UNISMAUNISMA

JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)

Di Kota Batu jagung manis adalah komoditas yang tidak banyak di tanam, namun jagung manis menjadi salah satu komoditas yang banyak diminati oleh masyarakat yang permintaanya terus naik, sehingga produktivitas sangat berpengaruh untuk memenuhi permintaan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi pengetahuan, keterampilan, sikap, lingkungan petani jagung manis di Desa Pendem, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, yang dilakukan secara sengaja (purposive) di Desa Pendem salah satu desa diantara 4 desa diatas yang memproduksi jagung manis di Kota Batu. Pengambilan sampel menggunakan rentang persentase dengan memasukkan populasi sebanyak 388 orang dan diperoleh sampel 60 orang petani sebagai responden. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis dilakukan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel (X1) kompetensi pengetahuan menduduki posisi jawaban paling banyak, karena pengetahuan adalah dasar para petani untuk melaksanakan usahataninya, dan untuk jumlah persentase paling rendah di duduki oleh variabel (X4) yakni lingkungan, karena keseimbangan praktik yang lebih ramah lingkungan harus terus diterapkan guna menjaga kestabilan ekosistem. Serta ada variabel‑variabel lain yang perlu ditingkatkan seperti keterampilan (X2), sikap (X3).

Penelitian menunjukkan bahwa petani jagung manis di Desa Pendem memiliki tingkat kompetensi pengetahuan yang sangat tinggi namun kompetensi lingkungan masih perlu ditingkatkan.Kompetensi keterampilan dan sikap berada pada level sedang, sehingga perlu adanya pelatihan dan sosialisasi.Peningkatan kompetensi secara terpadu dapat meningkatkan produktivitas jagung manis secara signifikan.

Studi selanjutnya dapat mengevaluasi dampak intervensi pelatihan berbasis teknologi digital terhadap peningkatan kompetensi pengetahuan dan keterampilan petani jagung manis, dengan menggunakan desain eksperimen acak terkontrol. Penelitian akan mengkaji apakah adopsi platform e-learning atau aplikasi smartphone yang menyediakan informasi varietas, pupuk, dan pestisida dapat mempercepat transfer pengetahuan serta mengurangi ketergantungan pada pengetahuan tradisional. Selain itu, analisis longitudinal akan mengidentifikasi perubahan kompetensi lingkungan petani selama periode dua tahun, menilai apakah kebijakan kebun organik dan penerapan praktik berkelanjutan berpengaruh positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani. Penelitian ini akan memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti untuk mendukung transformasi petani ke arah pertanian berkelanjutan dan teknologi tinggi.

  1. PERAN KELOMPOK TANI TERHADAP PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)PETANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA MAKMUR... jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/jpa/en/article/view/2362PERAN KELOMPOK TANI TERHADAP PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA SDM PETANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA MAKMUR jurnal faperta untad ac index php jpa en article view 2362
Read online
File size373.86 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test