UNIV45SBYUNIV45SBY

Jurnal Teknik IndustriJurnal Teknik Industri

Perkembangan teknologi menuntut adanya solusi rumah pintar untuk meningkatkan efisiensi energi, kenyamanan, dan keamanan. Penelitian ini merancang sistem otomatisasi ruangan cerdas yang mampu mengintegrasikan berbagai perangkat elektronik untuk mengurangi konsumsi daya dan memberikan kontrol terpusat bagi pengguna. Sistem ini diimplementasikan menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel (WSN) dengan topologi bintang terpusat, di mana sebuah router menghubungkan beberapa sensor node. Komunikasi antara pengguna dan sistem dilakukan melalui protokol HTTP via antarmuka web. Rangkaian elektronik inti memanfaatkan mikrokontroler Wemos dan Arduino untuk mengolah data dari berbagai sensor, termasuk sensor gerak PIR, RFID untuk akses, serta sensor suhu (DHT11) dan arus (ACS712). Hasil pengujian menunjukkan fungsionalitas sistem yang tinggi. Sensor PIR efektif mendeteksi gerakan hingga jarak 1.5 meter dan pembaca RFID menunjukkan durabilitas 100% untuk kontrol akses. Sensor suhu DHT11 memiliki akurasi yang baik dengan rata-rata error 3.6%. Sistem kontrol otomatis seperti saklar lampu dan AC berhasil berjalan secara fungsional, meskipun terdapat jeda waktu respon yang terukur pada sistem kontrol AC antara 15 hingga 23.5 detik.

Kesimpulan berdasarkan hasil uji coba, komponen-komponen sensor pada sistem Smarthome ini menunjukkan kinerja yang andal untuk fungsi spesifiknya.Sensor gerak PIR terbukti sangat efektif pada jarak pendek (0.5m – 1m) dengan respon 100%, namun keandalannya menurun drastis di atas 1.Untuk sistem akses, reader RFID menunjukkan durabilitas yang sangat baik dengan keberhasilan pembacaan 100%.Selain itu, sensor suhu DHT11 memberikan pengukuran yang akurat dengan rata-rata error rendah sebesar 3.6%, sementara sensor arus ACS712 lebih stabil dan akurat untuk mengukur beban daya tinggi (>300W) dibandingkan daya rendah.Pada tingkat sistem, fitur-fitur otomatisasi yang diimplementasikan berfungsi sesuai rancangan.Sistem saklar lampu otomatis berhasil membedakan kondisi bergerak dan diam, dengan durasi lampu menyala yang lebih singkat saat tidak ada pergerakan.Demikian pula, sistem kontrol AC otomatis berjalan 100% fungsional, meskipun terdapat jeda waktu yang signifikan antara kondisi pemicu dan aktivasi AC, yaitu berkisar antara 15 hingga 23.

Untuk meningkatkan praktis dan efektifitas sistem Smarthome, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan sistem dengan dilengkapi internet pada Jaringan Sensor Nirkabel. Selain itu, untuk meningkatkan kecepatan pengelolaan sistem, dapat menggunakan mikrokontroler yang lebih cepat atau multitasking. Dalam rangka mengelola Webserver yang lebih baik, sebaiknya menggunakan mikrokontroler yang menyediakan akses IoT dan dilengkapi dengan database untuk pengembangan sistem lebih lanjut.

Read online
File size1.05 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test