NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Journal of Accounting and Digital FinanceJournal of Accounting and Digital Finance

Kepatuhan wajib pajak merupakan indikator penting dalam menilai efektivitas pemungutan pajak daerah, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman perpajakan, sanksi perpajakan, dan kepercayaan terhadap pemerintah terhadap kepatuhan wajib pajak PBB. Populasi penelitian adalah wajib pajak yang terdaftar di Desa Tawengan, Boyolali. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis survei dengan kuesioner kepada 100 responden, dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial pemahaman perpajakan dan sanksi perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan kepercayaan terhadap pemerintah berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak PBB. Implikasi temuan menunjukkan perlunya pemerintah desa dan petugas pajak memperkuat kepercayaan melalui pendekatan edukatif serta transparansi kebijakan perpajakan, daripada mengandalkan efek jera melalui sanksi administratif.

Secara parsial, pemahaman perpajakan tidak berpengaruh signifikan pada tingkat kepatuhan wajib pajak membayar PBB, namun pada tingkat signifikansi 10% berpengaruh, menunjukkan pemahaman belum kuat.Kepercayaan terhadap pemerintah dan sistem hukum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan.Secara simultan, pemahaman, sanksi, dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan PBB.Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti kesadaran, layanan perpajakan, atau motivasi membayar pajak dan mempertimbangkan variabel mediasi untuk melihat hubungan yang lebih jelas.

Untuk memperluas pemahaman tentang dinamika kepatuhan pajak di wilayah lain, peneliti dapat memformulasi pertanyaan bahwa bagaimana perbedaan persepsi keadilan dan transparansi fiskal memengaruhi kepatuhan wajib pajak di desa berbeda? Selanjutnya, penelitian dapat menggali bagaimana integrasi layanan digital e‑filing dengan insentif positif dapat memotivasi pembayaran PBB secara sukarela, serta menilai efektivitas program edukatif berbasis komunitas dalam meningkatkan pemahaman pajak. Terakhir, studi intervensi dapat mengeksplorasi peran media sosial sebagai platform komunikasi pemerintah untuk membangun kepercayaan, dan mengukur dampaknya terhadap tingkat kepatuhan dalam jangka panjang.

  1. TAX COMPLIANCE: SLIPPERY SLOPE FRAMEWORK AND THEORY OF REASONED ACTION APPROACH | The International Journal... doi.org/10.21776/ub.ijabs.2021.29.2.2TAX COMPLIANCE SLIPPERY SLOPE FRAMEWORK AND THEORY OF REASONED ACTION APPROACH The International Journal doi 10 21776 ub ijabs 2021 29 2 2
  2. PENGARUH PEMAHAMAN, SANKSI PERPAJAKAN, TINGKAT KEPERCAYAAN PADA PEMERINTAH DAN HUKUM, SERTA NASIONALISME... doi.org/10.14710/jaa.v14i1.18221PENGARUH PEMAHAMAN SANKSI PERPAJAKAN TINGKAT KEPERCAYAAN PADA PEMERINTAH DAN HUKUM SERTA NASIONALISME doi 10 14710 jaa v14i1 18221
  3. Archive. archive urfu people contact editorial board policies journal policy focus scope section open... doi.org/10.15826/jtr.2024.10.1.163Archive archive urfu people contact editorial board policies journal policy focus scope section open doi 10 15826 jtr 2024 10 1 163
Read online
File size372.33 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test