UNSURYAUNSURYA

JURNAL ILMIAH M-PROGRESSJURNAL ILMIAH M-PROGRESS

Kepatuhan wajib pajak merupakan faktor krusial dalam optimalisasi penerimaan negara dari sektor perpajakan. Namun, tingkat kepatuhan yang masih rendah menjadi tantangan bagi otoritas pajak, termasuk di wilayah kerja KPP Pratama Samarinda Ulu. Penelitian ini bertujuan guna menguji dampak dari sanksi pajak serta pemahaman peraturan pajak kepada kepatuhan wajib pajak, melalui preferensi risiko dijadikan variabel moderasi. Penelitian ini dilaskanakan di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) Pratama Samarinda Ulu, dengan melibatkan wajib pajak orang pribadi yang tercatat di wilayah tersebut. Sebanyak 93 responden menjadi sampel yang dipilih berdasarkan probability sampling melalui teknik simple random sampling. Data didapatkan melalui kuesioner terstruktur berdasarkan skala Likert 5 poin, dan diolah mempergunakan PLS-SEM (Partial Least Squares-Structural Equation Modeling) melalui SmartPLS 3.2.9. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya pemahaman peraturan pajak serta sanksi pajak berdampak positif serta signifikan kepada kepatuhan wajib pajak. Selain itu, preferensi risiko juga memiliki dampak positif serta signifikan kepada kepatuhan wajib pajak. Namun, efek moderasi preferensi risiko pada hubungan antara sanksi pajak dan kepatuhan wajib pajak tidak signifikan. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya peningkatan kepatuhan wajib pajak bisa dicapai dengan penegakan sanksi pajak yang lebih ketat serta peningkatan pemahaman peraturan pajak.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi pajak dan pemahaman peraturan pajak memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.Preferensi risiko juga berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak, namun tidak memoderasi hubungan antara sanksi pajak dan kepatuhan wajib pajak, maupun antara pemahaman peraturan pajak dan kepatuhan wajib pajak.Hasil ini mengindikasikan bahwa penegakan sanksi yang lebih tegas dan peningkatan edukasi perpajakan merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi kepatuhan wajib pajak, seperti tingkat kepercayaan terhadap pemerintah atau persepsi tentang keadilan sistem perpajakan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami secara mendalam motivasi dan perilaku wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, termasuk bagaimana mereka merespons sanksi pajak dan memahami peraturan pajak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai metode edukasi perpajakan dalam meningkatkan pemahaman wajib pajak, serta bagaimana metode tersebut dapat disesuaikan dengan karakteristik yang berbeda dari kelompok wajib pajak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang kepatuhan wajib pajak dan membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan perpajakan yang lebih efektif dan adil, serta meningkatkan penerimaan negara secara berkelanjutan.

  1. Pengaruh pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak... doi.org/10.58784/rapi.131Pengaruh pengetahuan perpajakan kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak doi 10 58784 rapi 131
  2. JURNAL ILMIAH M-PROGRESS. jurnal ilmiah progress journal title frequency issues year january june doi... doi.org/10.35968/m-puJURNAL ILMIAH M PROGRESS jurnal ilmiah progress journal title frequency issues year january june doi doi 10 35968 m pu
  3. PENGARUH KESADARAN PAJAK, SOSIALISASI PAJAK DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK | JURNAL... doi.org/10.55681/economina.v2i9.817PENGARUH KESADARAN PAJAK SOSIALISASI PAJAK DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK JURNAL doi 10 55681 economina v2i9 817
Read online
File size461.19 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test