STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaLatar Belakang: Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab utama kematian pada remaja usia 16-19 tahun. Remaja pada usia sekolah menengah pertama sangat rentan terhadap kecelakaan lalu lintas. Pentingnya memberikan edukasi kesehatan tentang keselamatan berkendara (safety riding) kepada siswa sekolah menengah pertama adalah untuk mempersiapkan mereka dalam fase aktif berkendara sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu lintas.. Tujuan: Untuk menentukan pengaruh edukasi kesehatan tentang keselamatan berkendara menggunakan media audiovisual terhadap pengetahuan, sikap, dan norma subjektif siswa kelas VII SMP Negeri 32 Samarinda, Indonesia.. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pretest-posttest non-ekuivalen, dengan sampel 40 siswa di setiap kelompok intervensi dan kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dan uji-t independen.. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan norma subjektif antara kelompok intervensi dan kontrol (nilai-p = 0,000).. Kesimpulan: Penggunaan media audiovisual efektif untuk memberikan edukasi kesehatan tentang keselamatan berkendara pada tingkat pengetahuan, sikap, dan norma subjektif di kalangan siswa sekolah menengah pertama.
Terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan, sikap, dan norma subjektif siswa antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p sebesar 0,000.Tingkat pengetahuan, sikap, dan norma subjektif pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol.Media audiovisual yang digunakan dalam penyampaian edukasi kesehatan sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan norma subjektif siswa sekolah menengah pertama mengenai keselamatan berkendara.
Penelitian ini dengan jelas menunjukkan potensi besar media audiovisual dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan norma subjektif siswa sekolah menengah pertama terkait keselamatan berkendara. Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah yang dapat digali lebih dalam guna memaksimalkan dampak intervensi kesehatan. Pertama, penting untuk menginvestigasi secara mendalam bagaimana kualitas teknis dan artistik dari media edukasi audiovisual itu sendiri – seperti kejernihan suara narator, kualitas visualisasi, pemilihan musik latar, atau bahkan elemen interaktif – secara signifikan memengaruhi tingkat keterlibatan siswa, retensi informasi dalam jangka panjang, dan pada akhirnya, motivasi mereka untuk menerapkan perilaku berkendara yang aman. Memahami aspek desain media yang paling optimal akan sangat bermanfaat. Kedua, meskipun studi ini berhasil menunjukkan perubahan pada aspek kognitif dan afektif, belum ada evaluasi tentang apakah peningkatan ini benar-benar diterjemahkan menjadi perubahan perilaku berkendara yang sesungguhnya di jalan. Oleh karena itu, penelitian di masa depan dapat merancang studi longitudinal untuk memantau perilaku berkendara siswa selama beberapa bulan pasca-intervensi, mengukur frekuensi pelanggaran lalu lintas atau penggunaan perlengkapan keselamatan, serta mengeksplorasi faktor-faktor yang mungkin menghambat atau mendukung transfer pengetahuan dan sikap ke dalam praktik nyata. Ketiga, mengingat latar belakang dan diskusi menyoroti peran penting lingkungan sosial, seperti orang tua yang permisif dan norma komunitas, penelitian berikutnya bisa mengeksplorasi model intervensi yang lebih komprehensif. Ini berarti tidak hanya fokus pada siswa, tetapi juga melibatkan edukasi terencana bagi orang tua, guru, dan komunitas sekitar. Studi semacam itu bisa mengevaluasi efektivitas pendekatan multi-stakeholder dalam menciptakan ekosistem yang lebih mendukung perilaku keselamatan berkendara, yang pada gilirannya dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas pada kelompok usia rentan ini.
| File size | 202.44 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon, didapatkan pengaruh signifikan pemberian edukasi video gizi seimbang terhadap preferensiBerdasarkan hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon, didapatkan pengaruh signifikan pemberian edukasi video gizi seimbang terhadap preferensi
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Terapi bermain mewarnai dapat mengontrol ansietas pada anak usia pra sekolah dengan demam tifoid yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit dari tingkatTerapi bermain mewarnai dapat mengontrol ansietas pada anak usia pra sekolah dengan demam tifoid yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit dari tingkat
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman secara nyata penerapan senam hamil terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman secara nyata penerapan senam hamil terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Latar Belakang: Masa balita merupakan masa dimana perkembangan dan pertumbuhan seorang anak terjadi secara bersamaan. Salah satu masalah gizi yang umumLatar Belakang: Masa balita merupakan masa dimana perkembangan dan pertumbuhan seorang anak terjadi secara bersamaan. Salah satu masalah gizi yang umum
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Metodologi Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu dengan desain pre post test tanpa kelompok kontrol. Populasi penelitianMetodologi Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu dengan desain pre post test tanpa kelompok kontrol. Populasi penelitian
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Kondisi ini memerlukan perhatian serius karena secara signifikan dapat meningkatkan risiko infertilitas, gangguan metabolik, penyakit kardiovaskular, sertaKondisi ini memerlukan perhatian serius karena secara signifikan dapat meningkatkan risiko infertilitas, gangguan metabolik, penyakit kardiovaskular, serta
UnmulUnmul Tujuan: Mengetahui perbedaan status karies berdasarkan indeks DMF‑T antara masyarakat pengguna air void dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumberTujuan: Mengetahui perbedaan status karies berdasarkan indeks DMF‑T antara masyarakat pengguna air void dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumber
PKRPKR Media berbasis AR meningkatkan pemahaman siswi tentang anemia dikarenakan teknologi ini membuat objek yang kurang jelas terlihat lebih nyata ketika dirasakanMedia berbasis AR meningkatkan pemahaman siswi tentang anemia dikarenakan teknologi ini membuat objek yang kurang jelas terlihat lebih nyata ketika dirasakan
Useful /
UnmulUnmul Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian dilakukan secara nonMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian dilakukan secara non
UnmulUnmul Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan online dengan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode: PenelitianTujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan online dengan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode: Penelitian
UnmulUnmul WHO (2017) mengklasifikasikan kista odontogenik menjadi dua, yaitu kista perkembangan (developmental cyst) dan kista inflamasi (inflammatory cyst). PenelitianWHO (2017) mengklasifikasikan kista odontogenik menjadi dua, yaitu kista perkembangan (developmental cyst) dan kista inflamasi (inflammatory cyst). Penelitian
UnmulUnmul Terjadinya perubahan pengetahuan dan sikap dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu melalui media massa. Tujuan penelitian ini yaituTerjadinya perubahan pengetahuan dan sikap dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu melalui media massa. Tujuan penelitian ini yaitu