UNITOMOUNITOMO

Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan KomunikasiInform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong perekonomian negara berkembang dengan cepat. UMKM Pempek Kabeja adalah salah satu bisnis makanan beku yang berlokasi di Cirebon, yang sedang berkembang dan memiliki banyak penggemar karena sifatnya yang instan, mudah, dan praktis. Namun, ada beberapa masalah dalam UMKM Kabeja, yaitu proses pencatatan dan pembukuan dalam proses penjualan dan produksi, yang masih manual, di mana pencatatan masih menggunakan kertas. Penelitian ini memerlukan pemilik bisnis untuk meningkatkan layanan bagi kenyamanan konsumen dan meningkatkan daya saing antara pesaing. Perbaikan termasuk menerapkan sistem informasi untuk UMKM Pempek Kabeja, yang dapat menyederhanakan proses pencatatan dan akuntansi untuk produksi dan penjualan karena dengan sistem informasi, proses akan lebih baik. Pengembangan sistem informasi UMKM ini menggunakan metode Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC). SDLC memiliki kerangka kerja, salah satunya adalah Pemodelan Objek Berbasis Kasus dengan UML, yang biasa disebut proses ICONIX. Proses ICONIX adalah metode efisien yang ramping untuk menggunakan pemodelan UML yang didorong oleh kasus yang sepenuhnya mencakup analisis dan desain berorientasi objek dengan menggunakan set inti diagram dan metodologi UML. Analisis ketahanan, teknik untuk menjembatani kesenjangan antara analisis dan desain, adalah aktivitas utamanya. Proses ICONIX memiliki enam tahap: persyaratan, analisis/desain awal, tinjauan desain awal, desain detail, tinjauan desain kritis, dan implementasi. Namun, penelitian ini tidak melakukan tahap tinjauan desain kritis. Hasil penelitian ini telah mengintegrasikan sistem informasi sehingga dapat membantu proses produksi dan penjualan UMKM Pempek Kabeja secara lebih efektif dan efisien.

Pemeriksaan dan perencanaan sistem informasi untuk produksi dan penjualan eceran memberikan dasar untuk kesimpulan yang dapat dibentuk.analisis proses bisnis dan persyaratan proses ICONIX 1.Pemodelan proses bisnis saat ini dan yang diusulkan dilakukan dalam proses analisis proses bisnis.Proses ICONIX 1 memiliki empat tahap persyaratan.persyaratan fungsional, pemodelan domain, pemodelan perilaku, dan tinjauan persyaratan.Tahap persyaratan fungsional menghasilkan 12 persyaratan fitur sistem.Pada tahap pemodelan domain, kata benda dan istilah yang muncul pada tahap persyaratan fungsional disaring dan dimodelkan menjadi pemodelan domain.Pada tahap ini, dihasilkan 35 domain dan disederhanakan lebih lanjut menjadi sepuluh domain utama yang digunakan sebagai kelas.Pada tahap pemodelan perilaku, dihasilkan storyboard GUI atau desain tampilan awal.Ini menggunakan diagram kasus yang menggambarkan fitur dan fungsi sistem dan tahap tinjauan persyaratan.Hasil yang diperoleh adalah beberapa penambahan dan pembaruan terhadap persyaratan fungsional.Namun, penelitian ini tidak melakukan tahap tinjauan desain kritis.Tahap analisis atau desain awal ini menghasilkan 15 diagram ketahanan yang mengacu pada deskripsi objek kasus yang telah dibuat.Pada tahap desain detail, dibuat diagram urutan, yang mengacu pada diagram kasus dan diagram ketahanan, dan dihasilkan 15 diagram urutan.Selain itu, kami akan mengubah model domain untuk membangun diagram kelas dari entitas, pengendali, model, dan tampilan.Hasil penelitian ini adalah website UMKM Pempek Kabeja yang telah terintegrasi dengan sistem informasi yang dapat membantu proses produksi dan penjualan UMKM Pempek Kabeja secara lebih efektif dan efisien.Saran dari hasil penelitian ini adalah hasil analisis dan desain sistem menggunakan metode proses ICONIX dapat dipertimbangkan untuk tahap implementasi sistem.Implementasi lebih lanjut dapat menambahkan fungsionalitas dan pengujian sistem untuk menerapkan sistem sesuai harapan.Semoga penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan secara komprehensif.Semoga penelitian ini dapat menjadi panduan bagi orang-orang yang ingin membuat sistem informasi produksi dan penjualan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menguji dan mengevaluasi sistem informasi yang telah dikembangkan, dengan tujuan untuk meningkatkan fungsionalitas dan kinerja sistem. Kedua, penelitian dapat berfokus pada implementasi sistem informasi pada UMKM lainnya, dengan tujuan untuk memperluas penerapan sistem informasi dalam industri makanan beku. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi lain, seperti Internet of Things (IoT) atau blockchain, untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem informasi produksi dan penjualan makanan beku.

  1. Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. analysis design frozen food production... ejournal.unitomo.ac.id/index.php/inform/article/view/4744Inform Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi analysis design frozen food production ejournal unitomo ac index php inform article view 4744
Read online
File size483.2 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test