UnijoyoUnijoyo

Personifikasi: Jurnal Ilmu PsikologiPersonifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi

Wanita hamil merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan psikologis, termasuk depresi, kecemasan, dan stres, akibat perubahan fisik dan emosional selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas psikoedukasi berbasis belas kasih diri dalam meningkatkan pemahaman wanita hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan mental selama masa antenatal. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan kerangka kerja pretest-posttest satu kelompok. Sebanyak 10 wanita hamil direkrut melalui sampling purposive sesuai kriteria inklusi yang ditentukan. Intervensi psikoedukasi disampaikan melalui metode visual multimodal, meliputi presentasi materi, diskusi interaktif, distribusi selebaran, dan kuis untuk mendorong partisipasi aktif peserta. Untuk menilai pemahaman peserta tentang materi psikoedukasi mengenai peran belas kasih diri dalam meningkatkan kesehatan mental selama kehamilan, diberikan kuesioner pada tahap pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji T-Pasangan melalui perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman, dengan t (9) = -6.000 dan p = 0.000 (p < 0.05). Temuan ini menunjukkan bahwa wanita hamil mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya belas kasih diri dalam mendukung kesehatan mental setelah mengikuti sesi psikoedukasi.

Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa psikoedukasi berbasis belas kasih diri efektif dalam meningkatkan pemahaman wanita hamil tentang pentingnya belas kasih diri selama kehamilan.Intervensi ini menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam skor pengetahuan pada post-test, menunjukkan bahwa psikoedukasi terstruktur, interaktif, dan berbasis belas kasih diri dapat meningkatkan pemahaman psikologis di antara wanita hamil.Selain nilai edukatifnya, temuan ini menempatkan belas kasih diri tidak hanya sebagai konstruksi teoritis, tetapi juga sebagai strategi pencegahan yang dapat diintegrasikan ke dalam layanan kesehatan maternal.Dengan demikian, penelitian ini mendorong bidang psikologi, khususnya dalam penerapan belas kasih diri untuk mendukung kesehatan mental selama periode psikologis yang rentan seperti kehamilan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar intervensi psikoedukasi berbasis belas kasih diri diintegrasikan lebih luas dan berkelanjutan ke berbagai fasilitas kesehatan, termasuk pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan organisasi kesehatan wanita. Profesional kesehatan, termasuk bidan, perawat, dan psikolog, didorong untuk memainkan peran aktif dalam memberikan pendidikan psikologis terstruktur kepada wanita hamil, memastikan bahwa mereka tidak hanya menerima perawatan medis, tetapi juga dukungan mental dan emosional yang mereka butuhkan. Pendekatan ini sejalan dengan tujuan yang lebih luas untuk mempromosikan kesehatan maternal secara holistik, yang mengakui sifat saling terhubung dari kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial. Selain itu, penelitian masa depan dengan jumlah peserta yang lebih besar dan metodologi eksperimental yang lebih kuat sangat penting untuk memperkuat dasar bukti dan memungkinkan penjelajahan yang lebih dalam tentang bagaimana belas kasih diri mempengaruhi berbagai hasil psikologis pada wanita hamil.

  1. The prevalence of depression among women with a history of miscarriage: Study of IFLS-5 | Jurnal Psikologi... publication.k-pin.org/index.php/jpu/article/view/469The prevalence of depression among women with a history of miscarriage Study of IFLS 5 Jurnal Psikologi publication k pin index php jpu article view 469
Read online
File size556.57 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test