STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaLatar belakang: Sebuah wabah neuropati perifer yang dicurigai dilaporkan berasal dari Sekolah Dasar Dechentsemo, Thinleygang, Punakha, setelah itu tim investigasi segera dikirim ke lapangan. Tujuan: Tujuan penyelidikan adalah untuk menentukan penyebab dan faktor risiko wabah tersebut agar dapat menerapkan tindakan pengendalian. Metode: Sebuah studi kontrol kasus dirancang untuk meneliti paparan masa lalu atau kekurangan nutrisi guna menemukan penyebab dan faktor risiko yang dicurigai. Kuesioner frekuensi makanan semu-kuantitatif diberikan kepada semua kasus dan kontrol untuk mengumpulkan informasi tentang jenis makanan yang dikonsumsi. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square atau Fischer Exact untuk variabel kategorikal dan uji Man‑Whitney U untuk variabel kuantitatif. Hasil: Semua 17 kasus adalah perempuan dengan rata‑rata usia 13 tahun (SD 2,7 tahun). Rata‑rata asupan harian tiamin adalah 0,6 mg/hari untuk kasus dan 0,8 mg/hari untuk kontrol dibandingkan dengan nilai RDA 1,2 mg/hari. Penelitian menemukan perbedaan signifikan antara kelompok kasus dan kontrol dalam hal asupan lemak (p=0,02) dan lebih kuat pada asupan folat dan besi (p<0,01). Kesimpulan: Wabah neuropati perifer di Sekolah Dasar Dechentsemo tampaknya terkait dengan asupan diet rendah vitamin B1 berserta rendahnya asupan folat dan besi, sehingga ketersediaan gizi dapat mempengaruhi risiko penyakit ini.
Wabah neuropati perifer di Sekolah Dasar Dechentsemo terhubung dengan asupan diet rendah vitamin B1, disertai rendahnya asupan folat dan besi.Beberapa faktor gizi yang sehat dapat menurunkan risiko perkembangan neuropati periferal pada siswa.Oleh karena itu, penting untuk memperkenalkan menu makanan beragam dan menambah suplemen vitamin, terutama bagi siswi yang rentan.
Apakah intervensi nutrisi terstruktur, seperti memasukkan suplemen vitamin B1 dan zat besi, dapat mengurangi kejadian neuropati perifer pada populasi sekolah di daerah pedesaan? Bagaimana pola konsumsi makanan sehari-hari siswa mempengaruhi status gizi vitamin B1, folat, dan besi serta kaitannya dengan kejadian neuropati perifer secara longitudinal? Apakah faktor genetik memoderasi hubungan antara asupan vitamin B1 dan perkembangan neuropati perifer, dan bagaimana variabel-variabel tersebut dapat diintegrasikan ke dalam program pencegahan di sekolah?.
| File size | 249.54 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Tingkat pengetahuan, sikap, dan norma subjektif pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol.media audiovisual yang digunakanTingkat pengetahuan, sikap, dan norma subjektif pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol.media audiovisual yang digunakan
PELITABANGSAPELITABANGSA Penelitian ini merekomendasikan model perlindungan anak yang integratif, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Kekerasan terhadap anak di pendidikan dasarPenelitian ini merekomendasikan model perlindungan anak yang integratif, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Kekerasan terhadap anak di pendidikan dasar
PUBLINEPUBLINE Socio-demographic and environmental data were collected through structured interviews with caregivers. The results showed that 34. 8% of children wereSocio-demographic and environmental data were collected through structured interviews with caregivers. The results showed that 34. 8% of children were
UPPUPP Dengan demikian, penyuluhan ini relevan sebagai upaya preventif untuk memperkuat nilai-nilai Islam dalam membangun keluarga harmonis berlandaskan sakinah,Dengan demikian, penyuluhan ini relevan sebagai upaya preventif untuk memperkuat nilai-nilai Islam dalam membangun keluarga harmonis berlandaskan sakinah,
IAINGAWIIAINGAWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan indeks persepsi korupsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Foreign Direct Investment, sedangkanHasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan indeks persepsi korupsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Foreign Direct Investment, sedangkan
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Penelitian ini secara empiris menguji pengaruh Lingkungan Kerja Non‑Fisik, Kompensasi, dan Beban Kerja terhadap Turnover Intention karyawan Coffee ShopPenelitian ini secara empiris menguji pengaruh Lingkungan Kerja Non‑Fisik, Kompensasi, dan Beban Kerja terhadap Turnover Intention karyawan Coffee Shop
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Teknologi ini memungkinkan pengumpulan data fisiologis secara real-time yang dapat digunakan untuk menyesuaikan intensitas latihan secara personal danTeknologi ini memungkinkan pengumpulan data fisiologis secara real-time yang dapat digunakan untuk menyesuaikan intensitas latihan secara personal dan
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Hasil belajar siswa meningkat pada setiap siklus penelitian. siklus I mencapai 73,33 % dan belum mencapai indikator keberhasilan klasik, sedangkan siklusHasil belajar siswa meningkat pada setiap siklus penelitian. siklus I mencapai 73,33 % dan belum mencapai indikator keberhasilan klasik, sedangkan siklus
Useful /
STIKBARSTIKBAR Kebijakan populasi era Suharto, yang meliputi program keluarga berencana, undang-undang perkawinan, dan wajib belajar, secara signifikan berkontribusiKebijakan populasi era Suharto, yang meliputi program keluarga berencana, undang-undang perkawinan, dan wajib belajar, secara signifikan berkontribusi
PELITABANGSAPELITABANGSA Hasil menunjukkan bahwa RPM memperoleh skor keseluruhan 81% dengan kategori sangat baik. Langkah pembelajaran sudah mencerminkan prinsip pembelajaran bermaknaHasil menunjukkan bahwa RPM memperoleh skor keseluruhan 81% dengan kategori sangat baik. Langkah pembelajaran sudah mencerminkan prinsip pembelajaran bermakna
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Sumber data utama diperoleh dari hasil wawancara dan observasi, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen serta catatan terkait lainnya. Hasil penelitianSumber data utama diperoleh dari hasil wawancara dan observasi, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen serta catatan terkait lainnya. Hasil penelitian
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Ketiga instrumen ini dipandang sebagai alternatif untuk mengatasi permasalahan ekonomi seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial, serta sebagai penopangKetiga instrumen ini dipandang sebagai alternatif untuk mengatasi permasalahan ekonomi seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial, serta sebagai penopang