITOMO

Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan KomunikasiInform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Visi komputer sangat bergantung pada teknik restorasi gambar untuk merekonstruksi gambar yang jelas dari pengamatan yang rusak. Metode tradisional menghadapi tantangan saat menyeimbangkan penghapusan noise gambar dan melindungi detail gambar. Dalam makalah ini, kerangka kerja baru yang menggunakan Peta Self-Organizing (SOMs) akan diteliti sebagai pendekatan praktis untuk memulihkan gambar. Pendekatan restorasi kami dimulai dengan pra-pemrosesan gambar, yang memberi makan fitur SOM yang dilatih ke jaringan saraf dalam untuk mengoptimalkan kualitas hasil. Penelitian ini mengevaluasi pendekatan kami pada dataset benchmark, mencapai hasil kuantitatif: Metode SOM-based kami menghasilkan hasil restorasi dengan kinerja rata-rata Rasio Sinyal-ke-Noise Puncak (PSNR) sebesar 32,10 dB dan nilai Indeks Kesamaan Struktural (SSIM) sebesar 0,894 yang melebihi restorasi GAN berbasis state-of-the-art (31,75 dB, 0,890). Menurut penelitian ini, UTH dapat memulihkan gambar dengan mencapai kejelasan yang ditingkatkan dengan detail yang terjaga. Fitur khas studi kami adalah penggabungan sukses antara SOMs dan arsitektur pembelajaran dalam, yang menciptakan peluang untuk aplikasi pemrosesan gambar tambahan.

Hasil menunjukkan bahwa jaringan saraf dalam yang dipasangkan dengan Peta Self-Organizing (SOMs) menghasilkan kinerja yang sukses untuk restorasi gambar.Kerangka kerja SOM-based yang diusulkan terus mencapai kinerja restorasi yang unggul dibandingkan metode tradisional dan pendekatan state-of-the-art menurut metrik evaluasi kuantitatif.Metode kami mencapai 32,10 dB Rasio Sinyal-ke-Noise Puncak (PSNR) dan 0,894 Indeks Kesamaan Struktural (SSIM) di Set5, sedangkan restorasi berbasis GAN hanya menghasilkan 31,75 dB PSNR dan 0,890 SSIM.Kerangka kerja SOM meningkatkan akurasi SSIM sebesar 4% dibandingkan interpolasi bicubic dan metode berbasis GAN sebesar 1,5%.Pendekatan yang diusulkan secara efektif mengurangi noise sambil mempertahankan komponen detail gambar untuk mengatasi batasan sistem sebelumnya.Sistem yang dikembangkan mencapai kinerja yang dapat diandalkan dalam berbagai pengaturan degradasi gambar dengan menggabungkan presisi pembelajaran dalam dan kemampuan pengelompokan SOM selama restorasi gambar.Temuan penelitian ini menetapkan SOM sebagai elemen kunci untuk pengembangan restorasi gambar sambil menunjuk ke studi masa depan tentang pengoptimalan pendekatan ini untuk penggunaan praktis.

Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan beberapa arah yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan parameter SOM dan jaringan saraf dalam, seperti laju belajar dan fungsi tetangga, untuk meningkatkan kinerja restorasi. Kedua, studi yang menyelidiki aplikasi kerangka kerja SOM-based dalam skenario dunia nyata, seperti pengolahan gambar medis atau pengawasan industri, akan memberikan wawasan berharga tentang kinerja dan generalisasi pendekatan kami. Akhirnya, penelitian yang mengeksplorasi integrasi SOM dengan teknik pembelajaran dalam lainnya, seperti jaringan adversarial generatif (GAN), dapat membuka peluang baru untuk meningkatkan kualitas restorasi gambar.

  1. Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. leveraging self organizing maps effective... ejournal.unitomo.ac.id/index.php/inform/article/view/8596Inform Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi leveraging self organizing maps effective ejournal unitomo ac index php inform article view 8596
Read online
File size391.58 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test