STIP FARMINGSTIP FARMING

AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu PertanianAGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian

Sayur organik merupakan produk pertanian yang tidak menggunakan bahan kimia anorganik dan memiliki kualitas yang baik bagi kesehatan sehingga harganya relatif lebih mahal. Pasar Sehati Semarang merupakan mitra Dinas Pertanian Kota Semarang yang menjual produk sayur organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konsumen yang membeli produk sayur organik, menganalisis besarnya nilai rata-rata maksimum kesediaan membayar konsumen (WTP) terhadap produk sayur organik, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar konsumen terhadap produk sayur di Pasar Sehati Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Maret 2024 di Pasar Sehati Semarang, Kota Semarang. Responden diambil dengan menggunakan metode accidental sampling sebanyak 100 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik konsumen, Contingent Valuation Method (CVM) untuk mengetahui nilai rata-rata WTP, dan analisis regresi logistik biner untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai WTP konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata maksimum WTP terhadap produk sayur organik di Pasar Sehati Semarang untuk jenis wortel lebih tinggi 13.1%, selada lebih tinggi 13.46%, dan kubis ungu lebih tinggi 15% dari harga saat penelitian.

Karakteristik konsumen mayoritas perempuan berusia 36 tahun ke atas, memiliki pendapatan bulanan di atas Rp10.000, dan tingkat pendidikan Strata 1, serta sebagian besar sudah menerapkan gaya hidup sehat.Sebanyak 89% responden bersedia membayar harga lebih tinggi, dengan rata‑rata WTP.Pengaruh utama terhadap kesediaan membayar adalah usia, pendapatan, tingkat pendidikan, dan kualitas produk, sementara keamanan produk dan gaya hidup konsumen mempengaruhi secara parsial.

Pertama, penelitian lanjutan dapat membandingkan kesediaan membayar konsumen di pasar tradisional berkeliling dengan pasar komunitas seperti Pasar Sehati, guna menilai perbedaan strategi pemasaran. Kedua, studi kuantitatif tentang efek edukasi tentang manfaat kesehatan sayur organik pada perilaku konsumen dapat membantu produsen merancang program pelatihan yang lebih efektif. Ketiga, analisis longitudinal tentang perubahan tingkat pendapatan dan persepsi keamanan produk seiring waktu dapat menilai stabilitas pasar organik dan membantu kebijakan harga yang lebih responsif. Integrasi ketiga saran ini akan memperkaya pemahaman tentang dinamika pasar dan memberi dasar bagi pengembangan model harga yang lebih akurat serta intervensi kebijakan publik.

Read online
File size316.82 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test