WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Pendidikan West ScienceJurnal Pendidikan West Science

Numerasi adalah kemampuan penting yang melibatkan penerapan konsep dan prinsip matematika dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. Kinerja literasi numerasi di Indonesia masih rendah, sebagaimana tercermin dalam hasil PISA 2015. Penelitian ini berfokus pada peran calon guru Sekolah Dasar (PGSD) UMN Al-Washliyah semester 5 dalam memahami numerasi. Dengan metode survei deskriptif kualitatif, 123 mahasiswa dinilai melalui kuesioner tertutup yang mengukur pemahaman atas 4 pernyataan: (1) literasi baca-tulis lebih penting daripada numerasi, (2) numerasi adalah matematika, (3) diperlukan mata pelajaran khusus untuk numerasi, dan (4) numerasi identik dengan soal cerita. Hasil menunjukkan bahwa 31,7 % mahasiswa menganggap literasi baca-tulis lebih penting, 52 % salah memahami numerasi sebagai matematika, 35 % percaya numerasi memerlukan mata pelajaran khusus, dan 34,1 % menilai numerasi sama dengan soal cerita. Temuan ini menyoroti tingkat miskonsepsi yang signifikan, sehingga perlu intervensi pengembangan strategi pembelajaran numerasi yang lebih efektif.

Penelitian ini menemukan bahwa masih banyak calon guru SD mahasiswa PGSD UMN Al-Washliyah yang memiliki miskonsepsi terhadap numerasi, seperti menganggap numerasi sebagai matematika, memerlukan mata pelajaran khusus, atau setara dengan soal cerita.Walaupun sebagian besar mahasiswa menyadari pentingnya literasi numerasi, pemahaman tentang peran numerasi dalam kehidupan sehari‑hari dan pendidikan masih kurang.Miskonsepsi ini dapat menghambat integrasi literasi numerasi dalam proses pembelajaran.Oleh karena itu, perlu dikembangkan intervensi pedagogis yang memperkuat pemahaman konseptual numerasi dan memfasilitasi penerapan konsep tersebut dalam konteks pendidikan dasar.

Salah satu arah penelitian lanjutan adalah menyelidiki efektivitas program pelatihan berbasis game numerasi dalam memperbaiki pemahaman konseptual mahasiswa PGSD; penelitian lain dapat mengeksplorasi peran media digital interaktif dalam mengintegrasikan literasi numerasi ke kurikulum Sekolah Dasar, khususnya melalui studi perbandingan antara penilaian sebelum dan sesudah penerapan media tersebut; serta kajian longitudinal yang meneliti dampak jangka panjang intervensi peningkatan literasi numerasi terhadap kualitas pengajaran calon guru di kelas nyata, dengan memfokuskan pada penerapan strategi pembelajaran kontekstual dan kolaboratif dalam praktik pendidikan.

Read online
File size419.67 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test