UIN SUSKAUIN SUSKA

Journal of Natural Science and IntegrationJournal of Natural Science and Integration

Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk pembelajaran energi terbarukan, mengharuskan analisis berbasis bukti, evaluasi, dan pengambilan keputusan yang terinformasi. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui Interactive E-Module on Renewable Energy Using Augmented Reality (IMOREAR). Metode pre‑experimental satu kelompok pretest–posttest melibatkan 30 siswa SMA pada Garut, Jawa Barat. Intervensi dilaksanakan dalam empat pertemuan menggunakan pembelajaran berbasis proyek berpendukung visualisasi AR dan aktivitas prototyping energi terbarukan. Instrumen pengukuran terdiri atas 15 item pilihan ganda kontekstual, yang dianalisis oleh model Rasch untuk menilai kemampuan siswa dalam logits. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0.001), dengan skor logit rata‑rata meningkat dari -1,20 menjadi 0,46 dan ukuran efek sebesar 1,64 (besar). Temuan ini menunjukkan bahwa IMOREAR meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, menegaskan nilai tambahnya dalam memupuk keterampilan abad ke-21.

Implementasi Interactive E‑Module on Renewable Energy Using Augmented Reality (IMOREAR) dalam kerangka Pembelajaran Berbasis Proyek terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada konteks energi terbarukan.Efektivitas ini didukung oleh peningkatan signifikan skor rata‑rata berpikir kritis dari 29,33 % menjadi 59,11 % serta peningkatan besar pada ukuran efek (d = 1,64).Semua indikator berpikir kritis—berpikir rasional, pengujian hipotesis, analisis argumen, analisis probabilitas dan ketidakpastian, serta pemecahan masalah dan pengambilan keputusan—menunjukkan peningkatan, dengan pencapaian tertinggi pada rasionalitas dan pemecahan masalah.Namun, peningkatan pada analisis probabilitas dan ketidakpastian relatif lebih rendah, menandakan kebutuhan akan dukungan instruksional eksplisit di area tersebut.

Pertama, penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi pendekatan perbandingan dengan kelompok kontrol guna menegaskan hubungan sebab akibat efektivitas IMOREAR. Kedua, studi jangka panjang dapat menilai keberlanjutan peningkatan keterampilan berpikir kritis dan transfernya ke bidang ilmu lain, seperti perubahan iklim atau kebijakan energi. Ketiga, merancang modul tambahan yang fokus pada pengembangan pemahaman probabilitas dan ketidakpastian—misalnya melalui simulasi risiko energi terbarukan—dapat meningkatkan dimensi berpikir kritis yang kurang berkembang. Dengan mengintegrasikan kebijakan desain instruksional, evaluasi jangka panjang, dan studi perbandingan, penelitian berikutnya dapat memperkuat landasan empiris dan praktik pengajaran yang optimal untuk pembelajaran energi terbarukan berbasis AR.

  1. Analysis of student’s mental model through representation chemistry textbooks based on augmented... doi.org/10.1088/1742-6596/1760/1/012050Analysis of studentyAAAos mental model through representation chemistry textbooks based on augmented doi 10 1088 1742 6596 1760 1 012050
  2. Bot Verification. bot verification verifying robot doi.org/10.29303/jppipa.v9i11.5418Bot Verification bot verification verifying robot doi 10 29303 jppipa v9i11 5418
Read online
File size532.41 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test