YARSIYARSI
Jurnal Ruhul IslamJurnal Ruhul IslamPenelitian ini mengeksplorasi bagaimana akun Instagram Quranreview berkontribusi terhadap transformasi pembelajaran Al-Quran di era digital, dengan menelaah relevansinya terhadap surah Al-Qamar ayat 17 yang menekankan kemudahan Al-Quran sebagai sumber petunjuk dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, dengan melibatkan analisis konten unggahan, komentar, interaksi pengikut, serta wawancara dengan pengelola akun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Quranreview tidak hanya berfungsi sebagai media penyebaran informasi, tetapi juga sebagai lingkungan belajar interaktif yang mendorong keterlibatan reflektif terhadap pesan-pesan Al-Quran. Melalui fitur visual, infografis, dan narasi singkat namun bermakna, akun ini berhasil menjadikan konten Al-Quran lebih mudah diakses dan dipahami oleh audiens digital, sehingga mewujudkan semangat surah Al-Qamar ayat 17 untuk memudahkan pemahaman dan perenungan terhadap Al-Quran. Selain itu, platform ini membentuk komunitas pembelajaran digital yang menumbuhkan empati, kolaborasi, dan motivasi spiritual di antara para pengikutnya. Penelitian ini menegaskan potensi transformatif media sosial dalam menumbuhkan literasi Al-Quran serta memberikan wawasan berharga bagi para pendidik, praktisi media digital, dan lembaga keagamaan dalam mengoptimalkan pembelajaran Al-Quran di konteks daring kontemporer.
Surah Al-Qamar ayat 17 menegaskan kemudahan Al-Quran sebagai pedoman, yang di era digital ini termanifestasi dalam transformasi pembelajaran melalui media digital yang lebih luas, fleksibel, dan interaktif.Akun Instagram Quranreview menjadi contoh nyata transformasi ini, menyajikan konten Al-Quran secara visual, ringkas, dan kontekstual, sehingga memudahkan audiens memahami dan merefleksikan pesannya dalam kehidupan sehari-hari.Dengan demikian, Quranreview berhasil mengaktualisasikan nilai kemudahan Al-Quran melalui pemanfaatan media sosial, menjadikannya relevan bagi masyarakat modern.
Melihat potensi besar media digital dalam pembelajaran Al-Quran, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi beberapa aspek krusial. Pertama, sangat penting untuk mengembangkan kerangka kerja literasi digital Al-Quran yang komprehensif. Kerangka ini akan membekali masyarakat, terutama generasi muda, dengan kemampuan kritis untuk memilah, menganalisis, dan memvalidasi keilmiahan konten Al-Quran di media sosial, sehingga dapat meminimalisir risiko kesalahpahaman atau penyimpangan makna. Ini akan memastikan bahwa kemudahan akses tidak mengorbankan kedalaman pemahaman. Kedua, studi mendatang dapat secara lebih mendalam mengkaji efektivitas berbagai fitur interaktif pada platform pembelajaran digital terhadap peningkatan keterlibatan spiritual dan refleksi diri. Misalnya, bagaimana fitur komentar, sesi tanya jawab langsung, atau diskusi kelompok daring secara spesifik memfasilitasi pembentukan komunitas yang mendukung spiritual intimacy dan kolaborasi dalam memahami wahyu. Pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme interaksi ini dapat membantu pengembang platform merancang lingkungan belajar yang lebih optimal. Terakhir, diperlukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang dari pembelajaran Al-Quran secara digital terhadap perubahan perilaku dan pembentukan karakter Qurani dalam kehidupan sehari-hari. Mengukur apakah kemudahan akses ini benar-benar mendorong deeply lived dan meaningfully reflected in daily life membutuhkan observasi berkelanjutan terhadap para pembelajar. Dengan demikian, kita dapat memahami sejauh mana transformasi digital ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia sesuai ajaran Al-Quran.
- Peran Literasi Digital dalam Dakwah Berbasis Al-Qur’an: Implementasi dan Tantangan di Media Sosial... doi.org/10.47498/jau.v4i1.5131Peran Literasi Digital dalam Dakwah Berbasis Al QurAoan Implementasi dan Tantangan di Media Sosial doi 10 47498 jau v4i1 5131
- Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital: Rekonstruksi Nilai-Nilai Historis dalam Menyongsong Masyarakat... doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1529Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital Rekonstruksi Nilai Nilai Historis dalam Menyongsong Masyarakat doi 10 61104 ihsan v3i3 1529
- Estetika dalam Tafsir: Seni Sebagai Medium Pemikiran Al-Qur’an di Era Kontemporer | Jejak digital:... doi.org/10.63822/r5tn7780Estetika dalam Tafsir Seni Sebagai Medium Pemikiran Al QurAoan di Era Kontemporer Jejak digital doi 10 63822 r5tn7780
- Journal of Da'wah. etika komunikasi dakwah perspektif al qur journal da main navigation content... ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/dakwah/article/view/4364Journal of Dawah etika komunikasi dakwah perspektif al qur journal da main navigation content ejournal iainkerinci ac index php dakwah article view 4364
| File size | 658.38 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Namun, kurang dari 50% perokok berat mengalami PPOK, menunjukkan bahwa faktor risiko lain, seperti paparan asap rokok pasif, juga berperan. Dengan prevalensiNamun, kurang dari 50% perokok berat mengalami PPOK, menunjukkan bahwa faktor risiko lain, seperti paparan asap rokok pasif, juga berperan. Dengan prevalensi
YARSIYARSI Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan neuropati diabetik berdasarkan usia, jenis kelamin, kontrol HbA1c, dan durasi diabetes pada pasien diabetesPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan neuropati diabetik berdasarkan usia, jenis kelamin, kontrol HbA1c, dan durasi diabetes pada pasien diabetes
YARSIYARSI Prinsip keadilan (adl) dalam penggunaan OAT di Puskesmas Tanjung Bumi tercermin dalam akses pengobatan tanpa diskriminasi untuk seluruh pasien. SesuaiPrinsip keadilan (adl) dalam penggunaan OAT di Puskesmas Tanjung Bumi tercermin dalam akses pengobatan tanpa diskriminasi untuk seluruh pasien. Sesuai
YARSIYARSI Penelitian menunjukkan bahwa menjaga akal (hifz al-aql) merupakan prinsip fundamental maqasid as‑syariah yang relevan secara etis dan praktis dalam keperawatanPenelitian menunjukkan bahwa menjaga akal (hifz al-aql) merupakan prinsip fundamental maqasid as‑syariah yang relevan secara etis dan praktis dalam keperawatan
YARSIYARSI Etika peperangan dalam Al-Quran tetap menjadi topik yang sangat relevan di tengah konflik kontemporer yang sering mengabaikan keadilan dan kemanusiaan.Etika peperangan dalam Al-Quran tetap menjadi topik yang sangat relevan di tengah konflik kontemporer yang sering mengabaikan keadilan dan kemanusiaan.
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru dan siswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Rambang Niru. Analisis dilakukanPengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru dan siswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Rambang Niru. Analisis dilakukan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan AgamaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Pembentukan karakter Islami dapat terwujud melalui pemanfaatan media digital yang tepat, selaras dengan nilai-nilai Islam, dan menempatkan kontrol terhadapPembentukan karakter Islami dapat terwujud melalui pemanfaatan media digital yang tepat, selaras dengan nilai-nilai Islam, dan menempatkan kontrol terhadap
Useful /
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Dengan metode pengisian kuesioner terhadap sampel ibu balita stunting usia 24-59 bulan sebanyak 57 sampel. Hasil analisis univariat menunjukan bahwa pengetahuanDengan metode pengisian kuesioner terhadap sampel ibu balita stunting usia 24-59 bulan sebanyak 57 sampel. Hasil analisis univariat menunjukan bahwa pengetahuan
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Instrumen penelitian ini adalah kuesioner food record dan kuesioner PSS-10. Uji statistik yang digunakan adalah chi square dengan tingkat signifikan ɑInstrumen penelitian ini adalah kuesioner food record dan kuesioner PSS-10. Uji statistik yang digunakan adalah chi square dengan tingkat signifikan ɑ
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU AI tidak dapat menggantikan peran guru sebagai model peran (Uswatun Hasanah), sehingga guru harus tetap memegang peran utama dalam pembentukan karakter.AI tidak dapat menggantikan peran guru sebagai model peran (Uswatun Hasanah), sehingga guru harus tetap memegang peran utama dalam pembentukan karakter.
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Data dikumpulkan melalui observasi dan kajian literatur daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan shalat bersama dapat meningkatkan karakterData dikumpulkan melalui observasi dan kajian literatur daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan shalat bersama dapat meningkatkan karakter