UNMUHUNMUH

JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja NyataJIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang umumnya menyerang balita. Tingkat mortalitas akibat ISPA mencapai 26,6%. Jumlah balita yang mengalami ISPA mencapai 51,4%. Tindakan inhalasi sederhana merupakan alternatif dalam penanggulangan balita dengan ISPA mengingat terapi inhalasi dilakukan dengan cara yang sederhana dan mudah dilakukan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan ibu dalam melakukan tindakan inhalasi sederhana pada balita ISPA. Kegiatan pengabdian ini menggunakan tiga metode yaitu ceramah, demonstrasi dan tutorial. Kegiatan berlangsung dengan lancar, hal tersebut terlihat dari antusiasme peserta.

Demonstrasi pemberian inhalasi sederhana pada balita dengan ISPA berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala yang berarti.Kegiatan tersebut secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu tentang ISPA.Selain itu, kemampuan ibu dalam memberikan perawatan balita dengan ISPA, khususnya melalui tindakan inhalasi sederhana, juga mengalami peningkatan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan efektivitas inhalasi sederhana dengan terapi farmakologis standar dalam mengurangi tingkat keparahan dan durasi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita, sehingga dapat menentukan apakah metode non‑farmakologis ini dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan ekonomis. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi persepsi ibu mengenai keamanan dan hambatan penggunaan inhalasi sederhana di rumah, serta mengembangkan modul edukasi berbasis komunitas yang dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan mereka terhadap prosedur tersebut. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang pemberian inhalasi sederhana secara rutin terhadap kesehatan saluran napas anak, termasuk frekuensi kambuhnya ISPA dan perubahan fungsi paru. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk memperluas penerapan inhalasi sederhana dalam program kesehatan anak di wilayah dengan beban ISPA tinggi. Dengan demikian, kebijakan kesehatan publik dapat didukung oleh data yang komprehensif mengenai manfaat, keamanan, dan faktor-faktor sosial yang memengaruhi keberhasilan intervensi ini.

  1. Terapi Inhalasi pada Asma Anak | Supriyatno | Sari Pediatri. terapi inhalasi asma anak supriyatno sari... doi.org/10.14238/sp4.2.2002.67-73Terapi Inhalasi pada Asma Anak Supriyatno Sari Pediatri terapi inhalasi asma anak supriyatno sari doi 10 14238 sp4 2 2002 67 73
Read online
File size332.78 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test